Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PENGAWASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASER

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawasan kerja terhadap kinerja pegawai, dan mengetahui variabel yang dominan terhadap variabel kinerja pegawai. Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian pada Kantor Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser. Seluruh responden berjumlah 49 orang responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini diperoleh persamaan dimana Y = 1,268 + 0,151 X1 + 0,065 X2 + 0,614 X3 - 0,203X4. Dapat diartikan bahwa setiap perubahan variabel Penetapan standar kerja (X1), Pengukuran hasil kerja (X2), Tindakan koreksi/perbaikan (X3), dan Umpan balik (X4), berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y), jika variabel X atau bebas ditingkatkan satu satuan, maka variabel Y atau tidak bebas akan meningkat satu satuan. Berdasarkan penelitian ini diketahui nilai Koefisien Korelasi atau R sebesar 0,721 atau 72,1%, ini berarti tedapat hubungan yang kuat dari variabel pengawasan kerja (X) terhadap variabel kinerja pegawai (Y), sedangkan koefisien Determinasi sebesar 0,519 atau 51,9% artinya variabel kinerja pegawai (Y) dijelaskan oleh variabel pengawasan kerja (X) tang terdiri dari Penetapan standar kerja (X1), Pengukuran hasil kerja (X2), Tindakan koreksi/perbaikan (X3), dan Umpan balik (X4) sebesar 0,519 atau 51,9% sedangkan sisanya sebesar 49,1% dijelaskan oleh variabel lainnya yaitu disiplin dan motivasi kerja. Nilai F hitung sebesar 11,890 sedangkan F tabel sebesar 2,58 maka F hitung > F tabel atau 11,890 > 2,58. Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya Secara simultan variabel bebas berpengaruh positif terhadap variabel terikat. Diketahui bahwa nilai t hitung tertinggi adalah variabel Tindakan Koreksi/Perbaikan (X3) yaitu sebesar 4,656, sedangkan signifikansi t tabel α = 5% dimana dengan perbandingan 0,000 < 0,05 , maka variabel Tindakan Koreksi/Perbaikan (X3) memiliki pegaruh dominan terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser.
Title: PENGARUH PENGAWASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASER
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawasan kerja terhadap kinerja pegawai, dan mengetahui variabel yang dominan terhadap variabel kinerja pegawai.
Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian pada Kantor Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser.
Seluruh responden berjumlah 49 orang responden.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda.
Dalam penelitian ini diperoleh persamaan dimana Y = 1,268 + 0,151 X1 + 0,065 X2 + 0,614 X3 - 0,203X4.
Dapat diartikan bahwa setiap perubahan variabel Penetapan standar kerja (X1), Pengukuran hasil kerja (X2), Tindakan koreksi/perbaikan (X3), dan Umpan balik (X4), berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y), jika variabel X atau bebas ditingkatkan satu satuan, maka variabel Y atau tidak bebas akan meningkat satu satuan.
Berdasarkan penelitian ini diketahui nilai Koefisien Korelasi atau R sebesar 0,721 atau 72,1%, ini berarti tedapat hubungan yang kuat dari variabel pengawasan kerja (X) terhadap variabel kinerja pegawai (Y), sedangkan koefisien Determinasi sebesar 0,519 atau 51,9% artinya variabel kinerja pegawai (Y) dijelaskan oleh variabel pengawasan kerja (X) tang terdiri dari Penetapan standar kerja (X1), Pengukuran hasil kerja (X2), Tindakan koreksi/perbaikan (X3), dan Umpan balik (X4) sebesar 0,519 atau 51,9% sedangkan sisanya sebesar 49,1% dijelaskan oleh variabel lainnya yaitu disiplin dan motivasi kerja.
Nilai F hitung sebesar 11,890 sedangkan F tabel sebesar 2,58 maka F hitung > F tabel atau 11,890 > 2,58.
Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima.
Artinya Secara simultan variabel bebas berpengaruh positif terhadap variabel terikat.
Diketahui bahwa nilai t hitung tertinggi adalah variabel Tindakan Koreksi/Perbaikan (X3) yaitu sebesar 4,656, sedangkan signifikansi t tabel α = 5% dimana dengan perbandingan 0,000 < 0,05 , maka variabel Tindakan Koreksi/Perbaikan (X3) memiliki pegaruh dominan terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser.

Related Results

PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT. PLN (PERSERO) SEKAYU
PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT. PLN (PERSERO) SEKAYU
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di PT PLN (Persero) Rayon Sekayu Kabu...
PENGARUH MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
PENGARUH MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari variabel motivasi yang terdiri dari kebutuhan, keinginan, kerja, imbalan, insentif dan harapan serta lingkun...
Yamid Moersidi
Yamid Moersidi
Rumusan Masalah adalah Apakah Perilaku berpen`garuh terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor UPTD Pasar setral Majene, Apakah Disipilin Kerja berpengaruhterhadap Kinerja Pegawai pada K...
Siti Maemanah
Siti Maemanah
A B S T R A KPengaruh Perencanaan, Budaya Organisasi, dan Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Biro Administrasi Pembangunan Daerah Sekretariat Daerah Provinsi BantenSITI ...
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LAZNAS DEWAN DAKWAH ISLAMIYAH INDONESIA JAWA BARAT
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LAZNAS DEWAN DAKWAH ISLAMIYAH INDONESIA JAWA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Laznas Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Jawa Barat. Penelitian ditinjau dari 2 varia...

Back to Top