Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MODEL LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS GUIDED INQUIRY LABORATORY UNTUK PEMBELAJARAN BIOLOGI

View through CrossRef
Problem dasar yang sering muncul dalam pembelajaran biologi di sekolah adalah metode belajar yang didominasi ceramah. Metode tersebut tidak keliru, namun jika posisinya terlalu dominan dalam pembelajaran berpotensi mendisfungsikan berbagai keterampilan yang seharusnya bisa dikembangkan pada diri siswa. Di samping itu, pembelajaran yang didominasi ceramah, tentu, beseberangan dengan arah pembelajaran biologi yang menekankan pada pengembangan keaktifan dan keterampilan peserta didik. Berangkat dari maslah tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis guided inquiri laboratory pada pembelajaran bologi. Desain penelitian ini adalah Research and Development (R and D). Prosedur penelitian meliputi 7 langkah dari 10 langkah yang dekembangkan Borg and Gall: potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi desain, revisi produk, ujicoba produk, revisi produk. Pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi dan kuisioner. Hasil penelitian berupa LKPD berbasis guided inquiri laboratory pada pembelajaran biologi. Adapun kelayakan LKPD yang dikembangkan mengacu hasil validasi ahli materi sebesar 91,76%; ahli pembelajaran 90,4%; ahli evaluasi 84%; ahli media 91%. Maka dapat disimpulkan LKPD berbasis guided inquiry laboratory yang dikembangkan sangat layak. Berkaitan dengan analisis respon guru dan peserta didik diperoleh persentase tanggapan guru sebesar 100%; respon peserta sebesar 86%. Artinya, LKPD yang dikembangkan sangat layak menurut guru dan peserta didik.
Title: MODEL LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS GUIDED INQUIRY LABORATORY UNTUK PEMBELAJARAN BIOLOGI
Description:
Problem dasar yang sering muncul dalam pembelajaran biologi di sekolah adalah metode belajar yang didominasi ceramah.
Metode tersebut tidak keliru, namun jika posisinya terlalu dominan dalam pembelajaran berpotensi mendisfungsikan berbagai keterampilan yang seharusnya bisa dikembangkan pada diri siswa.
Di samping itu, pembelajaran yang didominasi ceramah, tentu, beseberangan dengan arah pembelajaran biologi yang menekankan pada pengembangan keaktifan dan keterampilan peserta didik.
Berangkat dari maslah tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis guided inquiri laboratory pada pembelajaran bologi.
Desain penelitian ini adalah Research and Development (R and D).
Prosedur penelitian meliputi 7 langkah dari 10 langkah yang dekembangkan Borg and Gall: potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi desain, revisi produk, ujicoba produk, revisi produk.
Pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi dan kuisioner.
Hasil penelitian berupa LKPD berbasis guided inquiri laboratory pada pembelajaran biologi.
Adapun kelayakan LKPD yang dikembangkan mengacu hasil validasi ahli materi sebesar 91,76%; ahli pembelajaran 90,4%; ahli evaluasi 84%; ahli media 91%.
Maka dapat disimpulkan LKPD berbasis guided inquiry laboratory yang dikembangkan sangat layak.
Berkaitan dengan analisis respon guru dan peserta didik diperoleh persentase tanggapan guru sebesar 100%; respon peserta sebesar 86%.
Artinya, LKPD yang dikembangkan sangat layak menurut guru dan peserta didik.

Related Results

Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Implementasi Manajemen Peserta Didik di MAS Salafiyah Kabupaten Cirebon
Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen peserta didik di MAS Salafiyah untuk mewujudkan visi dan misi sekolah. Penelitian ini m...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pengajaran menulis teks eksposisi melalui pendekatan berbasis teks (Genre Based A...
PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR UNTUK PESERTA DIDIK
PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR UNTUK PESERTA DIDIK
Guru merupakan faktor terpenting bagi peserta didik ketika proses pembelajaran berlangsung,karena hasil belajar siswa akan lebih optimal apabila motivasi ditunjukkan langsung kepad...
Pengembangan Kreatifitas Peserta Didik Melalui Pembelajaran Aktif Tipe Sort Card pada Materi Geografi
Pengembangan Kreatifitas Peserta Didik Melalui Pembelajaran Aktif Tipe Sort Card pada Materi Geografi
This study aims to determine whether learning Geography through active learning type card sort can develop students' creativity in solving Geography problems reaching 75%. The asse...
DEVELOPMENT OF POP-UP BOOK MEDIA TO IMPROVE THEMATIC LEARNING OUTCOMES IN GRADE III SD
DEVELOPMENT OF POP-UP BOOK MEDIA TO IMPROVE THEMATIC LEARNING OUTCOMES IN GRADE III SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media pop-up book layak digunakan dalam pembelajaran berbasis masalah;  apakah media pop-up book dapat dipercaya untuk pembelajaran...

Back to Top