Javascript must be enabled to continue!
Potensi Senyawa Kurkumin Tanaman Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antioksidan untuk Menurunkan Perkembangan Sel Kanker
View through CrossRef
Kanker telah menjadi salah satu penyakit penyebab utama kematian di negara-negara industri. Salah satu hal yang memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan sel kanker adalah adanya radikal bebas (khususnya spesies oksigen reaktif/ROS) melalui mekanisme yang menyebabkan kerusakan seluler dan molekuler. Radikal bebas pada sel kanker dapat mengakibatkan kerusakan DNA, stres oksidatif, dan peradangan kronis. Salah satu senyawa yang dapat berperan melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas adalah senyawa antioksidan. Salah satu tanaman yang mengandung senyawa antioksidan tersebut adalah kurkumin dari tanaman kunyit (Curcuma longa L.). Beberapa penelitian menyatakan senyawa kurkumin memiliki potensi sebagai antioksidan. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang potensi senyawa kurkumin dari kunyit sebagai antioksidan dalam menurunkan risiko perkembangan sel kanker. Metode yang digunakan untuk penyusunan artikel ini adalah systematic review. Pencarian literature menggunakan database PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci aktivitas antioksidan, Curcuma longa L., kurkumin, radikal bebas, dan sel kanker. Literature pada masing-masing database dinilai dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Hasil penelusuran artikel diperoleh artikel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 3 artikel. Artikel-artikel tersebut kemudian ditinjau lebih lanjut untuk mengetahui potensi senyawa kurkumin dari kunyit sebagai antioksidan untuk menurunkan risiko perkembangan sel kanker. Hasil dari tinjauan artikel yang telah dilakukan diperoleh bahwa bagi sel kanker, kehadiran analog fenolik dalam kurkumin memberikan sifat reseptor elektron, yang mendestabilisasi spesies oksigen radikal (ROS). Kesimpulannya, senyawa kurkumin dari kunyit efektif sebagai antioksidan dan menurunkan perkembangan sel kanker yang ditunjukan dengan mekanismenya menghambat ROS.
Universitas Udayana
Title: Potensi Senyawa Kurkumin Tanaman Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antioksidan untuk Menurunkan Perkembangan Sel Kanker
Description:
Kanker telah menjadi salah satu penyakit penyebab utama kematian di negara-negara industri.
Salah satu hal yang memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan sel kanker adalah adanya radikal bebas (khususnya spesies oksigen reaktif/ROS) melalui mekanisme yang menyebabkan kerusakan seluler dan molekuler.
Radikal bebas pada sel kanker dapat mengakibatkan kerusakan DNA, stres oksidatif, dan peradangan kronis.
Salah satu senyawa yang dapat berperan melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas adalah senyawa antioksidan.
Salah satu tanaman yang mengandung senyawa antioksidan tersebut adalah kurkumin dari tanaman kunyit (Curcuma longa L.
).
Beberapa penelitian menyatakan senyawa kurkumin memiliki potensi sebagai antioksidan.
Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang potensi senyawa kurkumin dari kunyit sebagai antioksidan dalam menurunkan risiko perkembangan sel kanker.
Metode yang digunakan untuk penyusunan artikel ini adalah systematic review.
Pencarian literature menggunakan database PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci aktivitas antioksidan, Curcuma longa L.
, kurkumin, radikal bebas, dan sel kanker.
Literature pada masing-masing database dinilai dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA).
Hasil penelusuran artikel diperoleh artikel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 3 artikel.
Artikel-artikel tersebut kemudian ditinjau lebih lanjut untuk mengetahui potensi senyawa kurkumin dari kunyit sebagai antioksidan untuk menurunkan risiko perkembangan sel kanker.
Hasil dari tinjauan artikel yang telah dilakukan diperoleh bahwa bagi sel kanker, kehadiran analog fenolik dalam kurkumin memberikan sifat reseptor elektron, yang mendestabilisasi spesies oksigen radikal (ROS).
Kesimpulannya, senyawa kurkumin dari kunyit efektif sebagai antioksidan dan menurunkan perkembangan sel kanker yang ditunjukan dengan mekanismenya menghambat ROS.
Related Results
IDENTIFIKASI KANDUNGAN SENYAWA PADA TANAMAN KUNYIT (Curcuma longa Linn) TERHADAP RESEPTOR ESTROGEN ALFA SECARA MOLECULAR DOCKING
IDENTIFIKASI KANDUNGAN SENYAWA PADA TANAMAN KUNYIT (Curcuma longa Linn) TERHADAP RESEPTOR ESTROGEN ALFA SECARA MOLECULAR DOCKING
Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit degeneratif yang membahayakan. Selain itu, penyebab kematian terbesar kedua di dunia dan sebanyak 9,6 juta kasus kematian telah terjad...
Induksi Mutasi Fisik dengan Iradiasi Sinar Gamma pada Kunyit (Curcuma domestica Val.)
Induksi Mutasi Fisik dengan Iradiasi Sinar Gamma pada Kunyit (Curcuma domestica Val.)
ABSTRACTTurmeric is a spice plant and potential as a major ingredient of functional food. Turmeric contains curcumin, an active compound which gives the yellow color from ...
Pengolahan dan Pengembangan Tanaman Herbal Tradisional Kunyit (Curcuma longa) Sebagai Masker Wajah Bagi Penderita Acne Vulgaris
Pengolahan dan Pengembangan Tanaman Herbal Tradisional Kunyit (Curcuma longa) Sebagai Masker Wajah Bagi Penderita Acne Vulgaris
Obat herbal merupakan obat tradisonal yang digunakan secara turun temurun. Manfaat yang dimiliki oleh kunyit tidak terbatas pada makanan dan minuman. Kandungan vitamin serta nutris...
Upaya Sintesis Konjugat Kurkumin-Arginin dan Kurkumin-Alanin serta Sintesis Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Upaya Sintesis Konjugat Kurkumin-Arginin dan Kurkumin-Alanin serta Sintesis Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Abstract. Curcumin is a natural compound from Curcuma longa with known antibacterial, antioxidant, and anti-inflammatory properties. However, its therapeutic use is limited due to ...
RORANO: KOMBINASI EKSTRAK DAUN INSULIN (COSTUS IGNEUS), KUNYIT (CURCUMA LONGA L.), DAN BIJI PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN
RORANO: KOMBINASI EKSTRAK DAUN INSULIN (COSTUS IGNEUS), KUNYIT (CURCUMA LONGA L.), DAN BIJI PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN
Senyawa reaktif yang memiliki elektron tidak berpasangan dikenal sebagai radikal bebas. Stres oksidatif, yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan dianggap sebagai faktor penyebab s...
IDENTIFIKASI PERUBAHAN STRUKTUR DNA TERHADAP PEMBENTUKAN SEL KANKER MENGGUNAKAN DEKOMPOSISI GRAF
IDENTIFIKASI PERUBAHAN STRUKTUR DNA TERHADAP PEMBENTUKAN SEL KANKER MENGGUNAKAN DEKOMPOSISI GRAF
IDENTIFIKASI PERUBAHAN STRUKTUR DNA TERHADAP PEMBENTUKAN SEL KANKER MENGGUNAKAN DEKOMPOSISI GRAFABSTRAKKerusakan DNA adalah salah satu penyebab yang dapat mebuat sel normal bertum...
Studi In Silico Potensi Metabolit Sekunder Eleutherine palmifolia (L.) Merr. sebagai Inhibitor Protein E6 dan E7 dari Human Papilloma Virus
Studi In Silico Potensi Metabolit Sekunder Eleutherine palmifolia (L.) Merr. sebagai Inhibitor Protein E6 dan E7 dari Human Papilloma Virus
Abstract—Human Papilloma Virus (HPV), especially variants 16 and 18, are the causative agents of cervicals cancer. The E6 and E7 proteins are known to play a role in the cervical c...
STUDI IN SILICO SENYAWA AKTIF PADA DAUN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) SEBAGAI INHIBITOR ANDROGEN PADA KANKER PROSTAT
STUDI IN SILICO SENYAWA AKTIF PADA DAUN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) SEBAGAI INHIBITOR ANDROGEN PADA KANKER PROSTAT
Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di sel-sel kelenjar prostat pria, yang dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan nodus limfa. Di Indonesia, ...

