Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Jurna Rontal Keilmuan PKn Volumen 5/No 1/Afril 2019

View through CrossRef
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus pada peserta didik peserta didik kelas III SD Negeri Beji Timur 3 Kota Depok sebanyak 32 orang, terdiri dari 23 Laki-laki dan 9 orang perempuan Mata Pelajaran pelajaran PKn materi Pengamalan Nilai Sumpah Pemuda. PTK ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, minat, dan hasil Belajar PKn. Hasil kegiatan pembelajaran Prasiklus dengan KKM 70 diperoleh rata-rata 63,00. Peserta didik yang tuntas dalam belajar hanya berjumlah 14 (44%) dan dapat menjawab 9 (23%) peserta didik. Pada Siklus 1 diperoleh rata rata 6859, tuntas 15 (47%) dan tidak tuntas 17 (53%). Hasil pembelajaran pada pengamatan guru hanya 20 peserta didik yang dapat menjawab benar yaitu 63%, sedangkan yang tidak dapat menjawab 12 peserta didik yaitu 37%. Pada siklus 2 nilai rata-rata kelas sebesar 2666.Pesertadidik yang tuntas dalam pembelajaran sebanyak 29 (91%) dan hasil pengamatan yang dapat menjawab sebanyak 32 (100%) peserta didik. Penggunaan model pembelajaran Discovery Learning memberikan pengalaman nyata, berfikir tingkat tinggi, berpusat pada peserta didik, kritis dan kreatif, pengetahuan bermakna dalam kehidupan, dekat dengan kehidupan nyata, adanya perubahan prilaku, pengetahuan. Selain itu hasil belajar peserta didik dapat meningkat
Center for Open Science
Title: Jurna Rontal Keilmuan PKn Volumen 5/No 1/Afril 2019
Description:
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus pada peserta didik peserta didik kelas III SD Negeri Beji Timur 3 Kota Depok sebanyak 32 orang, terdiri dari 23 Laki-laki dan 9 orang perempuan Mata Pelajaran pelajaran PKn materi Pengamalan Nilai Sumpah Pemuda.
PTK ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, minat, dan hasil Belajar PKn.
Hasil kegiatan pembelajaran Prasiklus dengan KKM 70 diperoleh rata-rata 63,00.
Peserta didik yang tuntas dalam belajar hanya berjumlah 14 (44%) dan dapat menjawab 9 (23%) peserta didik.
Pada Siklus 1 diperoleh rata rata 6859, tuntas 15 (47%) dan tidak tuntas 17 (53%).
Hasil pembelajaran pada pengamatan guru hanya 20 peserta didik yang dapat menjawab benar yaitu 63%, sedangkan yang tidak dapat menjawab 12 peserta didik yaitu 37%.
Pada siklus 2 nilai rata-rata kelas sebesar 2666.
Pesertadidik yang tuntas dalam pembelajaran sebanyak 29 (91%) dan hasil pengamatan yang dapat menjawab sebanyak 32 (100%) peserta didik.
Penggunaan model pembelajaran Discovery Learning memberikan pengalaman nyata, berfikir tingkat tinggi, berpusat pada peserta didik, kritis dan kreatif, pengetahuan bermakna dalam kehidupan, dekat dengan kehidupan nyata, adanya perubahan prilaku, pengetahuan.
Selain itu hasil belajar peserta didik dapat meningkat.

Related Results

Penerapan Teknik Bertanya Dalam Pembelajaran PKn Berbasis Masalah Sosial Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa
Penerapan Teknik Bertanya Dalam Pembelajaran PKn Berbasis Masalah Sosial Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa
Mata pelajaran PKn merupakan salah satu bidang sosial yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Proses pembelajaran di sekolah dap...
KONFLIK DAN NEGOSIASI DI DALAM PERSPEKTIF: ARSITEKTUR, SOSIOLOGI, TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI
KONFLIK DAN NEGOSIASI DI DALAM PERSPEKTIF: ARSITEKTUR, SOSIOLOGI, TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI
<p>ABSTRACT<br />This article will provide a study of the concepts of conflict and negotiation in various scientific perspectives, which in this context will be seen fr...
Paradigma Integrasi Keilmuan Dalam Tafsir Salman
Paradigma Integrasi Keilmuan Dalam Tafsir Salman
Dikotomi keilmuan yang memisahkan antara agama dan sains masih saja terjadi di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan pendidikan. Problematika dikotomi keilmuan tersebut harus ...
PERAN DAN SIKAP GURU DALAM MENSOSIALISASIKAN PENDIDIKAN POLITIK DI SEKOLAH
PERAN DAN SIKAP GURU DALAM MENSOSIALISASIKAN PENDIDIKAN POLITIK DI SEKOLAH
Salah satu fungsi PKn adalah sebagai Pendidikan hokum dan politik bagi peserta didik. Fungsi PKn sebagai pendidikan hukum dan politik dirasakan belum optimal. Penelitian ini bertuj...
Stromingen en hun sympathisanten binnen de Protestantse Kerk
Stromingen en hun sympathisanten binnen de Protestantse Kerk
The Protestant Church in the Netherlands, also known as the PKN, is a pluriform church, meaning that multiple religious currents, such as orthodox and evangelical but also liberal ...
Pembelajaran PKN Berbasis Role Play Learning sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Anti-Kekerasan
Pembelajaran PKN Berbasis Role Play Learning sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Anti-Kekerasan
Kasus kekerasan dan perundungan di sekolah dasar terus meningkat dan menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan, terutama dalam hal kegagalan pembelajaran karakter yang seharusnya ...
Peran Kurikulum dalam Pembelajaran PKN di Sekolah Dasar
Peran Kurikulum dalam Pembelajaran PKN di Sekolah Dasar
Citizenship Education (PKN) is one of the important subjects in elementary school (SD) which aims to form citizens who are intelligent, think critically and care about the nation a...
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pkn pada Siswa Kelas VI SD
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pkn pada Siswa Kelas VI SD
Guru belum menggunakan strategi dalam pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran PKn berlangsung monoton dan mengakibatkan kebosanan siswa dalam mengikuti kegiatan di dalam kelas....

Back to Top