Javascript must be enabled to continue!
Strategi Guru PPKn dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Responden dari penelitian ini berjumlah 1 orang terdiri dari guru PPKn, sedangkan informan dari penelitian ini berjumlah 2 orang siswa SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia. Tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini, yaitu, ) reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia dianggap belum cukup baik, hal ini disebabkan karena: 1) situasi kelas tidak menantang siswa untuk melakukan kegiatan belajar secara bebas dan terkendali; 2) guru mendominasi pembicaraan dan tidak memberikan kebebasan pada siswa untuk berpikir dan memicahkan masalah; 3) guru menyediakan dan mengusahakan sumber belajar bagi siswa baik sumber tertulis dan sumber manuisa; 4) kegiatan belajar siswa tidak bervariasi; 5) hubungan guru dengan siswa sifatnya mencerminkan hubungan manusiawi bagaikan hubungan bapak anak; 6) situasi dan kondisi kelas kaku terikat dengan suasana yang mati; 7) belajar tidak hanya dilihat dari segi hasil yang dicapai siswa tapi juga dilihat dan diukur dari segi proses belajar yang dilakukan peserta didik, (8) pesertas didik tidak mempunyai keberanian untuk mengajukan pendapatnya melalui pertanyaan atau pernyataan gagasannya, baik yang diajukan kepada guru maupun pada siswa lainnya dalam pemecahan masalah belajar; dan 9) guru senangtiasa menghargai pendapat siswa terlepas dari benar. Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia, yaitu faktor internal terdiri dari intelegensi, sikap, bakat, minat dan motivasi. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari lingkungan sosial dan lingkungan non sosial. Faktor-faktor tersebut menjadi penghalang dalam keaktifan belajar siswa di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia, sehingga kekatifan belajar peserta didiknya masih belum optimal.
FKIP Universitas Halu Oleo
Title: Strategi Guru PPKn dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Responden dari penelitian ini berjumlah 1 orang terdiri dari guru PPKn, sedangkan informan dari penelitian ini berjumlah 2 orang siswa SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia.
Tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.
Analisis data dalam penelitian ini, yaitu, ) reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia dianggap belum cukup baik, hal ini disebabkan karena: 1) situasi kelas tidak menantang siswa untuk melakukan kegiatan belajar secara bebas dan terkendali; 2) guru mendominasi pembicaraan dan tidak memberikan kebebasan pada siswa untuk berpikir dan memicahkan masalah; 3) guru menyediakan dan mengusahakan sumber belajar bagi siswa baik sumber tertulis dan sumber manuisa; 4) kegiatan belajar siswa tidak bervariasi; 5) hubungan guru dengan siswa sifatnya mencerminkan hubungan manusiawi bagaikan hubungan bapak anak; 6) situasi dan kondisi kelas kaku terikat dengan suasana yang mati; 7) belajar tidak hanya dilihat dari segi hasil yang dicapai siswa tapi juga dilihat dan diukur dari segi proses belajar yang dilakukan peserta didik, (8) pesertas didik tidak mempunyai keberanian untuk mengajukan pendapatnya melalui pertanyaan atau pernyataan gagasannya, baik yang diajukan kepada guru maupun pada siswa lainnya dalam pemecahan masalah belajar; dan 9) guru senangtiasa menghargai pendapat siswa terlepas dari benar.
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keaktifan belajar peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia, yaitu faktor internal terdiri dari intelegensi, sikap, bakat, minat dan motivasi.
Sedangkan faktor eksternal terdiri dari lingkungan sosial dan lingkungan non sosial.
Faktor-faktor tersebut menjadi penghalang dalam keaktifan belajar siswa di SMP Negeri Satu Atap 2 Soropia, sehingga kekatifan belajar peserta didiknya masih belum optimal.
Related Results
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PARTISIPASI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA (Survey pada Siswa Kelas VIII di MTs Attaqwa Cicurug Sukabumi)
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PARTISIPASI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA (Survey pada Siswa Kelas VIII di MTs Attaqwa Cicurug Sukabumi)
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang mengikuti strategi pembelajaran berbasis masalah dan strategi pembelaj...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Membangun Disiplin Belajar Peserta Didik
Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Membangun Disiplin Belajar Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bagaimana membangun disiplin peserta didik dengan guru PPKn dan membangun disiplin belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn ...
Peran Guru PPKn dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik
Peran Guru PPKn dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peran guru PPKn dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X ATPH di SMK Negeri 5 Kolaka Timur; 2) faktor-faktor yang mem...
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STEM TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS VA TEMA 6 SUBTEMA 1 DI SDN KALICARI 02 SEMARANG
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STEM TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS VA TEMA 6 SUBTEMA 1 DI SDN KALICARI 02 SEMARANG
Intan Mustika Dewi. NPM : 19120300. “Keefektifan Model Pembelajaran STEM Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Kelas VA Tema 6 Subtema 1 di SDN Kalicari 02...
PENGARUH KEPEMIMPINAN GURU TERHADAP DISIPLIN BELAJAR PESERTA DIDIK
PENGARUH KEPEMIMPINAN GURU TERHADAP DISIPLIN BELAJAR PESERTA DIDIK
Disiplin belajar dapat dilihat dari ketaatan (kepatuhan) peserta didik terhadap aturan (tata tertib) yang berkaitan dengan kegitan belajar mengajar di sekolah, yang meliputi waktu ...
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN PERILAKU GURUBHAKTI PESERTA DIDIK DI KELAS XI IPA DAN IPS SEKOLAH MENENGAH ATAS SARASWATI 1 DENPASAR
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN PERILAKU GURUBHAKTI PESERTA DIDIK DI KELAS XI IPA DAN IPS SEKOLAH MENENGAH ATAS SARASWATI 1 DENPASAR
Strategi pembelajaran dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sangat penting untuk dapat meminimalisir perilaku menyimpang peserta didik. Sehingga dengan adanya ...
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 77 RANTE LEMO
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 77 RANTE LEMO
Kualitas pendidikan dapat meningkat dengan cara memberbaiki proses belajar mengajar di dalam kelas seperti pemilihan model pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan...

