Javascript must be enabled to continue!
Studi Etnografi Budaya Sekolah Dalam Membentuk Karakter Religius Di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan
View through CrossRef
Pendidikan akhlak atau yang lebih dikenal dengan karakter adalah serangkain prinsip dasar moral dan keutamaan sikap serta watak atau tabiat yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan oleh anak sejak masa pemula hingga menjadi mukallaf, yakni siap untuk memengarungi lautan kehidupan. Imam al-Ghazali menekankan bahwa akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa manusia, yang dapat dinilai baik atau buruk dengan menggunakan ukuran ilmu pengetahuan dan norma agama Pendidikan karakter memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pribadi manusia Indonesia yang memiliki keutuhan jiwa ke-Indonesiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana budaya sekolah di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan membentuk karakter religius siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi etnografi, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam praktik budaya yang ada di sekolah serta pengaruhnya terhadap pembentukan karakter religius siswa. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah di SDN Bajangan sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai religius yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan sekolah, seperti kegiatan pembiasaan, tata tertib sekolah, dan interaksi sosial antara guru, siswa, dan orang tua. Kegiatan pembiasaan seperti doa bersama sebelum memulai pelajaran, kegiatan keagamaan mingguan, dan peringatan hari-hari besar agama memiliki peran signifikan dalam menanamkan nilai-nilai religius kepada siswa. Selain itu, sikap dan perilaku guru sebagai teladan dalam menerapkan nilai-nilai religius juga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter religius siswa. Interaksi sosial yang harmonis dan saling menghargai antarwarga sekolah turut memperkuat lingkungan yang kondusif bagi pengembangan karakter religius. Nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan toleransi juga diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, yang mendukung pembentukan karakter religius siswa.
Abstract
Education of morals or better known as character is a series of basic moral principles and the virtues of attitudes and dispositions or natures that must be possessed and made a habit by children from the beginning until they become mukallaf, namely ready to sail the ocean of life. Imam al-Ghazali emphasized that morals are traits embedded in the human soul, which can be assessed as good or bad using the standards of science and religious norms. Character education has a very important role in shaping the personality of Indonesian people who have the integrity of their Indonesian soul. This study aims to examine how school culture at Bajangan Gondang Wetan Pasuruan Elementary School shapes students' religious character. The method used in this study is an ethnographic study, which allows researchers to explore in depth the cultural practices that exist in schools and their influence on the formation of students' religious character. This study uses a qualitative approach with data collection through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The results of the study show that the school culture at SDN Bajangan is strongly influenced by religious values that are reflected in various aspects of school life, such as habituation activities, school rules, and social interactions between teachers, students, and parents. Habituation activities such as praying together before starting lessons, weekly religious activities, and commemorating religious holidays have a significant role in instilling religious values in students. In addition, the attitudes and behavior of teachers as role models in implementing religious values also greatly influence the formation of students' religious character. Harmonious social interactions and mutual respect between school residents also strengthen an environment that is conducive to the development of religious character. Values such as honesty, discipline, responsibility, and tolerance are also taught and applied in everyday life at school, which supports the formation of students' religious character
Yayasan Al-Qur'an Shalahuddin Al-Ayyubi
Title: Studi Etnografi Budaya Sekolah Dalam Membentuk Karakter Religius Di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan
Description:
Pendidikan akhlak atau yang lebih dikenal dengan karakter adalah serangkain prinsip dasar moral dan keutamaan sikap serta watak atau tabiat yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan oleh anak sejak masa pemula hingga menjadi mukallaf, yakni siap untuk memengarungi lautan kehidupan.
Imam al-Ghazali menekankan bahwa akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa manusia, yang dapat dinilai baik atau buruk dengan menggunakan ukuran ilmu pengetahuan dan norma agama Pendidikan karakter memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pribadi manusia Indonesia yang memiliki keutuhan jiwa ke-Indonesiannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana budaya sekolah di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan membentuk karakter religius siswa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi etnografi, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam praktik budaya yang ada di sekolah serta pengaruhnya terhadap pembentukan karakter religius siswa.
Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah di SDN Bajangan sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai religius yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan sekolah, seperti kegiatan pembiasaan, tata tertib sekolah, dan interaksi sosial antara guru, siswa, dan orang tua.
Kegiatan pembiasaan seperti doa bersama sebelum memulai pelajaran, kegiatan keagamaan mingguan, dan peringatan hari-hari besar agama memiliki peran signifikan dalam menanamkan nilai-nilai religius kepada siswa.
Selain itu, sikap dan perilaku guru sebagai teladan dalam menerapkan nilai-nilai religius juga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter religius siswa.
Interaksi sosial yang harmonis dan saling menghargai antarwarga sekolah turut memperkuat lingkungan yang kondusif bagi pengembangan karakter religius.
Nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan toleransi juga diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, yang mendukung pembentukan karakter religius siswa.
Abstract
Education of morals or better known as character is a series of basic moral principles and the virtues of attitudes and dispositions or natures that must be possessed and made a habit by children from the beginning until they become mukallaf, namely ready to sail the ocean of life.
Imam al-Ghazali emphasized that morals are traits embedded in the human soul, which can be assessed as good or bad using the standards of science and religious norms.
Character education has a very important role in shaping the personality of Indonesian people who have the integrity of their Indonesian soul.
This study aims to examine how school culture at Bajangan Gondang Wetan Pasuruan Elementary School shapes students' religious character.
The method used in this study is an ethnographic study, which allows researchers to explore in depth the cultural practices that exist in schools and their influence on the formation of students' religious character.
This study uses a qualitative approach with data collection through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis.
The results of the study show that the school culture at SDN Bajangan is strongly influenced by religious values that are reflected in various aspects of school life, such as habituation activities, school rules, and social interactions between teachers, students, and parents.
Habituation activities such as praying together before starting lessons, weekly religious activities, and commemorating religious holidays have a significant role in instilling religious values in students.
In addition, the attitudes and behavior of teachers as role models in implementing religious values also greatly influence the formation of students' religious character.
Harmonious social interactions and mutual respect between school residents also strengthen an environment that is conducive to the development of religious character.
Values such as honesty, discipline, responsibility, and tolerance are also taught and applied in everyday life at school, which supports the formation of students' religious character.
Related Results
ANALISIS MODEL KESEIMBANGAN PADA PEMERINTAHAN DESA
ANALISIS MODEL KESEIMBANGAN PADA PEMERINTAHAN DESA
Abstrak
Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki salah satu penduduk terbanyak di seluruh dunia. Permasalahan yang sangat kompleks mengenai permasalahan pada negar...
MEMBENTUK KARAKTER SEJAK DINI: PERAN KELUARGA DAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK PRIBADI YANG BERKARAKTER
MEMBENTUK KARAKTER SEJAK DINI: PERAN KELUARGA DAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK PRIBADI YANG BERKARAKTER
Membentuk karakter sejak dini merupakan hal yang penting dalam membentuk pribadi yang berkarakter. Keluarga dan pendidikan memegang peran penting dalam membentuk karakter sejak din...
PERAN PARENTING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH DASAR
PERAN PARENTING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH DASAR
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa kebutuhan awal peran parenting dalam pendidikan karakter sekolah dasar sebagai upaya strategi pembelajaran yang dapat membentuk kar...
Pendidikan Karakter Religius Peserta Didik SMP Negeri 3 Kendal Melalui Program Pembiasaan Jumat Takwa
Pendidikan Karakter Religius Peserta Didik SMP Negeri 3 Kendal Melalui Program Pembiasaan Jumat Takwa
Pendidikan karakter adalah upaya dan usaha yang dilaksanakan secara sadar dan sistematis yang bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik menjadi lebih baik. Sekolah adalah sa...
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta di...
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta di...
IMPLEMENTASI BUDAYA RELIGIUS DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK DI SMP NURUL ISLAM PROBOLINGGO
IMPLEMENTASI BUDAYA RELIGIUS DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK DI SMP NURUL ISLAM PROBOLINGGO
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap Implementasi Budaya Religius dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Peserta Didik di SMP Nurul Islam Probolinggo.
P...
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Potensi wisata di kabupaten Lamongan berupa potensi wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan. Salah satu potensi wisata alam yang menjadi prioritas pengembangan pariwisata ada...

