Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN POTENSI WISATA GENTAN MELALUI PENULISAN SEJARAH LOKAL
View through CrossRef
Desa Gentan menjadi desa wisata yang dikenal dengan nama Gentan Geopark Village. Pesona wisata yang dimiliki Desa Gentan meliputi potensi alam, budaya, sejarah, dan kuliner menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Gentan Geopark Village mulai dikembangkan pada tahun 2019 dengan mengangkat konsep desa wisata alam yang berasal dari warisan alam yang terbentuk jutaan tahun lalu. Dalam satu tujuan desa wisata Gentan Geopark Village terdapat lima destinasi wisata yang secara langsung dapat dikunjungi, yaitu Platar Ombo, Gunung Sepikul Segendong, Wisata Batu Seribu, Sendang Lele, dan Embung Pacinan. Desa Gentan juga memiliki warisan budaya berupa cerita rakyat berbentuk mitos dan legenda yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan minat wisatawan.Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan geowisata di Desa Gentan yang di dalamnya memuat cerita rakyat yang belum banyak orang ketahui untuk menambah wawasan budaya dan sejarah. Aspek folklore ini dapat dijadikan ajang promosi wisata dengan menceritakan kisah-kisah menarik terdahulu. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa observasi, diskusi, dan wawancara. Diawali dengan melakukan observasi untuk melihat kondisi sekitar destinasi wisata di Desa Gentan dilanjutkan diskusi bersama perangkat desa dan beberapa warga sekitar untuk membahas masalah apa yang sedang terjadi di destinasi wisata Desa Gentan dan solusinya.Metode terakhir adalah wawancara dengan sesepuh desa untuk menggali cerita rakyat yang berkembang di kawasan geowisata Desa Gentan yang akan dituangkan ke dalam video profil wisata Desa Gentan dan Buku Saku Gentan Geopark Village. Selain itu, kegiatan pengabdian juga berupa pengoptimalisasian akun instagram dari Gentan Geopark Village agar Desa Gentan mampu memanfaatkan media masa untuk menarik wisatawan.
Title: PENGEMBANGAN POTENSI WISATA GENTAN MELALUI PENULISAN SEJARAH LOKAL
Description:
Desa Gentan menjadi desa wisata yang dikenal dengan nama Gentan Geopark Village.
Pesona wisata yang dimiliki Desa Gentan meliputi potensi alam, budaya, sejarah, dan kuliner menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Gentan Geopark Village mulai dikembangkan pada tahun 2019 dengan mengangkat konsep desa wisata alam yang berasal dari warisan alam yang terbentuk jutaan tahun lalu.
Dalam satu tujuan desa wisata Gentan Geopark Village terdapat lima destinasi wisata yang secara langsung dapat dikunjungi, yaitu Platar Ombo, Gunung Sepikul Segendong, Wisata Batu Seribu, Sendang Lele, dan Embung Pacinan.
Desa Gentan juga memiliki warisan budaya berupa cerita rakyat berbentuk mitos dan legenda yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan minat wisatawan.
Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan geowisata di Desa Gentan yang di dalamnya memuat cerita rakyat yang belum banyak orang ketahui untuk menambah wawasan budaya dan sejarah.
Aspek folklore ini dapat dijadikan ajang promosi wisata dengan menceritakan kisah-kisah menarik terdahulu.
Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa observasi, diskusi, dan wawancara.
Diawali dengan melakukan observasi untuk melihat kondisi sekitar destinasi wisata di Desa Gentan dilanjutkan diskusi bersama perangkat desa dan beberapa warga sekitar untuk membahas masalah apa yang sedang terjadi di destinasi wisata Desa Gentan dan solusinya.
Metode terakhir adalah wawancara dengan sesepuh desa untuk menggali cerita rakyat yang berkembang di kawasan geowisata Desa Gentan yang akan dituangkan ke dalam video profil wisata Desa Gentan dan Buku Saku Gentan Geopark Village.
Selain itu, kegiatan pengabdian juga berupa pengoptimalisasian akun instagram dari Gentan Geopark Village agar Desa Gentan mampu memanfaatkan media masa untuk menarik wisatawan.
Related Results
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS SYARIAH (HALAL TOURISM)
PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS SYARIAH (HALAL TOURISM)
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik spesifik yang dimiliki Kota Bima dalam mendukung pengembangan wisata berbasis syariah (halal tourism) di Kota Bima yang didu...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Potensi wisata di kabupaten Lamongan berupa potensi wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan. Salah satu potensi wisata alam yang menjadi prioritas pengembangan pariwisata ada...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...

