Javascript must be enabled to continue!
Sensitifitas Antibiotik Pada Keratitis : Tinjauan Sistematis
View through CrossRef
Keratitis bakteri merupakan salah satu yang paling banyak terjadi pada jenis infeksi keratitis. Penggunaan antibiotik yang tepat sangat penting dalam penanganan keratitis bakteri dan mengurangi terjadinya risiko resistensi antibiotik. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas antibiotik pada keratitis bakteri untuk memandu pengambilan keputusan pengobatan yang tepat pada praktik klinis. Tinjauan sistematis dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian literatur dilakukan dari beberapa basis data, termasuk PubMed, ScienceDirect, Google schoolar dan Cochrane Library, yang diterbitkan dari tahun 2014 hingga 2024, menggunakan kata kunci berikut ("keratitis") AND ("antibiotics" OR "antibacterial agents" OR "antimicrobial treatment" OR "anti infective agents") AND ("antibiotic sensitivity" OR "drug sensitivity" OR "susceptibility testing"). Data yang diekstraksi dari studi yang disertakan adalah karakteristik studi, identifikasi bakteriologis, dan sensitivitas antimikroba. Tinjauan sistematis ini mengidentifikasi enam belas artikel, kami menyertakan 5 laporan tentang identifikasi kultur bakteri dan sensitivitas antibiotik. Bakteri gram positif paling sering ditemukan adalah Streptococcus pneumonia dan taphylococcus aureus diikuti dengan bakteri gram negatif yang paling banyak diisolasi adalah Pseudomonas aeruginosa. Antibiotik yang paling sensitif terhadap bakteri gram positif adalah vancomycin, cefazolin, sementara bakteri gram negatif sensitif terhadap amikacin, ciprofloxacin dan ceftazidim.
Title: Sensitifitas Antibiotik Pada Keratitis : Tinjauan Sistematis
Description:
Keratitis bakteri merupakan salah satu yang paling banyak terjadi pada jenis infeksi keratitis.
Penggunaan antibiotik yang tepat sangat penting dalam penanganan keratitis bakteri dan mengurangi terjadinya risiko resistensi antibiotik.
Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas antibiotik pada keratitis bakteri untuk memandu pengambilan keputusan pengobatan yang tepat pada praktik klinis.
Tinjauan sistematis dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses).
Pencarian literatur dilakukan dari beberapa basis data, termasuk PubMed, ScienceDirect, Google schoolar dan Cochrane Library, yang diterbitkan dari tahun 2014 hingga 2024, menggunakan kata kunci berikut ("keratitis") AND ("antibiotics" OR "antibacterial agents" OR "antimicrobial treatment" OR "anti infective agents") AND ("antibiotic sensitivity" OR "drug sensitivity" OR "susceptibility testing").
Data yang diekstraksi dari studi yang disertakan adalah karakteristik studi, identifikasi bakteriologis, dan sensitivitas antimikroba.
Tinjauan sistematis ini mengidentifikasi enam belas artikel, kami menyertakan 5 laporan tentang identifikasi kultur bakteri dan sensitivitas antibiotik.
Bakteri gram positif paling sering ditemukan adalah Streptococcus pneumonia dan taphylococcus aureus diikuti dengan bakteri gram negatif yang paling banyak diisolasi adalah Pseudomonas aeruginosa.
Antibiotik yang paling sensitif terhadap bakteri gram positif adalah vancomycin, cefazolin, sementara bakteri gram negatif sensitif terhadap amikacin, ciprofloxacin dan ceftazidim.
.
Related Results
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Pasien Infeksi ulkus kaki diabetik memerlukan penggunaan antibiotik, antibiotik yang sering digunakan mempunyai sensitifitas rendah dan beberapa pasien pada penggunaannya dalam kea...
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang sering digunakan dalam pengobatan penyakit. Resistensi terhadap antibiotik menjadi masalah besar diseluruh dunia. Resistensi terhada...
Fungal keratitis among inpatients with corneal ulcers in Thai Binh, Vietnam: A retrospective observational study
Fungal keratitis among inpatients with corneal ulcers in Thai Binh, Vietnam: A retrospective observational study
Background: Infectious keratitis can be caused by bacteria, fungi, and viruses. Fungi are a common pathogen, especially in developing countries like India, Nepal, and Bangladesh wh...
Fungal keratitis among inpatients with corneal ulcers in Thai Binh, Vietnam: A retrospective observational study
Fungal keratitis among inpatients with corneal ulcers in Thai Binh, Vietnam: A retrospective observational study
Background: Infectious keratitis can be caused by bacteria, fungi, and viruses. Fungi are a common pathogen, especially in developing countries like India, Nepal, and Bangladesh wh...
Hubungan Pengetahuan terhadap Sikap dan Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Mahasiswa Medis dan Kesehatan Universitas Jember
Hubungan Pengetahuan terhadap Sikap dan Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Mahasiswa Medis dan Kesehatan Universitas Jember
Antibiotik merupakan obat yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Penggunaan antibiotik tanpa resep di masyarakat relatif tinggi. Penggunaan antibiotik yang tepat dipeng...
Cost Effectiveness Analysis Antibiotik Profilaksis pada Pasien Apendisitis di RSUD Anutapura Palu Tahun 2018
Cost Effectiveness Analysis Antibiotik Profilaksis pada Pasien Apendisitis di RSUD Anutapura Palu Tahun 2018
Apendisitis adalah peradangan akibat infeksi pada apendiks yang mana memerlukan penanganan berupa pembedahan untuk mencegah komplikasi perlu dilakukannya apendiktomi atau pengangka...
Surveilans Retrospektif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Dengan Luka Bakar
Surveilans Retrospektif Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Dengan Luka Bakar
Luka bakar merupakan salah satu bentuk trauma dengan tingkat risiko infeksi yang tinggi. Modalitas utama pada infeksi akibat luka bakar ialah pemberian antibiotik. Tujuan penelitia...
EVALUASI PEMBERIAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS BEDAH DIGESTIF DAN KAITANNYA DENGAN INFEKSI DAERAH OPERASI (IDO) DI RSUP FATMAWATI
EVALUASI PEMBERIAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS BEDAH DIGESTIF DAN KAITANNYA DENGAN INFEKSI DAERAH OPERASI (IDO) DI RSUP FATMAWATI
Penggunaan antibiotik profilaksis dalam tindakan bedah dilakukan untuk mengurangi kejadian Infeksi Daerah Operasi (IDO), diperlukan evaluasi berkala untuk dapat membuat pedoman pen...

