Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEK BRAIN GYM TERHADAP DAYA INGAT ANAK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD)

View through CrossRef
ADHD adalah sebuah gangguan neuropsikiatri yang ditandai dengan tingkat inatensi yang tinggi, hiperaktif, dan impulsif. Gejala ini menyebabkan anak menjadi sulit fokus melakukan suatu hal, bersosialisasi, maupun mengingat sebuah intruksi. Daya ingat untuk anak ADHD sangat penting karena berpengaruh terhadap kehidupan sosial dan perkembangan anak. Salah satu cara untuk meningkatkan daya ingat adalah dengan terapi Brain Gym. Brain gym adalah serangkaian gerakan fisik koordinatif yang dapat mengoptimalisasi fungsi kinerja otak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa daya ingat anak mengalami kenaikan dibuktikan dengan peningkatan hasil pretest-postest. Selain itu, siswa menjadi lebih fokus, tenang, dan antusias dalam memulai proses pembelajaran. Hal ini membuktikan bahwa terapi Brain gym berpengaruh dalam meningkatkan daya ingat siswa ADHD.
Title: EFEK BRAIN GYM TERHADAP DAYA INGAT ANAK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD)
Description:
ADHD adalah sebuah gangguan neuropsikiatri yang ditandai dengan tingkat inatensi yang tinggi, hiperaktif, dan impulsif.
Gejala ini menyebabkan anak menjadi sulit fokus melakukan suatu hal, bersosialisasi, maupun mengingat sebuah intruksi.
Daya ingat untuk anak ADHD sangat penting karena berpengaruh terhadap kehidupan sosial dan perkembangan anak.
Salah satu cara untuk meningkatkan daya ingat adalah dengan terapi Brain Gym.
Brain gym adalah serangkaian gerakan fisik koordinatif yang dapat mengoptimalisasi fungsi kinerja otak.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa daya ingat anak mengalami kenaikan dibuktikan dengan peningkatan hasil pretest-postest.
Selain itu, siswa menjadi lebih fokus, tenang, dan antusias dalam memulai proses pembelajaran.
Hal ini membuktikan bahwa terapi Brain gym berpengaruh dalam meningkatkan daya ingat siswa ADHD.

Related Results

Parent Training Interventions for Attention Deficity Hyperactivity Disorder (ADHD) in Children Aged 5 to 18 years
Parent Training Interventions for Attention Deficity Hyperactivity Disorder (ADHD) in Children Aged 5 to 18 years
Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) is a neurodevelopmental disorder. For a child to be diagnosed with ADHD, adults such as parents, carers, healthcare workers or teach...
Brain Organoids, the Path Forward?
Brain Organoids, the Path Forward?
Photo by Maxim Berg on Unsplash INTRODUCTION The brain is one of the most foundational parts of being human, and we are still learning about what makes humans unique. Advancements ...
ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER
ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER
Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD – attention deficit hyperactivity disorder) and ADD – attention deficit disorder (ADD) are neurodevelopmental disorders characterized...
44 Functional Connectivity In The Default Mode Network Of ASD and ADHD
44 Functional Connectivity In The Default Mode Network Of ASD and ADHD
Objective:Autism Spectrum Disorders (ASD) and Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) are neurodevelopmental disorders with overlapping symptomatology and shared genetic ma...
Anxiety and Somatic Symptoms in Children and Adolescents Diagnosed with Attention-Deficit Hyperactivity Disorder
Anxiety and Somatic Symptoms in Children and Adolescents Diagnosed with Attention-Deficit Hyperactivity Disorder
Background. Attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD) is a neurodevelopmental condition typified by inattention, hyperactivity, and impulsivity. Comorbid psychiatric disorder...
Late-onset attention-deficit/hyperactivity disorder as a differential diagnosis of dementia: a case report
Late-onset attention-deficit/hyperactivity disorder as a differential diagnosis of dementia: a case report
Abstract Background Although adult attention-deficit/hyperactivity disorder has recently gained increased attention, few reports on attention-deficit/hyperactivity disorder in the ...

Back to Top