Javascript must be enabled to continue!
Fenomena Geografis Makna Toponimi di Kota Makassar
View through CrossRef
Geographical Phenomenon of Toponymy Meaning in Makassar City. This study aims to describe the toponymy and naming aspects of the origin of the name of the earth in Makassar City and its surroundings based on the description of the origin of the name. This research uses qualitative descriptive methods with observation techniques, interviews, documentation, and literature review. The data will be analyzed by classifying as a whole. The stages carried out are classifying the names of the earth's appearance in the form of village names, village names, and sub-district names in the Makassar City area and its surroundings. The results of the analysis show that the naming of toponymy (the name of the earth) in Makassar City means embodiment and community. The aspect of embodiment is naming based on plants, animals, terrain, and naming based on the form of natural objects. Furthermore, naming based on social aspects, namely naming based on the form of activities, character names, and naming based on expectations.
Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJBSIP)
Title: Fenomena Geografis Makna Toponimi di Kota Makassar
Description:
Geographical Phenomenon of Toponymy Meaning in Makassar City.
This study aims to describe the toponymy and naming aspects of the origin of the name of the earth in Makassar City and its surroundings based on the description of the origin of the name.
This research uses qualitative descriptive methods with observation techniques, interviews, documentation, and literature review.
The data will be analyzed by classifying as a whole.
The stages carried out are classifying the names of the earth's appearance in the form of village names, village names, and sub-district names in the Makassar City area and its surroundings.
The results of the analysis show that the naming of toponymy (the name of the earth) in Makassar City means embodiment and community.
The aspect of embodiment is naming based on plants, animals, terrain, and naming based on the form of natural objects.
Furthermore, naming based on social aspects, namely naming based on the form of activities, character names, and naming based on expectations.
.
Related Results
PROBLEMATIKA DALAM PENULISAN NAMA GEOGRAFIS BAHASA INDONESIA DAN RUSIA
PROBLEMATIKA DALAM PENULISAN NAMA GEOGRAFIS BAHASA INDONESIA DAN RUSIA
Perseteruan antara Rusia dan Ukraina dalam beberapa tahun terakhir yang memuncak pada awal tahun 2022 cukup menyita perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat Indon...
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi pemerintah Kota Makassar dalam pemuli...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
<p><em><span lang="IN">Kawasan Pekansikawan sebagai kawasan metropolitan terdiri dari </span><span lang="EN-US">Kota </span><span lang="IN"&g...
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA†KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA†KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
AbstrakPenelitian ini tentang makna denotatif dan konotatif hana (hidung) dalam cerpen “Hana†karya Akutagawa Ryunosukae. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna hidung ya...
Aspek Kebudayaan Dalam Toponimi pada Naskah Bujangga Manik: Kajian Linguistik Antropologi
Aspek Kebudayaan Dalam Toponimi pada Naskah Bujangga Manik: Kajian Linguistik Antropologi
Penelitian berjudul “Toponimi Aspek Kebudayaan dalam Naskah Bujangga Manik: Kajian Linguistik Antropologi”. Objek penelitian ini adalah toponimi yang merupakan bagian dari identita...
Increasing the Competitiveness of Pelindo IV Port Services in the Makassar Region
Increasing the Competitiveness of Pelindo IV Port Services in the Makassar Region
This study aims to examine the increase in competitiveness at Pelindo 4 Regional Makassar City. This study is a case study with a qualitative approach. This study is an exploratory...

