Javascript must be enabled to continue!
POTENSI DESA WISATA SABUNG AYAM NON JUDI DI KELURAHAN NGLEGOK, KEC. NGLEGOK, KAB. BLITAR (Strategi Kontruktif Mengatasi Judi Sabung Ayam Berbasis Wisata)
View through CrossRef
Sabung ayam di Kelurahan Nglegok, Kec. Nglegok, Kab. Blitar sudah menjadi tradisi yang melekat dalam kehidupan keseharian masyarakat, sehingga sulit untuk dicegah melalui cara-cara yang tidak mengakomodir tradisi tersebut. Pandangan negara terhadap budaya sabung ayam disamakan dengan perjudian, sehingga masyarakat yang melakukan sabung ayam sering ditangkap oleh aparat kepolisian. Penanggulangan sabung ayam melalui cara represif dengan sanksi pidana dan penggerebekan tidak akan menyelesaikan masalah dan justru akan melahirkan masalah-masalah baru dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu perlu solusi yang dapat menyelesaikan masalah sabung ayam, namun tidak mencabut akar tradisi sabung ayam itu sendiri. Artinya masyarakat tetap dapat menyalurkan tradisi sabung ayam tanpa ada unsur pidana dalam tradisi yang dilakukan. Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan desa wisata sabung ayam non judi di Kelurahan Nglegok, Kec. Nglegok, Kab. Blitar. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat. Hasil dari pengembangan desa wisata sabung ayam non judi di Kelurahan Nglegok, Kec. Nglegok, Kab. Blitar dapat dilaksanakan dengan langkah 1. Observasi potensi pendukung pengembangan desa wisata; 2. Pembekalan dan perencanaan desa wisata sabung ayam; 3. Pendampingan pembuatan even desa wisata.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um032v2i22019p082
Title: POTENSI DESA WISATA SABUNG AYAM NON JUDI DI KELURAHAN NGLEGOK, KEC. NGLEGOK, KAB. BLITAR (Strategi Kontruktif Mengatasi Judi Sabung Ayam Berbasis Wisata)
Description:
Sabung ayam di Kelurahan Nglegok, Kec.
Nglegok, Kab.
Blitar sudah menjadi tradisi yang melekat dalam kehidupan keseharian masyarakat, sehingga sulit untuk dicegah melalui cara-cara yang tidak mengakomodir tradisi tersebut.
Pandangan negara terhadap budaya sabung ayam disamakan dengan perjudian, sehingga masyarakat yang melakukan sabung ayam sering ditangkap oleh aparat kepolisian.
Penanggulangan sabung ayam melalui cara represif dengan sanksi pidana dan penggerebekan tidak akan menyelesaikan masalah dan justru akan melahirkan masalah-masalah baru dalam kehidupan masyarakat.
Oleh karena itu perlu solusi yang dapat menyelesaikan masalah sabung ayam, namun tidak mencabut akar tradisi sabung ayam itu sendiri.
Artinya masyarakat tetap dapat menyalurkan tradisi sabung ayam tanpa ada unsur pidana dalam tradisi yang dilakukan.
Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan desa wisata sabung ayam non judi di Kelurahan Nglegok, Kec.
Nglegok, Kab.
Blitar.
Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat.
Hasil dari pengembangan desa wisata sabung ayam non judi di Kelurahan Nglegok, Kec.
Nglegok, Kab.
Blitar dapat dilaksanakan dengan langkah 1.
Observasi potensi pendukung pengembangan desa wisata; 2.
Pembekalan dan perencanaan desa wisata sabung ayam; 3.
Pendampingan pembuatan even desa wisata.
DOI: http://dx.
doi.
org/10.
17977/um032v2i22019p082.
Related Results
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
PEMBANGUNAN ECO TOURISM DI DESA KALISEMO
PEMBANGUNAN ECO TOURISM DI DESA KALISEMO
Desa wisata menjadi salah satu upaya dalam peningkatan pendapatan keluarga dan desa melalui pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat. Pengembangan desa wisata harus...
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Modern lifestyle trends have significantly increased public interest in travel, driving a rise in tourist visits to both regional and international destinations. This growing deman...

