Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RAGAM POLA KONSTRUKSI PADA KALIMAT AKTIF BERPREDIKAT MANG-+-KEUN DALAM BAHASA SUNDA

View through CrossRef
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai pola kontruksi kalimat yang dapat dibangun oleh predikat aktif mang- + -keun dalam bahasa Sunda. Afiks mang- + -keun merupakan afiks yang masih cukup produktif digunakan dalam bahasa Sunda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dekskriptif. Data kalimat bahasa Sunda yang digunakan untuk analisis bersumber dari sumber tulis baik berupa sastra maupun nonsastra. Berdasarkan hasil analisis, pola konstruksi kalimat aktif berpredikat mang-+-keun berupa S + P + O, S + P + Ket, S + P + 0₁ + 0₂, S + P + 0 + Ket, S + P + Pel + Ket, Ket + S + P + O, S + P + O + P + O, dan S + P + Ket + P + O. Konstituen yang hadir setelah predikat mang- + -keun dapat berupa objek, pelengkap, dan keterangan. Objek yang ditemukan berkategori nomina konkret, frasa nomina konkret, nomina persona (insan), pronomina, pronominal(1), dan frasa nomina persona (insan). Pelengkap yang ditemukan berkategori pronomina(1). Keterangan yang ditemukan berupa keterangan waktu yang berkategori Frasa Preposisi. Objek, pelengkap, dan keterangan ini secara semantik menyandang peran objektif/benefaktif, agentif dan benefaktif.
Lintas Budaya Nusantara
Title: RAGAM POLA KONSTRUKSI PADA KALIMAT AKTIF BERPREDIKAT MANG-+-KEUN DALAM BAHASA SUNDA
Description:
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai pola kontruksi kalimat yang dapat dibangun oleh predikat aktif mang- + -keun dalam bahasa Sunda.
Afiks mang- + -keun merupakan afiks yang masih cukup produktif digunakan dalam bahasa Sunda.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dekskriptif.
Data kalimat bahasa Sunda yang digunakan untuk analisis bersumber dari sumber tulis baik berupa sastra maupun nonsastra.
Berdasarkan hasil analisis, pola konstruksi kalimat aktif berpredikat mang-+-keun berupa S + P + O, S + P + Ket, S + P + 0₁ + 0₂, S + P + 0 + Ket, S + P + Pel + Ket, Ket + S + P + O, S + P + O + P + O, dan S + P + Ket + P + O.
Konstituen yang hadir setelah predikat mang- + -keun dapat berupa objek, pelengkap, dan keterangan.
Objek yang ditemukan berkategori nomina konkret, frasa nomina konkret, nomina persona (insan), pronomina, pronominal(1), dan frasa nomina persona (insan).
Pelengkap yang ditemukan berkategori pronomina(1).
Keterangan yang ditemukan berupa keterangan waktu yang berkategori Frasa Preposisi.
Objek, pelengkap, dan keterangan ini secara semantik menyandang peran objektif/benefaktif, agentif dan benefaktif.

Related Results

Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
 هذه الأطروحة تبحث عن تحليل التقابلى فى تركيب جمل اللغة العربية و اللغة البوغيسية ، خاصة في أنماط  و أنواع جمل اللغة العربية  و اللغة البوغيسية. هذه الأطروحة تهدف إلى: 1) وصف أنماط...
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis struktur kalimat dengan menggunakan pendekatan tagmémik. Sumber data diambil dari transliterasi teks Carita Parahiyangan yang mema...
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
Tujuan penelitian ini mengkaji tentang analisis koreografi Tari Peumulia Jamee diciptaan Yulizar, seorang koreografer yang berasal dari Sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh. Tari ini ...
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
Penelitian ini membahas perbandingan bahasa Sunda Dialek Priangan dengan bahasa Sunda Dialek Indramayu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tekn...
Penggunaan Bahasa Sunda di Lingkungan Keluarga sebagai Upaya Konservasi Budaya
Penggunaan Bahasa Sunda di Lingkungan Keluarga sebagai Upaya Konservasi Budaya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi keterancaman punahnya bahasa Sunda di lingkungan keluarga Sunda. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan dominansi penggunaan baha...
BANNERS IN SENTENCE CATEGORICAL RAMADHAN AND IDUL FITRI 1436 H
BANNERS IN SENTENCE CATEGORICAL RAMADHAN AND IDUL FITRI 1436 H
Berdasarkan penerapannya, ragam bahasa dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu (1) ragam bahasa lisan dan (2) ragam bahasa tulis. Ragam ragam bahasa tulis adalah bahasa yang digun...
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
Penelitian ini membahas masalah-masalah pokok yang terkait dengan struktur inversi dalam bahasa inggris yaitu: 1. Ada berapa jenis inversi?, 2. Kalimat-kalimat yang bagaimana yang ...
Analisis Kontrastif Struktur Gramatikal Kalimat Imperatif dalam Bahasa Jawa Banyumas dan Bahasa Inggris
Analisis Kontrastif Struktur Gramatikal Kalimat Imperatif dalam Bahasa Jawa Banyumas dan Bahasa Inggris
Tulisan ini mendeskripsikan perbandingan konstruksi gramatikal kalimat imperatif dalam bahasa Jawa dialek Banyumas (bJB) dan bahasa Inggris (bI) dengan tujuan dapat memberikan kont...

Back to Top