Javascript must be enabled to continue!
Budidaya Sayuran Organik Secara Vertikultur di Pekarangan
View through CrossRef
Vegetables are an essential commodity as a source of vitamins and minerals for the community, so they must be available in sufficient quantities, at low prices, and are organic products. The vegetables produced are healthy. Utilizing the yard to meet the family's vegetable needs can be done by vertical cultivation using PVC drainpipes, "U" gutters, and used drinking water bottles. Fertilization uses solid and liquid organic fertilizers so that the production is genuinely organic vegetable products. This training was held in Ringinpitu Village, Kedungwaru District, Tulungagung Regency, from August 23 to September 26, 2021. This community service aims to develop agriculture in residential areas that have narrow yards to produce vegetable crops. The community service team provides tutorials, training to make fermenters, organic fertilizers, and vegetable cultivation. The materials needed in training are vegetable seeds (kale, mustard greens, pakchoi, lettuce, and spinach), liquid organic fertilizer, and solid organic fertilizer. The equipment includes PVC drainpipes, used bottles, "U" gutters, and planting equipment. The activities carried out include coordination with village officials, preparation (seeds, vertical pots, equipment for making liquid organic fertilizer), counseling to the community, training on making solid organic fertilizer, and verticulture vegetable cultivation. Making liquid organic fertilizer and planting vegetables was done simply so that people, especially housewives, could carry it out quickly. From this community service activity, it can be concluded that the community, especially housewives: (1) can make liquid organic fertilizer and solid organic fertilizer in a simple way (2) cultivate vegetables by verticulture (3) harvest healthy vegetables.Sayuran merupakan komoditas penting sebagai sumber vitamin dan mineral bagi masyarakan, sehingga harus tersedia dengan jumlah yang cukup, harganya murah dan merupakan organik produk sehingga sayuran yang diproduksi adalah sayuran sehat. Memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sayuran keluarga dapat dilakukan dengan budidaya secara vertikultur dengan menggunakan pipa paralon, talang “U” dan botol bekas kemasan air minum. Pemupukan dengan menggunakan pupuk organik padat dan pupuk organik cair sehingga produksinya benar-benar sayuran yang organik produk. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung mulai tanggal 23 Agustus sampai dengan 26 September 2021. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan pertanian di tempat hunian yang mempunyai pekarangan sempit untuk menghasilkan tanaman sayuran. Tim pengabdian masyarakat memberikan tutorial, pelatihan untuk membuat fermentator, pupuk organik dan budidaya sayuran. Bahan yang diperlukan dalam pelatihan adalah benih sayuran (kangkung, sawi, pakcoi, selada dan bayam cabut), pupuk organik cair, pupuk organik padat. Peralatan diantaranya paralon, botol bekas, talang “U” dan peralatan menanam. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukanantara lain koordinasi dengan perangkat desa, persiapan (benih, pot vertikultur, peralatan membuat pupuk organik cair), penyuluhan kepada masyarakat, pelatihan membuat pupun padat POC serta melakukan budidaya sayuran secara vertikultur. Proses pembuatan pupuk organik cair dan penanaman sayuran dilakukan secara sederhana sehingga masyarakat terutama para ibu rumahtanga bisa melaksanakan dengan mudah. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat terutama ibu rumah tangga: (1) bisa/mampu membuat pupuk organik cair dan pupuk organik padat dengan cara yang sederhana (2) budidaya sayuran dengan cara vertikultur (3) panen sayuran sehat.
Title: Budidaya Sayuran Organik Secara Vertikultur di Pekarangan
Description:
Vegetables are an essential commodity as a source of vitamins and minerals for the community, so they must be available in sufficient quantities, at low prices, and are organic products.
The vegetables produced are healthy.
Utilizing the yard to meet the family's vegetable needs can be done by vertical cultivation using PVC drainpipes, "U" gutters, and used drinking water bottles.
Fertilization uses solid and liquid organic fertilizers so that the production is genuinely organic vegetable products.
This training was held in Ringinpitu Village, Kedungwaru District, Tulungagung Regency, from August 23 to September 26, 2021.
This community service aims to develop agriculture in residential areas that have narrow yards to produce vegetable crops.
The community service team provides tutorials, training to make fermenters, organic fertilizers, and vegetable cultivation.
The materials needed in training are vegetable seeds (kale, mustard greens, pakchoi, lettuce, and spinach), liquid organic fertilizer, and solid organic fertilizer.
The equipment includes PVC drainpipes, used bottles, "U" gutters, and planting equipment.
The activities carried out include coordination with village officials, preparation (seeds, vertical pots, equipment for making liquid organic fertilizer), counseling to the community, training on making solid organic fertilizer, and verticulture vegetable cultivation.
Making liquid organic fertilizer and planting vegetables was done simply so that people, especially housewives, could carry it out quickly.
From this community service activity, it can be concluded that the community, especially housewives: (1) can make liquid organic fertilizer and solid organic fertilizer in a simple way (2) cultivate vegetables by verticulture (3) harvest healthy vegetables.
Sayuran merupakan komoditas penting sebagai sumber vitamin dan mineral bagi masyarakan, sehingga harus tersedia dengan jumlah yang cukup, harganya murah dan merupakan organik produk sehingga sayuran yang diproduksi adalah sayuran sehat.
Memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sayuran keluarga dapat dilakukan dengan budidaya secara vertikultur dengan menggunakan pipa paralon, talang “U” dan botol bekas kemasan air minum.
Pemupukan dengan menggunakan pupuk organik padat dan pupuk organik cair sehingga produksinya benar-benar sayuran yang organik produk.
Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung mulai tanggal 23 Agustus sampai dengan 26 September 2021.
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan pertanian di tempat hunian yang mempunyai pekarangan sempit untuk menghasilkan tanaman sayuran.
Tim pengabdian masyarakat memberikan tutorial, pelatihan untuk membuat fermentator, pupuk organik dan budidaya sayuran.
Bahan yang diperlukan dalam pelatihan adalah benih sayuran (kangkung, sawi, pakcoi, selada dan bayam cabut), pupuk organik cair, pupuk organik padat.
Peralatan diantaranya paralon, botol bekas, talang “U” dan peralatan menanam.
Pelaksanaan kegiatan yang dilakukanantara lain koordinasi dengan perangkat desa, persiapan (benih, pot vertikultur, peralatan membuat pupuk organik cair), penyuluhan kepada masyarakat, pelatihan membuat pupun padat POC serta melakukan budidaya sayuran secara vertikultur.
Proses pembuatan pupuk organik cair dan penanaman sayuran dilakukan secara sederhana sehingga masyarakat terutama para ibu rumahtanga bisa melaksanakan dengan mudah.
Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat terutama ibu rumah tangga: (1) bisa/mampu membuat pupuk organik cair dan pupuk organik padat dengan cara yang sederhana (2) budidaya sayuran dengan cara vertikultur (3) panen sayuran sehat.
Related Results
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran di Desa Loa Janan Ulu mencerminkan upaya masyarakat dalam mengembangkan usaha sampingan yang berkelanjutan. Dengan luas lahan te...
Preferensi Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Sayuran Organik di Supermarket Diamond Kota Palembang
Preferensi Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Sayuran Organik di Supermarket Diamond Kota Palembang
Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Mengidentifikasi proses pengambilan keputusan pembelian sayuran organik di Supermarket Diamond Kota Palembang, (2) Menganalisis bauran pemasar...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP DI SLB B YAKUT PURWOKERTO MELALUI BUDIDAYA SAYURAN SECARA HIDROPONIK
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP DI SLB B YAKUT PURWOKERTO MELALUI BUDIDAYA SAYURAN SECARA HIDROPONIK
Pembelajaran keterampilan budidaya sayuran dapat diberikan kepada anak tunarungu, dimana keterampilan budidaya sayuran yang direkomendasikan dilaksanakan di SLB B Yakut Purwokerto ...
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH DENGAN TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SECARA VERTIKULTUR
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH DENGAN TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SECARA VERTIKULTUR
Pekarangan rumah terkadang disebut lumbung hidup, warung hidup atau apotik hidup memiliki fungsi multiguna. Warga Kelurahan Teratai khususnya RT 5 sudah melakukan kegiatan pemanfaa...
POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DUSUN WAEL SERAM BAGIAN BARAT
POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DUSUN WAEL SERAM BAGIAN BARAT
Kegiatan budidaya di Indonesia sudah menjadi suatu usaha masyarakat karena dapat membantu dalam peningkatan sumber pendapatan. Rumput laut adalah salah satu biota yang dapat dibud...
Pelatihan Budidaya Tanaman Hortikultura “Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan” Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi
Pelatihan Budidaya Tanaman Hortikultura “Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan” Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang optimalisasi penggunaan lahan pekarangan di sekitar Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Bany...
IbM Pemberdayaan Anak Panti Asuhan
IbM Pemberdayaan Anak Panti Asuhan
Upaya pihak panti asuhan untuk meningkatkan keterampilan anak-anak panti asuhan terkendala kurangnya keterampilan budidaya pertanian pada lahan sempit serta minimnya keterampilan m...
BUDIDAYA SAYUR DENGAN PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK
BUDIDAYA SAYUR DENGAN PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK
Pekarangan rumah merupakan lahan yang terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan bagi masyarakat. Pekarangan rumah sesempit apapun bisa dimanfaatkan jika di Kelola de...


