Javascript must be enabled to continue!
Karakteristik Pasien Otitis Media Supuratif Kronik
View through CrossRef
Otitis media supuratif kronis (OMSK) merupakan kondisi inflamasi kronik pada telinga tengah yang ditandai oleh perforasi dari membran timpani dengan keluarnya cairan atau sekret mukopurulen (otorea) dengan gejala yang menetap selama lebih lebih dari 2 bulan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pasien otitis media supuratif kronik di Rumah Sakit Umum Pusat DR. Wahidin Sudirohusodo Periode Januari – Desember tahun 2022. Metode penelitian ini dilakukan deingan peindeikatan reitrospeiktif deingan meitodei deiskriptif deingan meinggunakan data seikundeir yang diambil dari RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dan dianalisis meinggunakan eixceil. Peimilihan sampeil deingan meinggunakan total sampling yang teirdiagnosa OMSK. Dari hasil penelitian yang didapatkan, didapatkan 115 sampeil peindeirita otitis meidia supuratif kronik di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada peiriodei januari – deiseimbeir tahun 2022. Proporsi teirtinggi beirdasarkan usia yaitu keilompok usia 18 – 60 tahun yaitu seibanyak 86 orang atau seibeisar 74,8%. Beirdasarkan jeinis keilamin yaitu pasiein wanita seibanyak 59 orang atau seibeisar 51,3%. Beirdasarkan tingkat Peindidikan yaitu beirada pada tingkat SMA seibanyak 62 orang atau sebesar 53.9%. Berdasarkan status bekerja lebih banyak pada kelompok yang tidak bekerja yaitu 90 orang atau sekitar 78,3%. Berdasarkan keluhan utama yaitu otorea sebanyak 78 orang atau sebesar 67,8% dan berdasarkan tipe OMSK yaitu tipe benigna dengan jumlah 88 orang atau sebesar 76,5%.
Title: Karakteristik Pasien Otitis Media Supuratif Kronik
Description:
Otitis media supuratif kronis (OMSK) merupakan kondisi inflamasi kronik pada telinga tengah yang ditandai oleh perforasi dari membran timpani dengan keluarnya cairan atau sekret mukopurulen (otorea) dengan gejala yang menetap selama lebih lebih dari 2 bulan.
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pasien otitis media supuratif kronik di Rumah Sakit Umum Pusat DR.
Wahidin Sudirohusodo Periode Januari – Desember tahun 2022.
Metode penelitian ini dilakukan deingan peindeikatan reitrospeiktif deingan meitodei deiskriptif deingan meinggunakan data seikundeir yang diambil dari RSUP Dr.
Wahidin Sudirohusodo Makassar dan dianalisis meinggunakan eixceil.
Peimilihan sampeil deingan meinggunakan total sampling yang teirdiagnosa OMSK.
Dari hasil penelitian yang didapatkan, didapatkan 115 sampeil peindeirita otitis meidia supuratif kronik di Rumah Sakit Umum Pusat Dr.
Wahidin Sudirohusodo Makassar pada peiriodei januari – deiseimbeir tahun 2022.
Proporsi teirtinggi beirdasarkan usia yaitu keilompok usia 18 – 60 tahun yaitu seibanyak 86 orang atau seibeisar 74,8%.
Beirdasarkan jeinis keilamin yaitu pasiein wanita seibanyak 59 orang atau seibeisar 51,3%.
Beirdasarkan tingkat Peindidikan yaitu beirada pada tingkat SMA seibanyak 62 orang atau sebesar 53.
9%.
Berdasarkan status bekerja lebih banyak pada kelompok yang tidak bekerja yaitu 90 orang atau sekitar 78,3%.
Berdasarkan keluhan utama yaitu otorea sebanyak 78 orang atau sebesar 67,8% dan berdasarkan tipe OMSK yaitu tipe benigna dengan jumlah 88 orang atau sebesar 76,5%.
Related Results
Karakteristik Tatalaksana Pasien Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Benign di RS Sayang Rakyat Makassar
Karakteristik Tatalaksana Pasien Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Benign di RS Sayang Rakyat Makassar
Otitis Media Supuratif Kronik adalah penyakit yang sering ditemukan baik pada orang dewasa maupun anak-anak, terutama tipe benign. Beberapa kasus dapat menyebabkan abses cerebri da...
Hubungan Otitis Media Supuratif Kronik dengan Gangguan Pendengaran
Hubungan Otitis Media Supuratif Kronik dengan Gangguan Pendengaran
Otitis media supuratif kronik (OMSK) merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran pada OMSK disebabkan karena adanya perforasi pada membran t...
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...
Comparison of Endoplasmic Reticulum Stress Messenger Ribonucleic Acid Expression Between Chronic Otitis Media With and Without Cholesteatoma
Comparison of Endoplasmic Reticulum Stress Messenger Ribonucleic Acid Expression Between Chronic Otitis Media With and Without Cholesteatoma
BACKGROUND: We evaluated and compared the role of endoplasmic reticulum stress in chronic otitis media with cholesteatoma and chronic otitis media without cholesteatoma.
METHODS: ...
Induction of Nitric Oxide and Its Role in Otitis Media
Induction of Nitric Oxide and Its Role in Otitis Media
Although many studies have investigated the expression and role of nitric oxide (NO) in various diseases, it remains unclear whether NO has a beneficial or detrimental impact on ot...
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Latar belakang Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan anal...
Pelaksanaan Kolaborasi Komunikasi antara Dokter-Pasien di Rumah Sakit Kota Padang
Pelaksanaan Kolaborasi Komunikasi antara Dokter-Pasien di Rumah Sakit Kota Padang
Patient care in the hospital consists of 4 pillars of health professionals who play a role, namely clinicians, pharmacists, nurses and nutritionists. To realize good service to pat...
Hubungan Kejadian Otitis Media Supuratif Akut dengan Infeksi Saluran Pernapasan Atas pada Anak di RSUD dr. La Paloloi
Hubungan Kejadian Otitis Media Supuratif Akut dengan Infeksi Saluran Pernapasan Atas pada Anak di RSUD dr. La Paloloi
OMSA merupakan penyakit yang kerap menyerang anak-anak. Hal ini dikarenakan anak lebih rentan terkena OMSA karena bentuk tuba eutachiusnya lebih pendek dan posisinya yang horisonta...

