Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN STRES DENGAN TIMBULNYA KECENDERUNGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA
View through CrossRef
Mahasiswa fakultas kedokteran rentan terhadap berbagai stresor selama masa belajarnya. Enam domain stresor yang paling berpengaruh adalah akademik, hubungan interpersonal dan intrapersonal, kegiatan belajar mengajar, hubungan sosial, dorongan dan motivasi serta aktivitas kelompok. Pada tingkat optimal, stres bersifat menguntungkan, tetapi stres yang berlebihan menimbulkan respon stres. Tanpa intervensi, respon stres dapat menetap dan menimbulkan gejala gangguan mental emosional (GME). Dampak jangka pendek gejala ini adalah penurunan produktivitas dan kualitas hidup, sedangkan dampak jangka panjangnya adalah gejala menetap hingga mahasiswa lulus dan berpengaruh terhadap penanganan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara stres setiap domain dengan timbulnya kecenderungan GME. Desain penelitian berupa analisis observasional dengan metode cross-sectional pada 80 responden sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan pengisian kuisioner Medical Student Stress Questionnaire (MMSQ) untuk menilai tingkat stres dan Self-Reporting Questionnaire (SRQ-20) untuk menilai kecenderungan GME. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan timbulnya kecenderungan GME pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta angkatan 2018 dengan peluang paling besar diakibatkan stresor motivasi dan dorongan yaitu 7,39 kali (p=0,022; 95%CI=1,34-40,79)
Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Palangka Raya
Title: HUBUNGAN STRES DENGAN TIMBULNYA KECENDERUNGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA
Description:
Mahasiswa fakultas kedokteran rentan terhadap berbagai stresor selama masa belajarnya.
Enam domain stresor yang paling berpengaruh adalah akademik, hubungan interpersonal dan intrapersonal, kegiatan belajar mengajar, hubungan sosial, dorongan dan motivasi serta aktivitas kelompok.
Pada tingkat optimal, stres bersifat menguntungkan, tetapi stres yang berlebihan menimbulkan respon stres.
Tanpa intervensi, respon stres dapat menetap dan menimbulkan gejala gangguan mental emosional (GME).
Dampak jangka pendek gejala ini adalah penurunan produktivitas dan kualitas hidup, sedangkan dampak jangka panjangnya adalah gejala menetap hingga mahasiswa lulus dan berpengaruh terhadap penanganan pasien.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara stres setiap domain dengan timbulnya kecenderungan GME.
Desain penelitian berupa analisis observasional dengan metode cross-sectional pada 80 responden sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik purposive sampling.
Data dikumpulkan dengan pengisian kuisioner Medical Student Stress Questionnaire (MMSQ) untuk menilai tingkat stres dan Self-Reporting Questionnaire (SRQ-20) untuk menilai kecenderungan GME.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan timbulnya kecenderungan GME pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta angkatan 2018 dengan peluang paling besar diakibatkan stresor motivasi dan dorongan yaitu 7,39 kali (p=0,022; 95%CI=1,34-40,79).
Related Results
Hubungan Tingkat Stres Dengan Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
Hubungan Tingkat Stres Dengan Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
Stres merupakan masalah psikologi yang menimbulkan perubahan perilaku, fisiologi maupun psikologi seseorang. Mahasiswa pendidikan dokter merupakan kalangan yang rentang terhadap s...
Pengaruh Pembelajaran Islam Disiplin Ilmu Kedokteran terhadap Kesehatan Jiwa Mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Pengaruh Pembelajaran Islam Disiplin Ilmu Kedokteran terhadap Kesehatan Jiwa Mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Masalah kejiwaan sering ditemukan pada mahasiswa kedokteran, meskipun tidak hanya pada mahasiswa kedokteran. Pada saat memulai kuliah kedokteran, mahasiswa memiliki kesehatan jiwa ...
POLA STRES PADA MAHASISWA PRAKTIKUM
POLA STRES PADA MAHASISWA PRAKTIKUM
Abstraksi Jumlah mahasiswa yang mengalami stres meningkat setiap semester. Respon stres dari setiap mahasiswa berbeda, Respon tersebut tergantung pada kondisi kesehatan, kepribadi...
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN SINDROM DISPEPSIA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA KUPANG
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN SINDROM DISPEPSIA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA KUPANG
Dispepsia merupakan kumpulan gejala atau sindrom yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di bagian epigastrium, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, rasa perut penuh, senda...
Hubungan Antara Beban Belajar dengan Tingkat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Angkatan 2020
Hubungan Antara Beban Belajar dengan Tingkat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Angkatan 2020
Gangguan terhadap kebiasaan belajar dan prestasi akademis adalah akibat yang tidak dapat dihindari dari stres siswa. Sangat penting untuk memberikan perhatian ...
Tingkat Stres Berdasarkan Jenis Stresor Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Tahap Akademik Fakultas Kedokteran Unisba
Tingkat Stres Berdasarkan Jenis Stresor Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Tahap Akademik Fakultas Kedokteran Unisba
Abstract. Stress is a common phenomenon and cannot be avoided by everyone. Stress is an unpleasant condition and can elicit a response be it mental, physical, emotional, and spirit...
HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2020
HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2020
Abstrak : Hubungan Manajemen Waktu dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2020. Mahasiswa kedokteran mengalami stres akademik lebih berat d...
HUBUNGAN SELEKSI JALUR MASUK PENERIMAAN MAHASISWA BARU DENGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
HUBUNGAN SELEKSI JALUR MASUK PENERIMAAN MAHASISWA BARU DENGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Latar belakang : Prestasi belajar selalu dihubungkan dengan hasil belajar seorang mahasiswa. Prestasi belajar mahasiswa menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan mutu perguruan ti...

