Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PANDANGAN FEMINISME DALAM LAGU DEAR FUTURE HUSBAND OLEH MEGHAN TRAINOR

View through CrossRef
AbstractThis paper aims to examine the application of the concept of feminism at the level of the American family through the analysis of a song entitled Dear Future Husband, sung by Meghan Trainor, an American singer. In analyzing this phenomenon the author uses the concept of feminism which is promoted by Kate Millett (1970) and mimetic approach. From the results of this study, it is found that in this song, the concept of feminism is still not fully applied in the family sphere. This is because women, as the subject of feminist understanding, still do not fully want this concept for themselves. Keywords: feminism, family, Meghan Traynor, America AbstrakMakalah ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi konsep feminisme dalam tataran keluarga Amerika melalui analisa diskursi lagu berjudul Dear Future Husband yang dinyanyikan oleh Meghan Trainor, seorang penyanyi berkebangsaan Amerika. Dalam menganalisa fenomena ini penulis menggunakan konsep feminisme yang diusung oleh Kate Millett (1970) dan pendekatan mimetik. Dari hasil penelitian ini, didapat bahwa pada pada lagu ini, konsep feminisme masih belum sepenuhnya diaplikasikan dalam lingkup keluarga. Hal ini dikarenakan perempuan, sebagai subyek dari paham feminis masih belum sepenuhnya menginginkan konsep tersebut bagi dirinya sendiri. Kata kunci : feminisme, keluarga, , Meghan Traynor, Amerika
Title: PANDANGAN FEMINISME DALAM LAGU DEAR FUTURE HUSBAND OLEH MEGHAN TRAINOR
Description:
AbstractThis paper aims to examine the application of the concept of feminism at the level of the American family through the analysis of a song entitled Dear Future Husband, sung by Meghan Trainor, an American singer.
In analyzing this phenomenon the author uses the concept of feminism which is promoted by Kate Millett (1970) and mimetic approach.
From the results of this study, it is found that in this song, the concept of feminism is still not fully applied in the family sphere.
This is because women, as the subject of feminist understanding, still do not fully want this concept for themselves.
 Keywords: feminism, family, Meghan Traynor, America AbstrakMakalah ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi konsep feminisme dalam tataran keluarga Amerika melalui analisa diskursi lagu berjudul Dear Future Husband yang dinyanyikan oleh Meghan Trainor, seorang penyanyi berkebangsaan Amerika.
Dalam menganalisa fenomena ini penulis menggunakan konsep feminisme yang diusung oleh Kate Millett (1970) dan pendekatan mimetik.
Dari hasil penelitian ini, didapat bahwa pada pada lagu ini, konsep feminisme masih belum sepenuhnya diaplikasikan dalam lingkup keluarga.
Hal ini dikarenakan perempuan, sebagai subyek dari paham feminis masih belum sepenuhnya menginginkan konsep tersebut bagi dirinya sendiri.
 Kata kunci : feminisme, keluarga, , Meghan Traynor, Amerika.

Related Results

Peran guru membiasakan menyanyikan lagu nasional sebagai upaya pembentukan nasionalisme siswa
Peran guru membiasakan menyanyikan lagu nasional sebagai upaya pembentukan nasionalisme siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru membiasakan menyanyikan lagu nasional sebagai pembentukan semangat nasionalisme siswa. Sejalan dengan tujuan peneliti ters...
Menumbuhkan Sikap Spiritual Dan Sosial Melalui Lagu Anak Pada Siswa Sekolah Dasar
Menumbuhkan Sikap Spiritual Dan Sosial Melalui Lagu Anak Pada Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana lagu anak dapat menumbuhkan sikap spiritual dan sikap sosial anak dan untuk mengetahui sejauh mana lagu anak dapat menumbuhkan s...
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes
Banyak kajian sastra feminis yang menempatkan tokoh utama sebagai pusat pembahasannya. Namun beberapa penelitian mengabaikan peran karakter minor. Faktanya, tokoh utama tidak bisa ...
I ain't no size two' : feminist conversations and controversial messages in Meghan Trainor's empowerment songs
I ain't no size two' : feminist conversations and controversial messages in Meghan Trainor's empowerment songs
Meghan Trainor's brand -- while thoroughly debated among critics and consumers -- provides a gateway to conversations on body acceptance, gender equality, and female empowerment th...
Makna Lirik dan Analisis Musikal Lagu Gending Sriwijaya
Makna Lirik dan Analisis Musikal Lagu Gending Sriwijaya
Penelitian ini bertujuan menganalisis lagu Gending Sriwijaya baik dari unsur musikal maupun makna pada lirik. Penelitian terhadap Lagu Gending Sriwijaya perlu dilakukan karena lagu...
Kritik Sosial Pada Lirik Lagu
Kritik Sosial Pada Lirik Lagu
Abstract. Today music is not only seen as a means of entertainment, more than that music can also be used as a means of communication which is poured into song lyrics. Through the ...
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA
This study examines the meaning of love in the lyrics of Dnanda's song "Tak Sekedar Cinta" by using Roland Barthes' semiotic theory. In this semiotic analysis, Roland Barthes exami...

Back to Top