Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UJI KUALITAS AIR DAN DETEKSI BAKTERI PATOGEN DARI SUNGAI CIRENGGANIS DAN AIR LAUT PANTAI TIMUR PANGANDARAN

View through CrossRef
Sungai Cirengganis dan Pantai Timur Pangandaran merupakan tempat tujuan wisata air. Keberadaan mikroorganisme patogen berpengaruh terhadap kualitas air tersebut. Uji kualitas air Sungai Cirengganis dan Pantai Timur Pangandaran secara mikrobiologis ini telah dilakukan tahun 2019. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai kualitas air dari sungai dan laut daerah wisata ini. Sampel air tersebut dianalisis menggunakan metode Most Probable Number(MPN) yang terdiri dari tiga tahapan yaitu Uji Pendugaan, Uji Lanjutan, dan Uji Penyempurnaan. Selanjutnya, perhitungan koloni bakteri menggunakan Total Plate Count(TPC) dilakukan pada medium spesifik Salmonella shigella Agar (SSA), Thiosulfate Citrate bile salts sucrose(TCBS), Eosin Methylen Blue (EMB), dan Pseudomonas agar. Hasil penelitian uji kualitas air di hulu dan hilir Sungai Cirengganis menunjukkan nilai keberadaan bakteri koliform yang jumlahnya lebih tinggi (1.100 dan 150 sel/100 ml) dibandingkan di air laut (Goa Parat dan Goa Panggung) Pantai Timur Pangandaran (23 dan 43 sel/ml). Keberadaan bakteri koliform dan Escherichia colijuga lebih banyak di air Sungai Cirengganis daripada di air laut Pantai Timur Pangandaran. Adapun bakteri patogen Shigellasp., Pseudomonassp., Vibriosp.dan bakteri Coliformditemukan di air Sungai Cirengganis dan Pantai Timur Pangandaran sedangkan Escherichia coli hanya ditemukan pada hulu Sungai Cirengganis. Bakteri patogen Shigellasp., Pseudomonas sp., dan Vibriosp., ditemukan paling sedikit berada di hulu Sungai Cirengganis (hanya masing-masing 3,2,dan 18 sel/100 ml) dan jumlah paling banyak ditemukan di air laut Pantai Timur Pangandaran (Vibriosp.sebanyak 540 sel/100 ml dan Pseudomonas sp.sebesar 61 sel/ml). Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Cirengganis maupun air laut Pantai Timur Pangandaran tidak sesuai untuk wisata air sesuai standarPP Menteri Kehutanan dan Lingkungan hidup No. 51 Tahun 2001.
Title: UJI KUALITAS AIR DAN DETEKSI BAKTERI PATOGEN DARI SUNGAI CIRENGGANIS DAN AIR LAUT PANTAI TIMUR PANGANDARAN
Description:
Sungai Cirengganis dan Pantai Timur Pangandaran merupakan tempat tujuan wisata air.
Keberadaan mikroorganisme patogen berpengaruh terhadap kualitas air tersebut.
Uji kualitas air Sungai Cirengganis dan Pantai Timur Pangandaran secara mikrobiologis ini telah dilakukan tahun 2019.
Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai kualitas air dari sungai dan laut daerah wisata ini.
Sampel air tersebut dianalisis menggunakan metode Most Probable Number(MPN) yang terdiri dari tiga tahapan yaitu Uji Pendugaan, Uji Lanjutan, dan Uji Penyempurnaan.
Selanjutnya, perhitungan koloni bakteri menggunakan Total Plate Count(TPC) dilakukan pada medium spesifik Salmonella shigella Agar (SSA), Thiosulfate Citrate bile salts sucrose(TCBS), Eosin Methylen Blue (EMB), dan Pseudomonas agar.
Hasil penelitian uji kualitas air di hulu dan hilir Sungai Cirengganis menunjukkan nilai keberadaan bakteri koliform yang jumlahnya lebih tinggi (1.
100 dan 150 sel/100 ml) dibandingkan di air laut (Goa Parat dan Goa Panggung) Pantai Timur Pangandaran (23 dan 43 sel/ml).
Keberadaan bakteri koliform dan Escherichia colijuga lebih banyak di air Sungai Cirengganis daripada di air laut Pantai Timur Pangandaran.
Adapun bakteri patogen Shigellasp.
, Pseudomonassp.
, Vibriosp.
dan bakteri Coliformditemukan di air Sungai Cirengganis dan Pantai Timur Pangandaran sedangkan Escherichia coli hanya ditemukan pada hulu Sungai Cirengganis.
Bakteri patogen Shigellasp.
, Pseudomonas sp.
, dan Vibriosp.
, ditemukan paling sedikit berada di hulu Sungai Cirengganis (hanya masing-masing 3,2,dan 18 sel/100 ml) dan jumlah paling banyak ditemukan di air laut Pantai Timur Pangandaran (Vibriosp.
sebanyak 540 sel/100 ml dan Pseudomonas sp.
sebesar 61 sel/ml).
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Cirengganis maupun air laut Pantai Timur Pangandaran tidak sesuai untuk wisata air sesuai standarPP Menteri Kehutanan dan Lingkungan hidup No.
51 Tahun 2001.

Related Results

KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Abstract. Pangandaran Beach has various kinds of tourist attractions such as beach recreation areas, watersport, swimming, snorkeling, mangrove tourism and camping, but these touri...
KEADAAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN BAGAN TANCAP DI PANTAI TIMUR PERAIRAN PANGANDARAN, JAWA BARAT
KEADAAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN BAGAN TANCAP DI PANTAI TIMUR PERAIRAN PANGANDARAN, JAWA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan social ekonomi keluarga nelayan bagan di Pantai Timur Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Se...
PENAPISAN AKTIVITAS AMILOLITIK DAN ANTIBAKTERI DARI BAKTERI SEDIMEN PERAIRAN PULAU LEMUKUTAN
PENAPISAN AKTIVITAS AMILOLITIK DAN ANTIBAKTERI DARI BAKTERI SEDIMEN PERAIRAN PULAU LEMUKUTAN
Resistansi bakteri saat ini menjadi permasalahan dalam bidang kesehatan. Hal ini dikarena meningkatnya Multiple Drug Resistance (MDR) oleh bakteri patogen. Oleh karena itu, perlu d...
EKSISTENSI KOPROSTANOL DAN BAKTERI COLIFORM PADA LINGKUNGAN PERAIRAN SUNGAI, MUARA, DAN PANTAI DI JEPARA PADA MONSUN TIMUR
EKSISTENSI KOPROSTANOL DAN BAKTERI COLIFORM PADA LINGKUNGAN PERAIRAN SUNGAI, MUARA, DAN PANTAI DI JEPARA PADA MONSUN TIMUR
Limbah domestik merupakan salah satu sumber utama pencemaran di perairan pantai pada negara yang sedang berkembang, namun kurang mendapatkan perhatian serius dibandingkan dengan pe...
PEMERINTAHAN TRADISIONAL SEMASA ZAMAN SULTAN ABDUL MOMIN DI SUNGAI TUARAN (1877-1885)
PEMERINTAHAN TRADISIONAL SEMASA ZAMAN SULTAN ABDUL MOMIN DI SUNGAI TUARAN (1877-1885)
Sungai Tuaran terletak di sebelah pantai barat Borneo Utara sejak dua atau tiga abad yang lalu. Nama Sungai Tuaran telah wujud pada era pemerintahan Sultan Abdul Momin seperti dije...
ANALISIS PERMODELAN DINAMIS KELIMPAHAN BAKTERI Vibrio sp. PADA BUDIDAYA UDANG VANAME, Litopenaeus vannamei
ANALISIS PERMODELAN DINAMIS KELIMPAHAN BAKTERI Vibrio sp. PADA BUDIDAYA UDANG VANAME, Litopenaeus vannamei
Vibrio sp. adalah jenis bakteri patogen yang banyak ditemui pada tambak budidaya udang. Spesies bakteri ini banyak menyerang udang vaname hingga menimbulkan mortalitas. Tujuan dari...

Back to Top