Javascript must be enabled to continue!
Hipernatremia dan Penatalaksanaanya
View through CrossRef
Abstract: Hypernatremia could be caused by loss of water (increased loss or decreased intake), and although rarely, due to over intake of natrium. Patients who are at risk of hypernatremia are those with disturbance of thirst or limited access of water. Several factors that could cause hypernatremia especially among geriatric patients are, as follows: change of thirst stimuli, decreased ability to concentrate urine, and decreased total body water. Clinical signs of hypernatremia are usually not specific, however, patients tend to become symptomatic if hypernatemia occurs acutely. Hypernatremia clinical signs are mostly neurological related to the severity and the change of serum sodium concentration. Complications of hypernatremia are inter alia shrinkage of brain tissue due to the movement of water from intracellular to extracellular fluid which results in injury of brain vessels, bleeding in the brain, and a variety of neurological signs due to brain involovement which could lead to death. Management of hypernatremia has to be carried out accurately and thoroughly because inaccurate or too-rapid correction could risk the occurrence of cerebral edema.Keywords: hypernatremia, total body water Abstrak: Hipernatremia dapat disebabkan oleh kehilangan air (peningkatan kehilangan atau penurunan asupan) dan, walaupun jarang, karena kelebihan asupan natrium. Yang berisiko tinggi untuk hipernatremia ialah mereka dengan gangguan mekanisme rasa haus atau keterbatasan akses terhadap air. Berbagai faktor dapat menyebabkan hipernatremia terutama pada geriatri seperti perubahan rangsangan haus, berkurangnya kemampuan pemekatan urin, dan berkurangnya total body water. Gejala klinis hipernatremia biasanya tidak spesifik namun pasien cenderung menjadi simtomatik saat hipernatremia terjadi secara akut. Gejala hipernatremia terutama bersifat neurologik terkait dengan tingkat keparahan dan kecepatan perubahan konsentrasi natrium serum. Komplikasi hipernatremia ialah antara lain penyusutan otak akibat perpindahan cairan intrasel ke ekstrasel yang dapat merobek pembuluh darah otak, pendarahan otak, dan berbagai gejala neurologik akibat keterlibatan otak, yang dapat berakhir fatal. Penatalaksanaan hipernatremia perlu dilakukan dengan cermat karena penanganan yang tidak tepat atau koreksi yang terlalu cepat dapat berisiko terjadinya edema serebri.Kata kunci: hipernatremia, total body water
Title: Hipernatremia dan Penatalaksanaanya
Description:
Abstract: Hypernatremia could be caused by loss of water (increased loss or decreased intake), and although rarely, due to over intake of natrium.
Patients who are at risk of hypernatremia are those with disturbance of thirst or limited access of water.
Several factors that could cause hypernatremia especially among geriatric patients are, as follows: change of thirst stimuli, decreased ability to concentrate urine, and decreased total body water.
Clinical signs of hypernatremia are usually not specific, however, patients tend to become symptomatic if hypernatemia occurs acutely.
Hypernatremia clinical signs are mostly neurological related to the severity and the change of serum sodium concentration.
Complications of hypernatremia are inter alia shrinkage of brain tissue due to the movement of water from intracellular to extracellular fluid which results in injury of brain vessels, bleeding in the brain, and a variety of neurological signs due to brain involovement which could lead to death.
Management of hypernatremia has to be carried out accurately and thoroughly because inaccurate or too-rapid correction could risk the occurrence of cerebral edema.
Keywords: hypernatremia, total body water Abstrak: Hipernatremia dapat disebabkan oleh kehilangan air (peningkatan kehilangan atau penurunan asupan) dan, walaupun jarang, karena kelebihan asupan natrium.
Yang berisiko tinggi untuk hipernatremia ialah mereka dengan gangguan mekanisme rasa haus atau keterbatasan akses terhadap air.
Berbagai faktor dapat menyebabkan hipernatremia terutama pada geriatri seperti perubahan rangsangan haus, berkurangnya kemampuan pemekatan urin, dan berkurangnya total body water.
Gejala klinis hipernatremia biasanya tidak spesifik namun pasien cenderung menjadi simtomatik saat hipernatremia terjadi secara akut.
Gejala hipernatremia terutama bersifat neurologik terkait dengan tingkat keparahan dan kecepatan perubahan konsentrasi natrium serum.
Komplikasi hipernatremia ialah antara lain penyusutan otak akibat perpindahan cairan intrasel ke ekstrasel yang dapat merobek pembuluh darah otak, pendarahan otak, dan berbagai gejala neurologik akibat keterlibatan otak, yang dapat berakhir fatal.
Penatalaksanaan hipernatremia perlu dilakukan dengan cermat karena penanganan yang tidak tepat atau koreksi yang terlalu cepat dapat berisiko terjadinya edema serebri.
Kata kunci: hipernatremia, total body water.
Related Results
Hipernatremia en niños: resumen y guía rápida de sus implicaciones en la anestesia.
Hipernatremia en niños: resumen y guía rápida de sus implicaciones en la anestesia.
Introducción Se han publicado múltiples guías para el manejo de la hipernatremia. Sin embargo, esta revisión se ha realizado con el objetivo de resumir la fisiopatología de la hipe...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Senam anak sholih merupakan salah satu bentuk dari senam irama yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau nyanyian serta melatih jasmani yang sistematis, teratur dan terencan...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS
RADIOGRAFI SINAR-X INTERMITEN DAN KONSTAN PADA LAS. Pengaplikasian radio-grafi sinar-X sudah berkembang dan sudah banyak dimanfaatkan pada bahan metal las. Radiografi ini menggun...

