Javascript must be enabled to continue!
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
View through CrossRef
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring tersebut berjalan lebih baik. Tujuan peneliti, untuk mensosialisasikan terkait pembelajaran daring terhadap belajar mengajar dan apakah ada cara efektif yang dapat diambil jika ada kendala dalam pembelajan daring ini. Metode yang digunakan yaitu menguraikan cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah atau kendala dalam pembelajaran daring, diantaranya adalah dengan menggunakan: metode a) Pendidikan Masyarakat, yaitu penyuluhan atau sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran terhadap orangtua (Masyarakat) akan pentingnya pembelajaran daring yang dilakukan dirumah. b) Pelatihan yaitu keterampilan dalam menggunakan tekhnologi baik dari pihak guru, orangtua, dan siswa memerlukan pelatihan terhadap tekhnologi yang akan digunakan selama pembelajaran daring ini c) Advokasi, yaitu pada siswa harus didampingi oleh orangtua/guru dalam penggunaan serta menggunakan teknologi tersebut. Hasil dari metode dalam menyelesaikan masalah tersebut maka guru dituntut mampu merancang dan mendesain pembelajaran daring yang ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media daring yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Pada tatanan pelaksanaannya pembelajaran daring memerlukan dukungan perangkat-perangkat mobile seperti smarthphone atau telepon android, laptop, computer, dan tablet dsb yang dapat dipergunakan untuk mengakses informasi kapan saja dan dimana saja. Keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran daring ini adalah kemampuan guru dalam berinovasi merancang, dan meramu materi, metode pembelajaran, dan aplikasi apa yang sesuai dengan materi dan metode. Hal ini dilakukan dengan membuat jadwal yang sistematis, terstruktur dan simpel untuk memudahkan komunikasi orangtua dengan sekolah agar putra-putrinya yang belajar di rumah dapat terpantau secara efektif. Dengan demikian kerjasama yang baik antara guru, siswa, orangtua siswa dan pihak sekolah/madrasah menjadi faktor penentu agar pembelajaran daring lebih efektif. Pelaksanaan pembelajaran bukan tanpa masalah. Namun terdapat kendala dalam pembelajaran daring yaitu tidak semua tempat memiliki jaringan internet yang cukup bagus/Masalah jaringan, kurangnya pelatihan, dan kurangnya kesadaran dinyatakan sebagai alasan paling penting oleh mereka yang tidak mengadopsi pembelajaran daring diikuti oleh kurangnya minat dan keraguan tentang kegunaan pembelajaran daring. Kurang kehadiran, kurangnya sentuhan pribadi, dan kurangnya interaksi karena masalah konektivitas ditemukan menjadi kelemahan signifikan dari pembelajaran daring (Arora dan Srinivasan, 2020). Pemecahan masalah/kendala dari dampak pembelajaran daring tersebut setelah diadakannya pendidikan masyarakat (penyuluhan),pelatihan, dan advokasi hasilnya yaitu : para orangtua siswa menjadi sadar akan pentingnya mendampingi anak putra-putrinya dalam pembelajaran daring di masa pandemic covid-19 ini. Tak hanya itu mereka (orangtua&siswa) menjadi lebih lihai dalam penggunaan tekhnologi dengan perangkat mobile yang telah dilatihkan. Hubungan antara guru, orang tua, dan siswa berjalan dengan baik melalui kerjasama selama pembelajaran dan penugasan yang diberikan oleh guru kepada siswa. Proses kegiatan belajar mengajar berjalan efektif dan efisien karena kreatifitas guru dalam merancang pembelajaran
Title: Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Description:
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring tersebut berjalan lebih baik.
Tujuan peneliti, untuk mensosialisasikan terkait pembelajaran daring terhadap belajar mengajar dan apakah ada cara efektif yang dapat diambil jika ada kendala dalam pembelajan daring ini.
Metode yang digunakan yaitu menguraikan cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah atau kendala dalam pembelajaran daring, diantaranya adalah dengan menggunakan: metode a) Pendidikan Masyarakat, yaitu penyuluhan atau sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran terhadap orangtua (Masyarakat) akan pentingnya pembelajaran daring yang dilakukan dirumah.
b) Pelatihan yaitu keterampilan dalam menggunakan tekhnologi baik dari pihak guru, orangtua, dan siswa memerlukan pelatihan terhadap tekhnologi yang akan digunakan selama pembelajaran daring ini c) Advokasi, yaitu pada siswa harus didampingi oleh orangtua/guru dalam penggunaan serta menggunakan teknologi tersebut.
Hasil dari metode dalam menyelesaikan masalah tersebut maka guru dituntut mampu merancang dan mendesain pembelajaran daring yang ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media daring yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan.
Pada tatanan pelaksanaannya pembelajaran daring memerlukan dukungan perangkat-perangkat mobile seperti smarthphone atau telepon android, laptop, computer, dan tablet dsb yang dapat dipergunakan untuk mengakses informasi kapan saja dan dimana saja.
Keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran daring ini adalah kemampuan guru dalam berinovasi merancang, dan meramu materi, metode pembelajaran, dan aplikasi apa yang sesuai dengan materi dan metode.
Hal ini dilakukan dengan membuat jadwal yang sistematis, terstruktur dan simpel untuk memudahkan komunikasi orangtua dengan sekolah agar putra-putrinya yang belajar di rumah dapat terpantau secara efektif.
Dengan demikian kerjasama yang baik antara guru, siswa, orangtua siswa dan pihak sekolah/madrasah menjadi faktor penentu agar pembelajaran daring lebih efektif.
Pelaksanaan pembelajaran bukan tanpa masalah.
Namun terdapat kendala dalam pembelajaran daring yaitu tidak semua tempat memiliki jaringan internet yang cukup bagus/Masalah jaringan, kurangnya pelatihan, dan kurangnya kesadaran dinyatakan sebagai alasan paling penting oleh mereka yang tidak mengadopsi pembelajaran daring diikuti oleh kurangnya minat dan keraguan tentang kegunaan pembelajaran daring.
Kurang kehadiran, kurangnya sentuhan pribadi, dan kurangnya interaksi karena masalah konektivitas ditemukan menjadi kelemahan signifikan dari pembelajaran daring (Arora dan Srinivasan, 2020).
Pemecahan masalah/kendala dari dampak pembelajaran daring tersebut setelah diadakannya pendidikan masyarakat (penyuluhan),pelatihan, dan advokasi hasilnya yaitu : para orangtua siswa menjadi sadar akan pentingnya mendampingi anak putra-putrinya dalam pembelajaran daring di masa pandemic covid-19 ini.
Tak hanya itu mereka (orangtua&siswa) menjadi lebih lihai dalam penggunaan tekhnologi dengan perangkat mobile yang telah dilatihkan.
Hubungan antara guru, orang tua, dan siswa berjalan dengan baik melalui kerjasama selama pembelajaran dan penugasan yang diberikan oleh guru kepada siswa.
Proses kegiatan belajar mengajar berjalan efektif dan efisien karena kreatifitas guru dalam merancang pembelajaran.
Related Results
Pembelajaran Secara Daring
Pembelajaran Secara Daring
Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam rangka menekan angka penyebaran dan penularan covid 19, dimana salah satunya menekan penyebaran di dunia pendidikan. Para peser...
PEMANFAATAN SUMBER PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI GURU DAN PEMBELAJARAN DI SD TANGERANG SELATAN TAHUN 2022
PEMANFAATAN SUMBER PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI GURU DAN PEMBELAJARAN DI SD TANGERANG SELATAN TAHUN 2022
Kondisi pandemi Covid-19 dan pasca-pandemi menuntut sekolah, para guru, siswa dan orang tua siswa memiliki kemampuan literasi digital agar keterampilan abad 21 dapat dikembangkan ...
ANALISIS EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMAN 2 SINGARAJA
ANALISIS EVALUASI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMAN 2 SINGARAJA
Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis evaluasi ketercapaian pelaksanaan pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19 di SMAN 2 Singaraja pada aspek: a) partisipasi ...
PENGGUNAAN APLIKASI ZOOM MEETING PADA PEMBELAJARAN AGAMA HINDU DI MASA PANDEMI
PENGGUNAAN APLIKASI ZOOM MEETING PADA PEMBELAJARAN AGAMA HINDU DI MASA PANDEMI
Dalam dunia pendidikan pada masa pandemi Covid 19, penerapan protokol kesehatan juga memberikan pengaruh yang signifikan pada dunia pendidikan terutama dalam proses belajar mengaja...
STRATEGI PEMBELAJARAN DAN HUBUNGAN DENGAN RENCANA PEMBELAJARAN
STRATEGI PEMBELAJARAN DAN HUBUNGAN DENGAN RENCANA PEMBELAJARAN
Secara garis besar strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai serangkaian tindakan perencanaan yang mencakup pengaturan cara penyampaian materi ajar, cara memaksimalkan kemampua...
Analisis Masalah Jaringan Dalam Sistem Belajar Daring Pada Proses Belajar Pajak
Analisis Masalah Jaringan Dalam Sistem Belajar Daring Pada Proses Belajar Pajak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah jaringan yang muncul dalam sistem belajar daring pada proses pembelajaran pajak. Dalam era digitalisasi, sistem belajar daring t...
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN INTENSITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA PASRAMAN SATYA DHARMA DI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN INTENSITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA PASRAMAN SATYA DHARMA DI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang signifikan antara (1) minat belajar dengan prestasi belajar agama hindu siswa pasraman satya dharma di Gunun...
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM BANTUAN ADAPTASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN SEKOLAH MITRA
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM BANTUAN ADAPTASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN SEKOLAH MITRA
Dalam era industri 4.0 maupun Society 5.0, menuntut kualitas sumber daya manusia masa depan yang tangguh sekaligus adaptif. Dalam konteks pendidikan tinggi, kompetensi mahasiswa ha...


