Javascript must be enabled to continue!
Pembelajaran di Taman Kota sebagai Katalisator Pengembangan Wilayah
View through CrossRef
Adaptasi new normal masa pandemi dibidang pendidikan dasar selayaknya di sikapi dengan persiapan yang optimal menjelang pembelajaran tatap muka. Dimasa pandemi model pembelajaran yang dilaksanakan adalah secara daring (online) ataupun door-to-door yang pelaksanaannya tidak serta merta terselenggara dengan baik terutama berkaitan dengan tempat belajar. Dalam perspektif pengembangan wilayah yang multi dimensional sosial, ekonomi, budaya, infrastruktur, kebijakan publik, penataan ruang publik dsb. maka kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan alternatif penyediaan fasilitas sosial tempat belajar door-to-door dengan melihat kemungkinan peningkatan fungsi taman kota yang edukatif dan relevan dengan protokol kesehatan di masa pandemi. Dengan metode deskriptif kualitatif dan analisis model Milles & Huberman dilakukan wawancara kepada orang tua murid, guru Zahira School Medan dan masyarakat pendidikan serta observasi atas pelaksanaan pembelajaran door-to-door. Selanjutnya dilakukan analisis potensi dan peningkatan peran fungsi edukasi suatu Taman Kota. Analisis menunjukkan bahwa Taman Kota mampu tampil sebagai alternatif penyediaan tempat bagi pembelajaran door-to-door dengan tambahan kreatifitas beradaptasi di masa new normal. Hasil kajian ini bermanfaat bagi pemerintah kota sebagai arahan perancangan fungsional taman kota yang selayaknya juga mempertimbangkan adanya kebutuhan tempat alternatif pembelajaran door-to-door berkualitas. Kata-kunci : adaptasi new normal, pembelajaran door-to-door, pengembangan wilayah, taman kota
Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia
Title: Pembelajaran di Taman Kota sebagai Katalisator Pengembangan Wilayah
Description:
Adaptasi new normal masa pandemi dibidang pendidikan dasar selayaknya di sikapi dengan persiapan yang optimal menjelang pembelajaran tatap muka.
Dimasa pandemi model pembelajaran yang dilaksanakan adalah secara daring (online) ataupun door-to-door yang pelaksanaannya tidak serta merta terselenggara dengan baik terutama berkaitan dengan tempat belajar.
Dalam perspektif pengembangan wilayah yang multi dimensional sosial, ekonomi, budaya, infrastruktur, kebijakan publik, penataan ruang publik dsb.
maka kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan alternatif penyediaan fasilitas sosial tempat belajar door-to-door dengan melihat kemungkinan peningkatan fungsi taman kota yang edukatif dan relevan dengan protokol kesehatan di masa pandemi.
Dengan metode deskriptif kualitatif dan analisis model Milles & Huberman dilakukan wawancara kepada orang tua murid, guru Zahira School Medan dan masyarakat pendidikan serta observasi atas pelaksanaan pembelajaran door-to-door.
Selanjutnya dilakukan analisis potensi dan peningkatan peran fungsi edukasi suatu Taman Kota.
Analisis menunjukkan bahwa Taman Kota mampu tampil sebagai alternatif penyediaan tempat bagi pembelajaran door-to-door dengan tambahan kreatifitas beradaptasi di masa new normal.
Hasil kajian ini bermanfaat bagi pemerintah kota sebagai arahan perancangan fungsional taman kota yang selayaknya juga mempertimbangkan adanya kebutuhan tempat alternatif pembelajaran door-to-door berkualitas.
Kata-kunci : adaptasi new normal, pembelajaran door-to-door, pengembangan wilayah, taman kota.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung sele...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Peningkatan Unjuk Kerja Katalisator Zeolit Alam Bayah pada Reaksi Ketalisasi Gliserol
Peningkatan Unjuk Kerja Katalisator Zeolit Alam Bayah pada Reaksi Ketalisasi Gliserol
Abstract IMPROVED PERFORMANCE OF BAYAH NATURAL ZEOLITE AS CATALYST ON REACTION OF GLYCEROL KETALIZATION. The catalyst has an important role for the rates of chemical reactions ac...
Penerapan Konsep Green City pada Taman Kota (Studi Kasus: Taman Kota Blang Padang, Kota Banda Aceh)
Penerapan Konsep Green City pada Taman Kota (Studi Kasus: Taman Kota Blang Padang, Kota Banda Aceh)
<p><span lang="IN">Konsep </span><em><span lang="IN">green city</span></em><span lang="IN"> menerapkan konsep ramah lingkungan yang ...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA BIMA SEBAGAI KOTA TEPIAN AIR (WATER FRONT CITY)
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA BIMA SEBAGAI KOTA TEPIAN AIR (WATER FRONT CITY)
Pengembangan waterfront city adalah suatu usaha penataan dan pengembangan
bagian atau kawasan kota yang skala kegiatan dan fungsi yang ada sangat beragam dengan inten...
Peningkatan Kenyamanan Termal Taman Kota Melalui Model Taman Air Berarsitektur Tradisonal
Peningkatan Kenyamanan Termal Taman Kota Melalui Model Taman Air Berarsitektur Tradisonal
Kenyamanan termal menjadi aspek penting dalam perancangan ruang luar seperti taman kota. Taman air tradisional Bali memiliki potensi untuk meningkatkan kenyamanan termal melalui pe...
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
<p><em><span lang="IN">Kawasan Pekansikawan sebagai kawasan metropolitan terdiri dari </span><span lang="EN-US">Kota </span><span lang="IN"&g...

