Javascript must be enabled to continue!
RANCANG BANGUN SISTEM PEMANTAUAN KONDISI AIR
View through CrossRef
The limited number of water condition monitoring officers at the Bone Bolango PDAM water reservoir has caused many customer complaints about the turbidity and sometimes non-flowing condition of the water. Monitoring water conditions continuously and real time using a computerized system is needed to monitor the turbidity and water level in the water reservoir to meet the established standards, so it can reduce complaints about the condition of the water that arrives at the costumers house. The purpose of this study was to design a prototype monitoring systems for turbidity conditions and water levels in the reservoirs of PDAM Bone Bolango based on Arduino Uno. The method used is a prototyping system development model with four steps namely, communication, quick planning and modeling, building prototypes, and finally the deployment, evaluation and feedback. The results obtained show that the prototype system can monitor various conditions of turbidity of water in accordance with the standard water turbidity conditions of the PDAM, ranging from clear water conditions ( 400 NTU). As for the water level, the system can monitor according to the specified height level, namely level 3 for good, level 2 for safe and level 1 for empty. The monitoring results are then stored as history and visualized in a website-based application, and any changes in water conditions can then be sent to the PDAM officer in the form of SMS notifications automatically. The prototype of the water condition monitoring system in the Bone Bolango PDAM, although still in a laboratory scale, is ready to be applied to the actual environment by paying attention to the placement of the sensors. The implementation of monitoring systems for turbidity conditions and water levels in the actual environment be able to assist PDAM officers in monitoring water condition in real time and continuously.
Terbatasnya jumlah petugas pemantau kondisi air pada bak penampungan air PDAM Bone Bolango menyebabkan banyaknya keluhan pelanggan tentang kondisi air yang keruh dan terkadang tidak mengalir. Pemantauan kondisi air secara terus-menerus dan realtime menggunakan sistem terkomputerisasi sangat diperlukan untuk memantau kekeruhan dan ketinggian air pada bak penampungan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga dapat mengurangi keluhan tentang kondisi air yang sampai di rumah pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan rancang bangun purwarupa sistem pemantauan kondisi kekeruhan dan ketinggian air pada bak penampungan PDAM Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah model pengembangan sistem prototyping dengan empat langkah yaitu, komunikasi, perencanaan dan pemodelan sistem secara cepat, membangun purwarupa, dan terakhir penerapan, evaluasi dan umpan balik. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa, purwarupa sistem dapat memantau beragam kondisi kekeruhan air sesuai dengan standar kondisi kekeruhan air PDAM, mulai dari kondisi air jernih (< 100 NTU), kondisi air keruh (101 sampai 400 NTU), dan kondisi air sangat keruh (> 400 NTU). Adapun untuk ketinggian air, sistem dapat memantau sesuai level ketinggian yang ditetapkan, yaitu level 3 untuk baik, level 2 untuk aman dan level 1 untuk kosong. Hasil pemantauan tersebut kemudian disimpan sebagai riwayat dan divisualisasikan dalam aplikasi berbasis website, dan setiap perubahan kondisi air kemudian dapat dikirimkan kepada petugas PDAM dalam bentuk notifikasi SMS secara otomatis. Purwarupa sistem pemantauan kondisi air ini, meskipun masih dalam skala laboratorium namun sudah siap diterapkan pada lingkungan sebenarnya dengan memperhatikan penempatan sensor-sensornya. Penerapan sistem pemantauan kondisi air pada lingkungan sebenarnya, dapat membantu petugas PDAM dalam memantau kondisi air secara realtime dan terus-menerus.
Title: RANCANG BANGUN SISTEM PEMANTAUAN KONDISI AIR
Description:
The limited number of water condition monitoring officers at the Bone Bolango PDAM water reservoir has caused many customer complaints about the turbidity and sometimes non-flowing condition of the water.
Monitoring water conditions continuously and real time using a computerized system is needed to monitor the turbidity and water level in the water reservoir to meet the established standards, so it can reduce complaints about the condition of the water that arrives at the costumers house.
The purpose of this study was to design a prototype monitoring systems for turbidity conditions and water levels in the reservoirs of PDAM Bone Bolango based on Arduino Uno.
The method used is a prototyping system development model with four steps namely, communication, quick planning and modeling, building prototypes, and finally the deployment, evaluation and feedback.
The results obtained show that the prototype system can monitor various conditions of turbidity of water in accordance with the standard water turbidity conditions of the PDAM, ranging from clear water conditions ( 400 NTU).
As for the water level, the system can monitor according to the specified height level, namely level 3 for good, level 2 for safe and level 1 for empty.
The monitoring results are then stored as history and visualized in a website-based application, and any changes in water conditions can then be sent to the PDAM officer in the form of SMS notifications automatically.
The prototype of the water condition monitoring system in the Bone Bolango PDAM, although still in a laboratory scale, is ready to be applied to the actual environment by paying attention to the placement of the sensors.
The implementation of monitoring systems for turbidity conditions and water levels in the actual environment be able to assist PDAM officers in monitoring water condition in real time and continuously.
Terbatasnya jumlah petugas pemantau kondisi air pada bak penampungan air PDAM Bone Bolango menyebabkan banyaknya keluhan pelanggan tentang kondisi air yang keruh dan terkadang tidak mengalir.
Pemantauan kondisi air secara terus-menerus dan realtime menggunakan sistem terkomputerisasi sangat diperlukan untuk memantau kekeruhan dan ketinggian air pada bak penampungan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga dapat mengurangi keluhan tentang kondisi air yang sampai di rumah pelanggan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan rancang bangun purwarupa sistem pemantauan kondisi kekeruhan dan ketinggian air pada bak penampungan PDAM Bone Bolango.
Metode yang digunakan adalah model pengembangan sistem prototyping dengan empat langkah yaitu, komunikasi, perencanaan dan pemodelan sistem secara cepat, membangun purwarupa, dan terakhir penerapan, evaluasi dan umpan balik.
Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa, purwarupa sistem dapat memantau beragam kondisi kekeruhan air sesuai dengan standar kondisi kekeruhan air PDAM, mulai dari kondisi air jernih (< 100 NTU), kondisi air keruh (101 sampai 400 NTU), dan kondisi air sangat keruh (> 400 NTU).
Adapun untuk ketinggian air, sistem dapat memantau sesuai level ketinggian yang ditetapkan, yaitu level 3 untuk baik, level 2 untuk aman dan level 1 untuk kosong.
Hasil pemantauan tersebut kemudian disimpan sebagai riwayat dan divisualisasikan dalam aplikasi berbasis website, dan setiap perubahan kondisi air kemudian dapat dikirimkan kepada petugas PDAM dalam bentuk notifikasi SMS secara otomatis.
Purwarupa sistem pemantauan kondisi air ini, meskipun masih dalam skala laboratorium namun sudah siap diterapkan pada lingkungan sebenarnya dengan memperhatikan penempatan sensor-sensornya.
Penerapan sistem pemantauan kondisi air pada lingkungan sebenarnya, dapat membantu petugas PDAM dalam memantau kondisi air secara realtime dan terus-menerus.
Related Results
Pengaruh Pemberian Infusa Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus, Lour) Terhadap Performa Broiler
Pengaruh Pemberian Infusa Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus, Lour) Terhadap Performa Broiler
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa daun bangun-bangun terhadap performa ayam pedaging. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAK) dengan 5 (lima) per...
Rancang Bangun Sistem Informasi BUMDes Giri Bangun Berbasis Website Menggunakan Metode Waterfall
Rancang Bangun Sistem Informasi BUMDes Giri Bangun Berbasis Website Menggunakan Metode Waterfall
Sistem informasi BUMDes Giri Bangun berbasis website adalah sistem informasi yang digunakan untuk menyebarkan informasi dari BUMDes Giri Bangun sehingga tersebar luas dengan cepat ...
Eksplorasi Etnomatematika pada Rancang Bangun Rumah Adat Lengkong
Eksplorasi Etnomatematika pada Rancang Bangun Rumah Adat Lengkong
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui makna filosofis yang terdapat pada rancang bangun rumah adat Lengkong; 2) Mendeskripsikan rancang bangun rumah adat Le...
Pengabdian Pada Masyarakat Pengolahan Air Tanah Di Pondok Pesantren Darunna’im Pontianak
Pengabdian Pada Masyarakat Pengolahan Air Tanah Di Pondok Pesantren Darunna’im Pontianak
Air bersih ataupun minum yang cukup secara kuantitas, kualitas, dan kontinuitas merupakan kebutuhan utama untuk kelangsungan hidup manusia. Untuk itu diperlukan suatu instalasi pen...
RANCANG BANGUN ALAT MONITOR KETINGGIAN AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) MENGGUNAKAN ESP32 DAN FRAMEWORK BLYNK
RANCANG BANGUN ALAT MONITOR KETINGGIAN AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) MENGGUNAKAN ESP32 DAN FRAMEWORK BLYNK
Pemantauan tinggi air adalah aspek penting dalam manajemen sumber daya air dan mitigasi banjir. Penelitian ini menguraikan pengembangan sistem pemantauan tinggi air yang menggunaka...
Peningkatan Produksi Tanaman Bangun-Bangun (Coleus amboinicus L.) Daerah Sumatera Barat Dengan Penggunaan Kompos Eceng Gondok
Peningkatan Produksi Tanaman Bangun-Bangun (Coleus amboinicus L.) Daerah Sumatera Barat Dengan Penggunaan Kompos Eceng Gondok
Tujuan penelitian adalah mempelajari potensi daun bangun-bangun yang ditanam di beberapa daerah Sumatera Barat, kandungan gizinya dan untuk mengetahui formulasi pupuk yang tepat un...
Élimination des vapeurs toxiques par oxydation : développement de procédures d'évaluation des systèmes de purification de l'air des conduits de ventilation
Élimination des vapeurs toxiques par oxydation : développement de procédures d'évaluation des systèmes de purification de l'air des conduits de ventilation
L'exposition à des composés organiques volatils (COV) dans les lieux de travail peut avoir des effets aigus, notamment sous forme d'irritation de la peau, des yeux, de la bouche et...
Rancang Bangun Sistem Distribusi Air Berbasis Smartphone
Rancang Bangun Sistem Distribusi Air Berbasis Smartphone
Air merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia, berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan air sesuai dengan kebutuhan. Pendistribusian air dengan baik perlu dilakukan untuk ...

