Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ajaran Tarekat Syekh Siti Jenar

View through CrossRef
Fahrurrozi, S., Nurul Jumadissaniyah Sitorus UIN Sumatera Utara Ajaran Manunggaling Kawula Gusti yang dicetuskan oleh Syekh Siti Jenar hingga saat ini masih menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Perbincangan tersebut memunculkan dua kubu pro dan kontra terhadap ajaran ini, sehingga dibutuhkan pemahaman yang komprehensif dan mendalam dalam memahami ajaran Manunggaling Kawula Gusti. Penelitian ini menggunakan metode Library Research (studi pustaka), dimana Penulis mengambil referensi dari buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ajaran tarekat Syekh Siti Jenar dikategorikan sebagai tarekat a'maliyah yang berkenaan dengan berbagai macam ajaran rahasia dalam Islam. Bentuk ajarannya adalah tidak adanya mursyid dalam mengamalkan ajarannya, sehingga beliau melarang murid-muridnya untuk menganggap beliau sebagai mursyid.              Kata kunci: Manunggaling Kawula Gusti, Siti Jenar, Tarekat References Chodjim, A. (2013). Syekh Siti Jenar: Makrifat Kasunyatan. Dahri, H. (2005). Meluruskan Pemikiran Tasawuf Upaya Mengembalikan Tasawuf Berdasarkan Al-Qur’an dan Al-sunnah. Wahyu Press. Derani, S. (2020). Syekh Siti Jenar : Pemikiran dan Ajarannya. Buletin Al-Turas, 20(2), 325–348. https://doi.org/10.15408/bat.v20i2.3764 Endraswara, S. (2011). Mistik kejawen : sinkretisme, simbolisme dan sufisme dalam budaya spiritual Jawa. Narasi. Falsafah Siti Djenar, Perpustakaan UI. (n.d.). Mulkhan, A. M. (1999). Syekh Siti Jenar pergumulan Islam Jawa. Yayasan Bentang Budaya. Mulkhan, A. M. (2004). Makrifat Siti Jenar: Teologi Pinggiran dalam Kehidupan Wong Cilik. Grafindo Khazanah Ilmu. Muryanto, S. (2004). Ajaran MANUNGGALING KAWULA-GUSTI (A. Kusuma Djaya Hadi Purwanto (Ed.)). Kreasi Wacana. Purwadi. (2004). Gerakan spiritual Syekh Siti Jenar. Media Abadi. Purwadi. (2005). Ilmu kasampurnan Syekh Siti Jenar. Sholikhin, M. (2004). Sufisme Syekh Siti Jenar: Kajian Kitab Serat dan Suluk Siti Jenar. Narasi. Sholikhin, M. (2014). Manunggaling Kawula-Gusti : filsafat kemanunggalan Syekh Siti Jenar. Narasi. Sunyoto, A. (2004). Suluk sang pembaharu: perjuangan dan ajaran Syaikh Siti Jenar (buku lima). LKiS. Zazuli, M. (2011). Syekh Siti Jenar : mengungkap misteri dan rahasia kehidupan. Serambi Ilmu Semesta.  
Title: Ajaran Tarekat Syekh Siti Jenar
Description:
Fahrurrozi, S.
, Nurul Jumadissaniyah Sitorus UIN Sumatera Utara Ajaran Manunggaling Kawula Gusti yang dicetuskan oleh Syekh Siti Jenar hingga saat ini masih menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.
Perbincangan tersebut memunculkan dua kubu pro dan kontra terhadap ajaran ini, sehingga dibutuhkan pemahaman yang komprehensif dan mendalam dalam memahami ajaran Manunggaling Kawula Gusti.
Penelitian ini menggunakan metode Library Research (studi pustaka), dimana Penulis mengambil referensi dari buku dan jurnal ilmiah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ajaran tarekat Syekh Siti Jenar dikategorikan sebagai tarekat a'maliyah yang berkenaan dengan berbagai macam ajaran rahasia dalam Islam.
Bentuk ajarannya adalah tidak adanya mursyid dalam mengamalkan ajarannya, sehingga beliau melarang murid-muridnya untuk menganggap beliau sebagai mursyid.
              Kata kunci: Manunggaling Kawula Gusti, Siti Jenar, Tarekat References Chodjim, A.
(2013).
Syekh Siti Jenar: Makrifat Kasunyatan.
Dahri, H.
(2005).
Meluruskan Pemikiran Tasawuf Upaya Mengembalikan Tasawuf Berdasarkan Al-Qur’an dan Al-sunnah.
Wahyu Press.
Derani, S.
(2020).
Syekh Siti Jenar : Pemikiran dan Ajarannya.
Buletin Al-Turas, 20(2), 325–348.
https://doi.
org/10.
15408/bat.
v20i2.
3764 Endraswara, S.
(2011).
Mistik kejawen : sinkretisme, simbolisme dan sufisme dalam budaya spiritual Jawa.
Narasi.
Falsafah Siti Djenar, Perpustakaan UI.
(n.
d.
).
Mulkhan, A.
M.
(1999).
Syekh Siti Jenar pergumulan Islam Jawa.
Yayasan Bentang Budaya.
Mulkhan, A.
M.
(2004).
Makrifat Siti Jenar: Teologi Pinggiran dalam Kehidupan Wong Cilik.
Grafindo Khazanah Ilmu.
Muryanto, S.
(2004).
Ajaran MANUNGGALING KAWULA-GUSTI (A.
Kusuma Djaya Hadi Purwanto (Ed.
)).
Kreasi Wacana.
Purwadi.
(2004).
Gerakan spiritual Syekh Siti Jenar.
Media Abadi.
Purwadi.
(2005).
Ilmu kasampurnan Syekh Siti Jenar.
Sholikhin, M.
(2004).
Sufisme Syekh Siti Jenar: Kajian Kitab Serat dan Suluk Siti Jenar.
Narasi.
Sholikhin, M.
(2014).
Manunggaling Kawula-Gusti : filsafat kemanunggalan Syekh Siti Jenar.
Narasi.
Sunyoto, A.
(2004).
Suluk sang pembaharu: perjuangan dan ajaran Syaikh Siti Jenar (buku lima).
LKiS.
Zazuli, M.
(2011).
Syekh Siti Jenar : mengungkap misteri dan rahasia kehidupan.
Serambi Ilmu Semesta.
 .

Related Results

KONSEP INGSUN DALAM SASTRA SUFI JAWA: Analisis Terhadap Ingsun Siti Jenar
KONSEP INGSUN DALAM SASTRA SUFI JAWA: Analisis Terhadap Ingsun Siti Jenar
Pembicaraan tentang Syekh Siti Jenar dan ungkapannya Iya Ingsun iki Allahmenimbulkan polemic di kalangan masyarakat, hingga melahirkan kesimpulan bahwaSyekh Siti Jenar mengaku seba...
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
AbstrakArtikel ini bertujuan menegaskan kembali eksistensi praktik tarekat dalam masyarakat Islam di pedesaan yang telah menjadi bagian dari kebudayaan. Seiring dengan perkembangan...
MORALITAS ASKETISME SYEKH SITI JENAR: STUDI TRILOGI SYEKH SITI JENAR KARYA AGUS SUNYOTO
MORALITAS ASKETISME SYEKH SITI JENAR: STUDI TRILOGI SYEKH SITI JENAR KARYA AGUS SUNYOTO
This study aims to reveal and describe the ascetic morality of Sheikh Siti Jenar in the heptalogy novels of Shekh Siti Jenar by Agus Sunyoto using the content analysis method. The ...
KESAN AJARAN TAREKAT QADIRIYAH WA NAQSYABANDIYAH TERHADAP MASYARAKAT DESA MENGKIRAU
KESAN AJARAN TAREKAT QADIRIYAH WA NAQSYABANDIYAH TERHADAP MASYARAKAT DESA MENGKIRAU
Penelitian ini dilatarbelakangi kesan ajaran Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah yang terletak di Desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti. Tujuan uta...
Implementasi diri sebagai hamba dalam aktivitas suluk tarekat naqsyabandiyah
Implementasi diri sebagai hamba dalam aktivitas suluk tarekat naqsyabandiyah
Tarekat Naqsyabandiyah merupakan salah satu tarekat yang paling berpengaruh di dunia Islam, dikenal luas karena pendekatannya yang mendalam dalam mengajarkan spiritualitas dan mora...
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peranan Guru Rupaka sangat diperlukan dalam proses pembelajaran agama. Selain sebagai pendorong bagi anak dan pemuda dalam pembelajaran agama Hindu, Guru Rupaka merupakan suri tula...
Sayyid Muhammad Ibn Ali Al-Sanusi dan sejarah penubuhan tarekatnya
Sayyid Muhammad Ibn Ali Al-Sanusi dan sejarah penubuhan tarekatnya
Sayyid Muhammad ibn CAli al-Sanūsi adalah sebuah nama yang tidak asing bagi ahli tarekat khususnya di kawasan Hijāz dan Afrika Utara. Tarekat al- Sanūsiyyah yang ditubuhkan oleh be...
Ajaran Yoga Dalam Teks Dharma Pātañjala dan Implementasinya di Perguruan Ananda Marga Yoga Denpasar
Ajaran Yoga Dalam Teks Dharma Pātañjala dan Implementasinya di Perguruan Ananda Marga Yoga Denpasar
Teks Dharma Pātañjala adalah teks yang merumuskan ajaran Yoga yang mirip dengan ajaran Yoga Sutra Patanjali. Ananda Marga Yoga sebagai salah satu perguruan Yoga di Bali yang sampai...

Back to Top