Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Molekular Imprinting Polimer Sebagai "Antibody Mimic" dalam Pengujian Klinik

View through CrossRef
45 tahun lalu merupakan pertama kali imprinting diperkenalkan dalam dunia polimer organik oleh Gunter Wulff’s. Molekular imprinting polimer adalah  material yang disiapkan dengan keberadaan suatu molekul sebagai cetakan untuk pembentukan sisi ikatan komplementer dengan molekul cetakan. Molekular imprinting polimer dapat menjadi model buatan untuk sisi ikatan biologi yang umumnya ditemukan pada reseptor dan antibodi. Molekular imprinting polimer juga dapat digunakan untuk sistem deteksi yang mengikuti alur sisi ikatan biologi. Molekular imprinting polimer memiliki karakter yang lebih baik dibanding antibodi dalam hal stabilitas fisikokimia, mekanik dan ketahanan terhadap panas. Tetapi, dibalik banyaknya keuntungan yang ditawarkan oleh molekular imprinting polimer sebagai “plastic antibody” atau “antibody mimic”, masih banyak hal yang harus diperbaiki agar material ini dapat betul-betul menggantikan antibodi sehingga bisa digunakan secara luas dalam immunoassay. 
Title: Molekular Imprinting Polimer Sebagai "Antibody Mimic" dalam Pengujian Klinik
Description:
45 tahun lalu merupakan pertama kali imprinting diperkenalkan dalam dunia polimer organik oleh Gunter Wulff’s.
Molekular imprinting polimer adalah  material yang disiapkan dengan keberadaan suatu molekul sebagai cetakan untuk pembentukan sisi ikatan komplementer dengan molekul cetakan.
Molekular imprinting polimer dapat menjadi model buatan untuk sisi ikatan biologi yang umumnya ditemukan pada reseptor dan antibodi.
Molekular imprinting polimer juga dapat digunakan untuk sistem deteksi yang mengikuti alur sisi ikatan biologi.
Molekular imprinting polimer memiliki karakter yang lebih baik dibanding antibodi dalam hal stabilitas fisikokimia, mekanik dan ketahanan terhadap panas.
Tetapi, dibalik banyaknya keuntungan yang ditawarkan oleh molekular imprinting polimer sebagai “plastic antibody” atau “antibody mimic”, masih banyak hal yang harus diperbaiki agar material ini dapat betul-betul menggantikan antibodi sehingga bisa digunakan secara luas dalam immunoassay.
 .

Related Results

GAMBARAN KLINIS PENDERITA KANKER SERVIKS SETELAH KEMOTERAPI BERDASARKAN STADIUM
GAMBARAN KLINIS PENDERITA KANKER SERVIKS SETELAH KEMOTERAPI BERDASARKAN STADIUM
Pengamatan gambaran klinik pada pada penderita kanker serviks merupakan hal yang sangat penting karena dapat mengevaluasi efektivitas kemoterapi. Tujuan yang ingin dicapai dalam pe...
Studi Literartur Kandidat Eksipien Polimer Mukoadesif
Studi Literartur Kandidat Eksipien Polimer Mukoadesif
Abstract. Mucosal adhesives play a significant role in pharmaceutical formulation, particularly in enhancing adhesion to mucosal surfaces. The objective of this study is to identif...
Numerical Study on the Optimization of Roll-to-Roll Ultraviolet Imprint Lithography
Numerical Study on the Optimization of Roll-to-Roll Ultraviolet Imprint Lithography
Roll-to-roll ultraviolet (R2R-UV) imprinting is a low-cost and high-throughput method that includes the manufacturing of large-area functional films. However, the quality of the fi...
ANALISA PASAR KLINIK X DI KOTA PONTIANAK
ANALISA PASAR KLINIK X DI KOTA PONTIANAK
Klinik sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama menjalankan peran yang penting dalam pelayanan kesehatan. Citra klinik sangat berpengaruh pada masyarakat yang akan menggunakan p...
İLAÇ VE BİYOLOJİK ÜRÜNLERİN KLİNİK ARAŞTIRMALARINA KATILACAK ÇOCUKLARDAN OLUR (RIZA) ALINMASI
İLAÇ VE BİYOLOJİK ÜRÜNLERİN KLİNİK ARAŞTIRMALARINA KATILACAK ÇOCUKLARDAN OLUR (RIZA) ALINMASI
Çocuk klinik araştırmaları, yeni bir tıbbî yöntemin, bir ilacın ya da tıbbî cihazın bu konuda uzman araştırmacı hekimler (araştırma ekibi) tarafından çocuklar üzerinde denenmesini ...
DNA methylation as an epigenetic biomarker in imprinting disorders
DNA methylation as an epigenetic biomarker in imprinting disorders
Epigenetic modifications control gene expression and enable the same genotype to lead to various phenotypes, thus exhibiting extensive variability in human cells function. DNA meth...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...

Back to Top