Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbandingan Efektivitas Zakat dan Pajak dalam Mengurangi Ketimpangan Ekonomi di Negara Indonesia

View through CrossRef
ABSTRACTThe effectiveness of zakat and taxes in reducing economic inequality in Indonesia. Zakat and taxes are two different financial instruments, where zakat is part of Islamic teachings which aims to clean up wealth and help those in need, while taxes are mandatory contributions to the state which are used to finance various public needs. This study uses quantitative and qualitative approaches to analyze data related to income distribution, the level of economic inequality, and the influence of zakat and taxes on this inequality in Indonesia. The research results show that both instruments have an important role in reducing economic inequality, but have different effectiveness depending on several factors, such as government policy, fund management, and the level of community compliance. Zakat shows significant potential in reducing inequality directly through distribution to mustahik (zakat recipients), while taxes have a broader role in redistributing income through public spending aimed at development and social services. This research also identifies several challenges in the implementation of zakat and the taxation system in Indonesia, including collection, administration and distribution problems. In addition, this study provides recommendations for increasing the effectiveness of these two instruments in reducing economic inequality, including improving regulations, increasing transparency, and synergy between zakat institutions and tax institutions  . ABSTRAKEfektivitas zakat dan pajak dalam mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia. Zakat dan pajak merupakan dua instrumen keuangan yang berbeda, dimana zakat adalah bagian dari ajaran Islam yang bertujuan untuk membersihkan harta dan membantu mereka yang membutuhkan, sedangkan pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis data terkait distribusi pendapatan, tingkat ketimpangan ekonomi, serta pengaruh zakat dan pajak terhadap ketimpangan tersebut di Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua instrumen memiliki peran penting dalam mengurangi ketimpangan ekonomi, namun memiliki efektivitas yang berbeda tergantung pada beberapa faktor, seperti kebijakan pemerintah, pengelolaan dana, dan tingkat kepatuhan masyarakat. Zakat menunjukkan potensi yang signifikan dalam mengurangi ketimpangan secara langsung melalui distribusi kepada mustahik (penerima zakat), sedangkan pajak memiliki peran lebih luas dalam redistribusi pendapatan melalui pengeluaran publik yang bertujuan untuk pembangunan dan pelayanan sosial. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi zakat dan sistem perpajakan di Indonesia, termasuk masalah pengumpulan, administrasi, dan distribusi. Selain itu, studi ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan efektivitas kedua instrumen tersebut dalam mengurangi ketimpangan ekonomi, termasuk penyempurnaan regulasi, peningkatan transparansi, dan sinergi antara lembaga zakat dan lembaga pajak
Title: Perbandingan Efektivitas Zakat dan Pajak dalam Mengurangi Ketimpangan Ekonomi di Negara Indonesia
Description:
ABSTRACTThe effectiveness of zakat and taxes in reducing economic inequality in Indonesia.
Zakat and taxes are two different financial instruments, where zakat is part of Islamic teachings which aims to clean up wealth and help those in need, while taxes are mandatory contributions to the state which are used to finance various public needs.
This study uses quantitative and qualitative approaches to analyze data related to income distribution, the level of economic inequality, and the influence of zakat and taxes on this inequality in Indonesia.
The research results show that both instruments have an important role in reducing economic inequality, but have different effectiveness depending on several factors, such as government policy, fund management, and the level of community compliance.
Zakat shows significant potential in reducing inequality directly through distribution to mustahik (zakat recipients), while taxes have a broader role in redistributing income through public spending aimed at development and social services.
This research also identifies several challenges in the implementation of zakat and the taxation system in Indonesia, including collection, administration and distribution problems.
In addition, this study provides recommendations for increasing the effectiveness of these two instruments in reducing economic inequality, including improving regulations, increasing transparency, and synergy between zakat institutions and tax institutions  .
ABSTRAKEfektivitas zakat dan pajak dalam mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia.
Zakat dan pajak merupakan dua instrumen keuangan yang berbeda, dimana zakat adalah bagian dari ajaran Islam yang bertujuan untuk membersihkan harta dan membantu mereka yang membutuhkan, sedangkan pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik.
Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis data terkait distribusi pendapatan, tingkat ketimpangan ekonomi, serta pengaruh zakat dan pajak terhadap ketimpangan tersebut di Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua instrumen memiliki peran penting dalam mengurangi ketimpangan ekonomi, namun memiliki efektivitas yang berbeda tergantung pada beberapa faktor, seperti kebijakan pemerintah, pengelolaan dana, dan tingkat kepatuhan masyarakat.
Zakat menunjukkan potensi yang signifikan dalam mengurangi ketimpangan secara langsung melalui distribusi kepada mustahik (penerima zakat), sedangkan pajak memiliki peran lebih luas dalam redistribusi pendapatan melalui pengeluaran publik yang bertujuan untuk pembangunan dan pelayanan sosial.
Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi zakat dan sistem perpajakan di Indonesia, termasuk masalah pengumpulan, administrasi, dan distribusi.
Selain itu, studi ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan efektivitas kedua instrumen tersebut dalam mengurangi ketimpangan ekonomi, termasuk penyempurnaan regulasi, peningkatan transparansi, dan sinergi antara lembaga zakat dan lembaga pajak.

Related Results

PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ZAKAT TERHADAP MINAT MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BEKASI
During the last 4 years there has been an increase in receipt of zakat funds at the Bekasi Regency National Amil Zakat Agency. The increase in receipt of zakat funds for 4 years is...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROSEDUR MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAKALAR
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROSEDUR MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TAKALAR
Abstrak Islam mengenal konsep zakat, dimana merupakan kewajiban tiap umat islam. Zakat memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan atau pembangunan e...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
RE-INVENTING GINI RASIO DATA PENGELUARAN (KONSUMSI): KETIMPANGAN HARGA (GINI BIAS) ATAU KETIMPANGAN KESEJAHTERAAN (GINI RIIL)
RE-INVENTING GINI RASIO DATA PENGELUARAN (KONSUMSI): KETIMPANGAN HARGA (GINI BIAS) ATAU KETIMPANGAN KESEJAHTERAAN (GINI RIIL)
Indeks gini menjadi salah satu sasaran pokok kinerja kabinet Presiden Jokowi, tertuang dalam RPJMN 2015-2019 dan RPJMN 2020-2024. Untuk memenuhi indikator indeks gini tersebut, dig...
Pengagihan Dana Zakat Dalam Bentuk Pembiayaan Mikro Untuk Usahawan Miskin Di Malaysia
Pengagihan Dana Zakat Dalam Bentuk Pembiayaan Mikro Untuk Usahawan Miskin Di Malaysia
Microfinance is one of the financial instruments for small and medium entrepreneurs to run a business. The constrains to obtain a capital often involving underprivileged entreprene...

Back to Top