Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dramaturgi Zaenal Akbar sebagai Imam Masjid Al Lathiif

View through CrossRef
Abstract. The role of the imam in the modern era is highly strategic in the religious domain. In addition to leading prayers, the imam serves as a preacher to the mosque's congregation, such as teaching Quran recitation, delivering sermons, and being a role model. The imam's role in the mosque is significant. However, on the other hand, an imam also has a personal life to manage, which means they cannot always meet the often high expectations of the congregation. This can lead to dramaturgy, where the imam carefully prepares how to present himself in the "front stage" as a religious leader, while keeping his "backstage" life private. One example is Zaenal Akbar, a young imam at Masjid Al Lathiif, who also plays the role of an influencer on Instagram. This research uses a qualitative method with Erving Goffman's dramaturgy approach, collecting data through observation, documentation, and interviews. The data analysis includes collecting, reducing, presenting, and drawing conclusions. Abstrak.  Peran imam pada era modern ini sangat strategis dalam bidang keagamaan. Selain memimpin sholat, imam juga berperan sebagai pendakwah bagi jamaah masjid, seperti mengajar ngaji, mengisi majelis, dan menjadi teladan. Peran imam di masjid sangat penting. Namun, di sisi lain, seorang imam juga memiliki kehidupan pribadi yang harus dijalani, sehingga ia tidak selalu bisa memenuhi semua harapan jamaah, yang kadang terlalu tinggi. Hal ini bisa memicu terjadinya praktik dramaturgi, di mana imam mempersiapkan cara tampil di panggung depan sebagai pemimpin agama, dan membedakannya dengan kehidupan pribadinya di panggung belakang. Salah satu contoh adalah Zaenal Akbar, seorang imam muda di Masjid Al Lathiif, yang juga berperan sebagai influencer di media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dramaturgi Erving Goffman, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Title: Dramaturgi Zaenal Akbar sebagai Imam Masjid Al Lathiif
Description:
Abstract.
The role of the imam in the modern era is highly strategic in the religious domain.
In addition to leading prayers, the imam serves as a preacher to the mosque's congregation, such as teaching Quran recitation, delivering sermons, and being a role model.
The imam's role in the mosque is significant.
However, on the other hand, an imam also has a personal life to manage, which means they cannot always meet the often high expectations of the congregation.
This can lead to dramaturgy, where the imam carefully prepares how to present himself in the "front stage" as a religious leader, while keeping his "backstage" life private.
One example is Zaenal Akbar, a young imam at Masjid Al Lathiif, who also plays the role of an influencer on Instagram.
This research uses a qualitative method with Erving Goffman's dramaturgy approach, collecting data through observation, documentation, and interviews.
The data analysis includes collecting, reducing, presenting, and drawing conclusions.
Abstrak.
 Peran imam pada era modern ini sangat strategis dalam bidang keagamaan.
Selain memimpin sholat, imam juga berperan sebagai pendakwah bagi jamaah masjid, seperti mengajar ngaji, mengisi majelis, dan menjadi teladan.
Peran imam di masjid sangat penting.
Namun, di sisi lain, seorang imam juga memiliki kehidupan pribadi yang harus dijalani, sehingga ia tidak selalu bisa memenuhi semua harapan jamaah, yang kadang terlalu tinggi.
Hal ini bisa memicu terjadinya praktik dramaturgi, di mana imam mempersiapkan cara tampil di panggung depan sebagai pemimpin agama, dan membedakannya dengan kehidupan pribadinya di panggung belakang.
Salah satu contoh adalah Zaenal Akbar, seorang imam muda di Masjid Al Lathiif, yang juga berperan sebagai influencer di media sosial Instagram.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dramaturgi Erving Goffman, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara.
Analisis data mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.

Related Results

İmam Hatip Lisesi Öğrencilerinin İmam Hatip Lisesi, Meslek Dersi Öğretmeni ve İdarecilerine İlişkin Metaforik Algıları
İmam Hatip Lisesi Öğrencilerinin İmam Hatip Lisesi, Meslek Dersi Öğretmeni ve İdarecilerine İlişkin Metaforik Algıları
Bu çalışmanın amacı, İmam Hatip Lisesi öğrencilerinin İmam Hatip Lisesi, İmam Hatip Lisesi meslek dersi öğretmeni ve İmam Hatip Lisesi idaresine ilişkin algılarını metaforlar yoluy...
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Smart Mosque: Pembuatan Website dan Laporan Keuangan Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
Pelaporan keuangan Masjid belum ada peraturan yang mewajibkan dan ditetapkan dalam pelaporan keuangan berbeda halnya perusahan, pemerintah dan lembaga Zakat. Olehnya itu Ta’mir Mas...
Akurasi Arah Kiblat Masjid – Masjid di Kota Kendari
Akurasi Arah Kiblat Masjid – Masjid di Kota Kendari
Penelitian ini membahas tentang akurasi arah kiblat masjid-masjid di kota Kendari. Penelitian ini didasari dugaan bahwa beberapa masjid di kota Kendari tidak akurat arah kiblatnya....
ARSITEKTUR MASJID ABIDIN DI KECAMATAN MEDAN MAIMUN KOTA MEDAN
ARSITEKTUR MASJID ABIDIN DI KECAMATAN MEDAN MAIMUN KOTA MEDAN
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menekankan catatan dengan deskripsi kalimat yang rinci, lengkap, mendalam yang menggambarkan situasi yang sebenarnya guna menduk...
OPTIMALISASI PRAKTIK MANAJEMEN KEUANGAN MASJID SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAKMURAN MASJID
OPTIMALISASI PRAKTIK MANAJEMEN KEUANGAN MASJID SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAKMURAN MASJID
Abstrak Masjid adalah rumah ibadah bagi umat Islam yang didirikan awal mula sebagai tempat peribadatan murni dan dakwah. Pusat kegiatan umat yang ditempatkan di Masjid sangat dipe...
Manajemen Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Mandailing Natal dalam Meningkatkan Minat Sholat Berjama’ah
Manajemen Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Mandailing Natal dalam Meningkatkan Minat Sholat Berjama’ah
Masjid termasuk lembaga Islam yang harus dikelola dengan baik seperti halnya dengan Masjid Agung Nur Ala Nur yang mana perlu pengelolaan yang baik yakni seperti perencanaan, pengor...
in Analisis Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Masjid Paripurna di Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru
in Analisis Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Masjid Paripurna di Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru
Pada Kecamatan Payung Sekaki ada lima masjid paripurna yaitu Masjid Paripurna Al-Mujahidin yang merupakan masjid paripurna untuk tingkat Kecamatan dan Masjid Paripurna Baitussalam,...

Back to Top