Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EPISTEMOLOGI FILSAFAT ILMU: METODE ILMIAH DAN NON-ILMIAH DALAM PENELITIAN

View through CrossRef
Latar Belakang : Penelitian ini membahas epistemologi filsafat ilmu dengan fokus pada metode ilmiah dan non-ilmiah, termasuk positivisme, post-positivisme, dan konstruktivisme. Pemahaman berbagai pendekatan epistemologis sangat penting dalam konteks penelitian untuk menghasilkan pengetahuan yang valid dan relevan. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perbandingan antara metode ilmiah dan non-ilmiah serta implikasinya terhadap metodologi penelitian. Metode : Metode yang digunakan adalah kajian literatur, di mana penulis mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber akademis yang relevan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang topik ini. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ilmiah, yang didasarkan pada positivisme, menekankan pengamatan objektif dan pengujian hipotesis, sementara post-positivisme mengakui kompleksitas realitas dan pentingnya konteks dalam memahami fenomena. Konstruktivisme menyoroti bahwa pengetahuan dibangun melalui interaksi sosial dan pengalaman individu. Integrasi antara metode ilmiah dan non-ilmiah dapat memperkaya pemahaman kita tentang realitas serta meningkatkan kualitas penelitian di berbagai disiplin ilmu. Kesimpulan : Pemahaman mendalam tentang berbagai pendekatan epistemologis memungkinkan peneliti untuk memilih metode yang paling tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian, sehingga menghasilkan pengetahuan yang lebih komprehensif dan dapat diterapkan.
Title: EPISTEMOLOGI FILSAFAT ILMU: METODE ILMIAH DAN NON-ILMIAH DALAM PENELITIAN
Description:
Latar Belakang : Penelitian ini membahas epistemologi filsafat ilmu dengan fokus pada metode ilmiah dan non-ilmiah, termasuk positivisme, post-positivisme, dan konstruktivisme.
Pemahaman berbagai pendekatan epistemologis sangat penting dalam konteks penelitian untuk menghasilkan pengetahuan yang valid dan relevan.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perbandingan antara metode ilmiah dan non-ilmiah serta implikasinya terhadap metodologi penelitian.
Metode : Metode yang digunakan adalah kajian literatur, di mana penulis mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber akademis yang relevan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang topik ini.
Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ilmiah, yang didasarkan pada positivisme, menekankan pengamatan objektif dan pengujian hipotesis, sementara post-positivisme mengakui kompleksitas realitas dan pentingnya konteks dalam memahami fenomena.
Konstruktivisme menyoroti bahwa pengetahuan dibangun melalui interaksi sosial dan pengalaman individu.
Integrasi antara metode ilmiah dan non-ilmiah dapat memperkaya pemahaman kita tentang realitas serta meningkatkan kualitas penelitian di berbagai disiplin ilmu.
Kesimpulan : Pemahaman mendalam tentang berbagai pendekatan epistemologis memungkinkan peneliti untuk memilih metode yang paling tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian, sehingga menghasilkan pengetahuan yang lebih komprehensif dan dapat diterapkan.

Related Results

Pengantar
Pengantar
Alhamdulillah, adalah satu-satunya kata yang tepat untuk menggambarkan suasana batin dan rasa bersyukur tim redaksi Jurnal Filsafat kepada Allah SWT, karena apa yang sudah lama dip...
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
[JF] Pengantar Redaksi Vol. 31 No. 2 Agustus 2021
[JF] Pengantar Redaksi Vol. 31 No. 2 Agustus 2021
Pembaca Yang Budiman,Di tengah situasi yang belum normal seperti sediakala sebelum pandemi Covid-19, redaksi Jurnal Filsafat tetap berupaya untuk tetap menjaga kontinuitas penerbit...
Pengantar Redaksi
Pengantar Redaksi
Jurnal Filsafat Volume 30 No. 1 Februari 2020 ini menghadirkan enam artikel dengan cakupan tema yang cukup beragama dari post-truth, ke isu lingkungan dan hak hewan hingga perdebat...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
FILSAFAT ADALAH CABANG ILMU HUKUM
FILSAFAT ADALAH CABANG ILMU HUKUM
Ilmu dan filsafat adalah disiplin intelektual. Dalam filsafat adalah kegiatan berpikir yang bersifat spekulatif dan kritis. Oleh karena itu, ilmu dan filsafat adalah disiplin intel...
FILSAFAT ADALAH CABANG ILMU HUKUM
FILSAFAT ADALAH CABANG ILMU HUKUM
Ilmu dan filsafat adalah disiplin intelektual. Dalam filsafat adalah kegiatan berpikir yang bersifat spekulatif dan kritis. Oleh karena itu, ilmu dan filsafat adalah disiplin intel...
FILSAFAT ADALAH CABANG ILMU HUKUM
FILSAFAT ADALAH CABANG ILMU HUKUM
Ilmu dan filsafat adalah disiplin intelektual. Dalam filsafat adalah kegiatan berpikir yang bersifat spekulatif dan kritis. Oleh karena itu, ilmu dan filsafat adalah disiplin intel...

Back to Top