Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAEDAH KEDABITAN PERIWAYAT: KAEDAH AL-JARH WA TADHBIT

View through CrossRef
Kedabitan merupakan salah satu syarat untuk dikategorikan sebagai hadis yang berkualitas sahih ataupun hasan. Akan tetapi, perlu dikaji kembali pemahaman terkait “kedabitan” yang dimiliki seorang periwayat hadis serta kaedah-kaedahnya. Sehingga, sangat perlu mendeskripsikan kembali pemahaman tersebut guna memberikan pemahaman terkait kaedah-kaedah dalam kedabitan periwayat hadis, yang nantinya sangat berpengaruh terhadap kualitas hadis tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bersifat pustaka, dengan mengumpulkan literatur dan informasi-informasi yang relevan agar dapat dibuktikan akuratnya suatu penelitian, dan tidak menimbulkan adanya kekeliruan terhadap proses periwayatan hadis. Dengan demikian, perlunya pendeskripsian terkait kedabitan periwayat yang sangat berguna pada kualitas hadis-hadis Nabi Saw., maka penelitian ini hadir sebagai bentuk upaya guna mengetahui hadis-hadis yang benar-benar bersumber dari Nabi Saw. dengan melihat aspek kredibilitas periwayat (kedabitan) yang nantinya menghasilkan kualitas hadis tersebut. Aspek kedabitan tersebut, mencakup terkait kaedah-kaedah kedabitan, cara mengetahui hingga lafal-lafal yang digunakan para kritikus hadis dalam menilai seorang periwayat hadis. Penelitian ini menghasilkan konklusi bahwa kaedah kedabitan periwayat menjadi alat ukur yang sangat penting dalam hal penelitian hadis, khususnya pada aspek kualitas intelektual periwayat. Adanya perbedaan pandangan dikalangan ulama kritikus hadis, tidaklah menjadi sebuah kerancuan, namun hal ini adalah bentuk perkembangan keilmuan. 
Title: KAEDAH KEDABITAN PERIWAYAT: KAEDAH AL-JARH WA TADHBIT
Description:
Kedabitan merupakan salah satu syarat untuk dikategorikan sebagai hadis yang berkualitas sahih ataupun hasan.
Akan tetapi, perlu dikaji kembali pemahaman terkait “kedabitan” yang dimiliki seorang periwayat hadis serta kaedah-kaedahnya.
Sehingga, sangat perlu mendeskripsikan kembali pemahaman tersebut guna memberikan pemahaman terkait kaedah-kaedah dalam kedabitan periwayat hadis, yang nantinya sangat berpengaruh terhadap kualitas hadis tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bersifat pustaka, dengan mengumpulkan literatur dan informasi-informasi yang relevan agar dapat dibuktikan akuratnya suatu penelitian, dan tidak menimbulkan adanya kekeliruan terhadap proses periwayatan hadis.
Dengan demikian, perlunya pendeskripsian terkait kedabitan periwayat yang sangat berguna pada kualitas hadis-hadis Nabi Saw.
, maka penelitian ini hadir sebagai bentuk upaya guna mengetahui hadis-hadis yang benar-benar bersumber dari Nabi Saw.
dengan melihat aspek kredibilitas periwayat (kedabitan) yang nantinya menghasilkan kualitas hadis tersebut.
Aspek kedabitan tersebut, mencakup terkait kaedah-kaedah kedabitan, cara mengetahui hingga lafal-lafal yang digunakan para kritikus hadis dalam menilai seorang periwayat hadis.
Penelitian ini menghasilkan konklusi bahwa kaedah kedabitan periwayat menjadi alat ukur yang sangat penting dalam hal penelitian hadis, khususnya pada aspek kualitas intelektual periwayat.
Adanya perbedaan pandangan dikalangan ulama kritikus hadis, tidaklah menjadi sebuah kerancuan, namun hal ini adalah bentuk perkembangan keilmuan.
 .

Related Results

TIPOLOGI KRITIKUS PERIWAYAT HADIS
TIPOLOGI KRITIKUS PERIWAYAT HADIS
Penelitian ini dilatar belakangi adanya keberagaman hadis Nabi baik dari segi kuantiatas ataupun dari segi kualitas, yang mana hal tersebut di sebabkan oleh faktor eksternal dan in...
Inovasi rekabentuk acuan model gigi kraf seramik menerusi teknologi pencetakan tiga dimensi
Inovasi rekabentuk acuan model gigi kraf seramik menerusi teknologi pencetakan tiga dimensi
Kajian inovasi rekabentuk acuan model gigi kraf seramik menerusi teknologi percetakan tiga dimensi ia bertujuan untuk mengkaji rekabentuk kraf acuan model gigi seramik yang bersesu...
MEMAHAMI KONSEP METODOLOGI AL-JARH WA TA’DIL
MEMAHAMI KONSEP METODOLOGI AL-JARH WA TA’DIL
The purpose of this article is to dismantle the concept of the al-jarh wa ta'dil methodology easily and as a test tool for assessing hadith narrators in terms of weaknesses (jarh) ...
SEJARAH DAN KAIDAH JARH WA AL-TA'DIL
SEJARAH DAN KAIDAH JARH WA AL-TA'DIL
Artikel ini membahas tentang sejarah dan kaidah atau landasan teoretis al-jarh} wa al-ta‘di>l sebagai sebuah cabang keilmuan yang memiliki peran penting dalam ilmu hadis. Dalam ...
Penambahbaikan Kaedah Peramalan Purata Setempat bagi Peramalan Data Siri Masa Aras Sungai di Kawasan Banjir
Penambahbaikan Kaedah Peramalan Purata Setempat bagi Peramalan Data Siri Masa Aras Sungai di Kawasan Banjir
Aras air yang agak tinggi, tidak menentu dan melebihi tebing sungai adalah penyebab kepada bencana banjir. Ini memberi kesan kepada berlakunya banjir di kawasan pinggir sungai akib...
Kaedah Pembelajaran Koperatif Model STAD Meningkatkan Pencapaian Pelajar Dalam Penghasilan Catan Cat Air
Kaedah Pembelajaran Koperatif Model STAD Meningkatkan Pencapaian Pelajar Dalam Penghasilan Catan Cat Air
Berdasarkan kajian, ramai pelajar Pendidikan Seni Visual di tingkatan 4 Cerdas masih terlalu lemah dalam menghasilkan karya catan pemandangan cat air walaupun mereka telah mempelaj...
Ilmu Al-Jarh Wa At-Ta’dil dalam Hadis
Ilmu Al-Jarh Wa At-Ta’dil dalam Hadis
This paper wants to examine the methodology used by Ibn Hatim Ar-Razi and Ibn Hajar Al-Asqalani in applying jarh wa ta'dil, with the aim of comparing the two methods used by the tw...

Back to Top