Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMBUATAN DEKSTRIN DARI PATI UBI KAYU MENGGUNAKAN KATALIS AMILASE HASIL FRAKSINASI DARI Azospirillum sp. JG3PEMBUATAN DEKSTRIN DARI PATI UBI KAYU MENGGUNAKAN KATALIS AMILASE HASIL FRAKSINASI DARI Azospirillum sp. JG3

View through CrossRef
Amilase merupakan salah satu enzim potensial dalam proses industri. Amilase dapat diperoleh dari bakteriAzopsirillum sp. JG3. Amilase ini dapat dimanfaatkan untuk hidrolisis pati ubi kayu pada pembuatan dekstrin. Dekstrin memiliki peran yang cukup penting dalam industri seperti pembuatan roti, makanan bayi dan bahan penyalut lapis tipis tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi biokimiawi amilase hasil fraksinasi dari Azospirillum sp. JG3 serta potensinya dalam pembuatan dekstrin.Tahap penelitian ini dimulai dengan memproduksi enzim yang dilakukan dengan cara menumbuhkan inokulum ke dalam medium produksi selama 30 jam kemudian diekstraksi dengan sentrifugasi sehingga diperoleh ekstrak kasar. Ekstrak kasar amilase kemudian difraksinasi secara bertahap (15%, 30%, 45% dan 60%) dengan menggunakan ammonium sulfat dan didialisis. Fraksi yang diperoleh diukur aktivitas, volume dan kadar proteinnya. Fraksi dengan aktivitas spesifik tertinggi dikarakterisasi dan digunakan untuk membuat dekstrin dari pati ubi kayu. Dekstrin pati ubi kayu yang diperoleh dikarakterisasi berupa rendemen, kadar air, kadar abu dandextrose equivalen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi hasil dialisis 45% (FHD 45%) menghasilkan aktivitas dan aktivitas spesifik tertinggi berturut-turut sebesar 11,659 U/mL dan 7,319 U/mg. Aktivitas amilase optimum pada suhu 30°C, pH 7 dan konsentrasi substrat 4%. Dekstrin yang diperoleh memiliki rendemen 95,14, kadar air 3,411%, kadar abu 0,209% dan dextrose equivalen 13,4.
Title: PEMBUATAN DEKSTRIN DARI PATI UBI KAYU MENGGUNAKAN KATALIS AMILASE HASIL FRAKSINASI DARI Azospirillum sp. JG3PEMBUATAN DEKSTRIN DARI PATI UBI KAYU MENGGUNAKAN KATALIS AMILASE HASIL FRAKSINASI DARI Azospirillum sp. JG3
Description:
Amilase merupakan salah satu enzim potensial dalam proses industri.
Amilase dapat diperoleh dari bakteriAzopsirillum sp.
JG3.
Amilase ini dapat dimanfaatkan untuk hidrolisis pati ubi kayu pada pembuatan dekstrin.
Dekstrin memiliki peran yang cukup penting dalam industri seperti pembuatan roti, makanan bayi dan bahan penyalut lapis tipis tablet.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi biokimiawi amilase hasil fraksinasi dari Azospirillum sp.
JG3 serta potensinya dalam pembuatan dekstrin.
Tahap penelitian ini dimulai dengan memproduksi enzim yang dilakukan dengan cara menumbuhkan inokulum ke dalam medium produksi selama 30 jam kemudian diekstraksi dengan sentrifugasi sehingga diperoleh ekstrak kasar.
Ekstrak kasar amilase kemudian difraksinasi secara bertahap (15%, 30%, 45% dan 60%) dengan menggunakan ammonium sulfat dan didialisis.
Fraksi yang diperoleh diukur aktivitas, volume dan kadar proteinnya.
Fraksi dengan aktivitas spesifik tertinggi dikarakterisasi dan digunakan untuk membuat dekstrin dari pati ubi kayu.
Dekstrin pati ubi kayu yang diperoleh dikarakterisasi berupa rendemen, kadar air, kadar abu dandextrose equivalen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi hasil dialisis 45% (FHD 45%) menghasilkan aktivitas dan aktivitas spesifik tertinggi berturut-turut sebesar 11,659 U/mL dan 7,319 U/mg.
Aktivitas amilase optimum pada suhu 30°C, pH 7 dan konsentrasi substrat 4%.
Dekstrin yang diperoleh memiliki rendemen 95,14, kadar air 3,411%, kadar abu 0,209% dan dextrose equivalen 13,4.

Related Results

PENGUJIAN PS-DAP SEBAGAI PENGONTROL ADSORPSI α-AMILASE PADA FASA DIAM PS–DAP–βCD DI BAWAH PENGARUH ION Ca2+ DAN Cu2+
PENGUJIAN PS-DAP SEBAGAI PENGONTROL ADSORPSI α-AMILASE PADA FASA DIAM PS–DAP–βCD DI BAWAH PENGARUH ION Ca2+ DAN Cu2+
α-Amilase adalah salah satu bioproduk yang sudah digunakan secara luas dalam industri seperti industri gula, alkohol/bio-etanol, farmasi, deterjen, kertas, tekstil, dan bidang biot...
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Ubi Kayu Di Kabupaten Wonogiri
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Ubi Kayu Di Kabupaten Wonogiri
Ubi kayu merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki banyak kegunaan baik dalam pemenuhan konsumsi serta produksi bagi industri berbahan baku ubi kayu. Kabupaten Wonogir...
Karakteristik Fisikokimia Pati Ubi Banggai (Dioscorea alata)
Karakteristik Fisikokimia Pati Ubi Banggai (Dioscorea alata)
Ubi Banggai merupakan ubi khas dari Kepulauan Banggai, dengan jumlah varietas yang banyak. Ubi Banggai merupakan sumber karbohidrat yang salah satu komponen penyusunnya adalah pati...
Pengaruh Jenis Katalis Asam Terhadap Studi Kinetika Proses Hidrolisis Pati Dalam Ubi Kayu
Pengaruh Jenis Katalis Asam Terhadap Studi Kinetika Proses Hidrolisis Pati Dalam Ubi Kayu
Salah satu jenis tanaman pangan yang dikenal di Indonesia diantaranya adalah ubi kayu. Ubi kayu atausingkong merupakan salah satu bahan makanan sumber karbohidrat (sumber energi). ...
Preferensi Petani dan Penyebaran Varietas Unggul Ubi Kayu di Indonesia
Preferensi Petani dan Penyebaran Varietas Unggul Ubi Kayu di Indonesia
Pengembangan ubi kayu di Indonesia mempunyai beberapa kendala terutama preferensi dan penyebaran varietas unggul. Kendala tersebut mempengaruhi perbedaan tingkat adopsi varietas un...
Aplikasi Mocaf (Modified cassava flour) menggunakan ragi tape dan ragi tempe pada pembuatan sourdough
Aplikasi Mocaf (Modified cassava flour) menggunakan ragi tape dan ragi tempe pada pembuatan sourdough
 Abstrak. Mocaf (Modified cassava flour) adalah tepung yang diperoleh dari ubi kayu dengan proses fermentasi menggunakan mikroorganisme. Sourdough didefinisikan sebagai campuran te...
ANALISIS EKONOMI PEMANFAATAN KULIT UBI KAYU FERMENTASI TAKAKURA PADA TERNAK KELINCI NEW ZEALAND WHITE JANTAN
ANALISIS EKONOMI PEMANFAATAN KULIT UBI KAYU FERMENTASI TAKAKURA PADA TERNAK KELINCI NEW ZEALAND WHITE JANTAN
Kulit ubi kayu sangat berpotensi dimanfaatkan menjadi pakan dalam rangka pengembangan ternak potensialterutama kelinci. Setiap kilogram ubi kayu dapat menghasilkan 15–20 % kulit um...

Back to Top