Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Melestarikan Budaya Peduli Ekosistem Mangrove Bagi Penyuluh Agama dan Organisasi Kepemudaan di Kota Kendari

View through CrossRef
Ekosistem mangrove Teluk Kendari memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai dan laut, terutama sebagai pelindung alami dari erosi pantai dan abrasi air laut, serta habitat bagi berbagai flora dan fauna. Namun, ekosistem ini terus menghadapi tekanan dari aktivitas manusia, seperti deforestasi untuk tambak, reklamasi, dan pembangunan pesisir, yang diperparah oleh perubahan iklim. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kelestarian mangrove di Teluk Kendari, dengan melibatkan penyuluh agama dan organisasi kepemudaan. Kegiatan ini mencakup sosialisasi tentang pentingnya konservasi mangrove dan penanaman 300 bibit mangrove di kawasan tersebut. Penyuluh agama, sebagai pelopor di masyarakat, memiliki peran penting dalam menyebarkan budaya peduli lingkungan. Demikian pula, organisasi kepemudaan berperan sebagai agen perubahan yang mempromosikan nilai-nilai kepedulian lingkungan di kalangan anggota dan masyarakat yang lebih luas. Melalui kolaborasi antara Universitas Halu Oleo, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, dan Gerakan Pemuda Ansor, program ini diharapkan mampu menciptakan kader konservasi dan membangun budaya peduli lingkungan. Upaya ini tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan kepemudaan dalam praktik konservasi. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada pelestarian ekosistem mangrove yang berkelanjutan di Teluk Kendari
Title: Melestarikan Budaya Peduli Ekosistem Mangrove Bagi Penyuluh Agama dan Organisasi Kepemudaan di Kota Kendari
Description:
Ekosistem mangrove Teluk Kendari memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai dan laut, terutama sebagai pelindung alami dari erosi pantai dan abrasi air laut, serta habitat bagi berbagai flora dan fauna.
Namun, ekosistem ini terus menghadapi tekanan dari aktivitas manusia, seperti deforestasi untuk tambak, reklamasi, dan pembangunan pesisir, yang diperparah oleh perubahan iklim.
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kelestarian mangrove di Teluk Kendari, dengan melibatkan penyuluh agama dan organisasi kepemudaan.
Kegiatan ini mencakup sosialisasi tentang pentingnya konservasi mangrove dan penanaman 300 bibit mangrove di kawasan tersebut.
Penyuluh agama, sebagai pelopor di masyarakat, memiliki peran penting dalam menyebarkan budaya peduli lingkungan.
Demikian pula, organisasi kepemudaan berperan sebagai agen perubahan yang mempromosikan nilai-nilai kepedulian lingkungan di kalangan anggota dan masyarakat yang lebih luas.
Melalui kolaborasi antara Universitas Halu Oleo, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, dan Gerakan Pemuda Ansor, program ini diharapkan mampu menciptakan kader konservasi dan membangun budaya peduli lingkungan.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan kepemudaan dalam praktik konservasi.
Dengan demikian, program ini berkontribusi pada pelestarian ekosistem mangrove yang berkelanjutan di Teluk Kendari.

Related Results

KINERJA PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS DITINJAU DARI FUNGSI PENYULUH DI MASA PANDEMI COVID- 19
KINERJA PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS DITINJAU DARI FUNGSI PENYULUH DI MASA PANDEMI COVID- 19
Penyuluh Agama Hindu merupakan ujung tombak pembinaan umat Hindu disetiap daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja penyuluh agama Hindu Non PNS Kementerian Agama D...
Penyuluhan Pemanfaatan Ekosistem Mangrove Sebagai Kawasan Ekowisata Oleh Masyarakat Di Desa Cijulang Pangandaran
Penyuluhan Pemanfaatan Ekosistem Mangrove Sebagai Kawasan Ekowisata Oleh Masyarakat Di Desa Cijulang Pangandaran
Secara ekologis, hutan mangrove berfungsi untuk melindungi dan melestarikan kawasan pesisir. Secara sosial, hutan mangrove berfungsi untuk melestarikan adanya keterkaitan hubungan ...
Kajian Strategi Kebijakan Pembangunan Kepemudaan di Kabupaten Luwu Utara
Kajian Strategi Kebijakan Pembangunan Kepemudaan di Kabupaten Luwu Utara
Strategi dan kebijakan pembangunan kepemudaan di Kabupaten Luwu Utara adalah mendorong dan mendukung pelaksanaan kegiatan-kegiatan kepemudaan yang bersifat positif, mengadakan sosi...
Dampak Perluasan Lahan Tambak Terhadap Keanekaragaman Makrozoobenthos Di Ekosistem Mangrove
Dampak Perluasan Lahan Tambak Terhadap Keanekaragaman Makrozoobenthos Di Ekosistem Mangrove
Pengalihan fungsi lahan mangrove menjadi tambak masyarakat telah menyebabkan proses abrasi dan sedimentasi yang cukup parah, sehingga diduga menyebabkan kontaminasi terhadap kebera...
Diversitas dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda, dan Bivalvia di Estuari Perancak, Bali
Diversitas dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda, dan Bivalvia di Estuari Perancak, Bali
Penelitian ini bertujuan membandingkan diversitas dan kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda dan bivalvia di mangrove alami dan rehabilitasi. Pengukuran ekosistem mangrove ...
Diversitas Dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda, dan Bivalvia Di Estuari Perancak, Bali
Diversitas Dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda, dan Bivalvia Di Estuari Perancak, Bali
Penelitian ini bertujuan membandingkan diversitas dan kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda dan bivalvia di mangrove alami dan rehabilitasi. Pengukuran ekosistem mangrove ...
Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo
Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo
Pesisir Desa Kramat merupakan bagian dari sebaran mangrove di kawasan Teluk Tomini. Tekanan lingkungan akibat aktivitas masyarakat seperti alih fungsi kawasan dan sampah pesisir di...

Back to Top