Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sosialisasi Terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Dringu Kabupaten Probolinggo

View through CrossRef
Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu langkah penting yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. PHBS berkaitan erat dengan kondisi kesehatan di suatu lingkungan masyarakat. Tujuan pengabdian ini yakni untuk menciptakan masyarakat yang sehat melalui kesadaran akan penerapan PHBS. Semakin banyak masyarakat yang menerapkan PHBS maka juga semakin memperkecil peluang munculnya penyakit hingga menekan angka gizi buruk. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai penerapan PHBS sangat dibutuhkan, dimana hal tersebut dapat dilakukan dengan melakukan program edukasi hingga penyuluhan. Pengabdian yang dilakukan untuk mempromosikan penerapan PHBS di Desa Dringu dilakukan dengan melakukan sosialisasi pada acara-acara arisan rutin RW. Yang mana pada kesempatan tersebut, kelompok kami memberikan pengenalan mengenai apa itu pengertian dari PHBS serta bagaimana cara penerapannya. Kegiatan pengabdian yang kami lakukan tersebut sejatinya sesuai dengan program nasional Pemerintah yakni tentang pencegahan stunting. Kegiatan tersebut juga dilakukan tidak hanya sekali, namun beberapa kali secara bertahap, yang dimulai dari sosialisasi di Arisan Rutin RW 01, Arisan Rutin RW 04, hingga edukasi mengenai cuci tangan di TK PKK Sriwijaya Dringu. Dengan demikian, kami berharap kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat membawa dampak yang bermanfaat bagi masyarakat Dringu agar menumbuhkan rasa kesadaran bagi semua kalangan tentang pentingnya penerapan PHBS.
Title: Sosialisasi Terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Dringu Kabupaten Probolinggo
Description:
Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu langkah penting yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
PHBS berkaitan erat dengan kondisi kesehatan di suatu lingkungan masyarakat.
Tujuan pengabdian ini yakni untuk menciptakan masyarakat yang sehat melalui kesadaran akan penerapan PHBS.
Semakin banyak masyarakat yang menerapkan PHBS maka juga semakin memperkecil peluang munculnya penyakit hingga menekan angka gizi buruk.
Oleh karena itu, sosialisasi mengenai penerapan PHBS sangat dibutuhkan, dimana hal tersebut dapat dilakukan dengan melakukan program edukasi hingga penyuluhan.
Pengabdian yang dilakukan untuk mempromosikan penerapan PHBS di Desa Dringu dilakukan dengan melakukan sosialisasi pada acara-acara arisan rutin RW.
Yang mana pada kesempatan tersebut, kelompok kami memberikan pengenalan mengenai apa itu pengertian dari PHBS serta bagaimana cara penerapannya.
Kegiatan pengabdian yang kami lakukan tersebut sejatinya sesuai dengan program nasional Pemerintah yakni tentang pencegahan stunting.
Kegiatan tersebut juga dilakukan tidak hanya sekali, namun beberapa kali secara bertahap, yang dimulai dari sosialisasi di Arisan Rutin RW 01, Arisan Rutin RW 04, hingga edukasi mengenai cuci tangan di TK PKK Sriwijaya Dringu.
Dengan demikian, kami berharap kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat membawa dampak yang bermanfaat bagi masyarakat Dringu agar menumbuhkan rasa kesadaran bagi semua kalangan tentang pentingnya penerapan PHBS.

Related Results

PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN GIGI PADA ANAK PAUD AT-TAQWA MOJOKAMPUNG KECAMATAN BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO
PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN GIGI PADA ANAK PAUD AT-TAQWA MOJOKAMPUNG KECAMATAN BOJONEGORO KABUPATEN BOJONEGORO
Kesehatan sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum, perlu diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945. Dalam Undang-Undang Kesehatan ...
Konvergensi Pencegahan Stunting Di Desa Dringu Kabupaten Probolinggo
Konvergensi Pencegahan Stunting Di Desa Dringu Kabupaten Probolinggo
Stunting is a condition in which a child's development is disrupted by several factors, which one of the factor iis malnutrition. Stunting is a problem that often occurs in countri...
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Sehat Di Pondok Pesantren
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Sehat Di Pondok Pesantren
Pondok pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang siswanya tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kiai dan mempunyai as...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
A Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di SD Negeri 3 Kaligayam Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten
A Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di SD Negeri 3 Kaligayam Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten
Penyuluhan yang diberikan pada siswa SD Negeri 3 Kaligayam Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten yaitu tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tujuan dilakukannya penyuluhan ini ...
Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di Kampung Sekeawi Desa Rancamulya Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung
Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di Kampung Sekeawi Desa Rancamulya Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung
Lingkungan yang bersih mencerminkan kesehatan yang baik, lingkungan yang bersih dapat terwujud dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat...
Penyuluhan PHBS dan Pemeriksaan Kesehatan Pra-Lansia dan Lansia Banjar Bukit Munduk Tiying Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung
Penyuluhan PHBS dan Pemeriksaan Kesehatan Pra-Lansia dan Lansia Banjar Bukit Munduk Tiying Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung
Lanjut usia merupakan tahapan usia dalam hidup yang ditandai dengan berbagai penurunan (kondisi fisik, psikologis, dan sosial). Peningkatan kualitas hidup lansia dapat dilakukan de...

Back to Top