Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keseimbangan Nutrisi dan Anemia Defisiensi Besi

View through CrossRef
Anemia defisiensi besi merupakan anemia yang paling umum diderita oleh masyarakat di dunia terutama pada kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil dan menyusui, dan wanita subuh. Anemia defisiensi besi disebabkan karena kurangnya kadar zat besi di dalam tubuh sehingga tubuh tidak mampu mensintesis hemoglobin dan proses eritropoiesis terganggu. Hal ini menyebabkan kondisi menurunnya kadar hemoglobin dan eritrosit di dalam tubuh manusia. Kekurangan zat besi di dalam tubuh disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: (1) rendahnya sumber zat besi, (2) gangguan penyerapan zat besi, (3) hilangnya darah dari tubuh, (4) gangguan pada transfer zat besi dan pengenalan zat besi yang mempengaruhi defisit besi, (5) gangguan hemostasis besi, serta (6) gangguan penyakit kronis. Status gizi masyarakat, faktor endemik penyakit, ketersediaan layanan kesehatan, hingga pola asuh dan gaya hidup sangat berpengaruh pada tingkat penderita anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi digolongkan dalam 3 kategori yaitu defisiensi ringan, marginal, dan Iron Deficiency Anemia (IDA). Anemia defisiensi besi dapat menyebabkan komplikasi seperti kardiomiopati dengan gagal jantung kongestif, depresi, dan komplikasi kehamilan. Pengetahuan tentang anemia defisiensi besi sangat diperlukan untuk dapat mencegah terjadinya anemia defisiensi besi dan komplikasi yang terjadi di masyarakat.
Title: Keseimbangan Nutrisi dan Anemia Defisiensi Besi
Description:
Anemia defisiensi besi merupakan anemia yang paling umum diderita oleh masyarakat di dunia terutama pada kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil dan menyusui, dan wanita subuh.
Anemia defisiensi besi disebabkan karena kurangnya kadar zat besi di dalam tubuh sehingga tubuh tidak mampu mensintesis hemoglobin dan proses eritropoiesis terganggu.
Hal ini menyebabkan kondisi menurunnya kadar hemoglobin dan eritrosit di dalam tubuh manusia.
Kekurangan zat besi di dalam tubuh disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: (1) rendahnya sumber zat besi, (2) gangguan penyerapan zat besi, (3) hilangnya darah dari tubuh, (4) gangguan pada transfer zat besi dan pengenalan zat besi yang mempengaruhi defisit besi, (5) gangguan hemostasis besi, serta (6) gangguan penyakit kronis.
Status gizi masyarakat, faktor endemik penyakit, ketersediaan layanan kesehatan, hingga pola asuh dan gaya hidup sangat berpengaruh pada tingkat penderita anemia defisiensi besi.
Anemia defisiensi besi digolongkan dalam 3 kategori yaitu defisiensi ringan, marginal, dan Iron Deficiency Anemia (IDA).
Anemia defisiensi besi dapat menyebabkan komplikasi seperti kardiomiopati dengan gagal jantung kongestif, depresi, dan komplikasi kehamilan.
Pengetahuan tentang anemia defisiensi besi sangat diperlukan untuk dapat mencegah terjadinya anemia defisiensi besi dan komplikasi yang terjadi di masyarakat.

Related Results

Hubungan Defisiensi Besi dengan Perilaku Anak Usia Sekolah di Kota Palembang
Hubungan Defisiensi Besi dengan Perilaku Anak Usia Sekolah di Kota Palembang
Latar belakang. Prevalensi defisiensi besi anak usia sekolah di Indonesia sebesar 47,2%. Defisiensi besimenyebabkan perkembangan dan fungsi saraf terganggu, termasuk timbulnya masa...
Manifestasi Kulit Terkait Defisiensi Nutrisi pada Anak
Manifestasi Kulit Terkait Defisiensi Nutrisi pada Anak
<p>Manifestasi kulit dapat menjadi gejala dan tanda awal defisiensi nutrisi pada anak. Defisiensi nutrisi tersebut antara lain malnutrisi protein energi, defisiensi asam lema...
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAMBUNG
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAMBUNG
Upaya peningkatan kesehatan adalah suatu kegiatan atau serangkaiankegiatan yang di lakukan secara terpadu dalam bentuk pencegahan penyakitpeningkatan kesehatan, terutama kepada ibu...
Gerakan Remaja Putri Bebas Anemia untuk Pencegahan dan Penangulangan Stunting di Desa Passi Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow
Gerakan Remaja Putri Bebas Anemia untuk Pencegahan dan Penangulangan Stunting di Desa Passi Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow
  Kerentanan anemia pada remaja putri terjadi karena proses kehilangan darah saat menstruasi.Remaja Putri    yang     menderita anemia  berisiko  mengalami  anemia jugasaat  ...
Bahan Bakar dan Tanur
Bahan Bakar dan Tanur
Penulisan buku ajar ini disusun atas 10 bab, supaya mahasiswa mudah memahaminya dan mengerti tentang langkah-langkah yang diperlukan untuk teknik peleburan besi. Baik dari prilaku ...
KORELASI ANTARA STATUS GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III
KORELASI ANTARA STATUS GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III
Kejadian anemia sering dijumpai selama kehamilan dan  menjadi penyebab utama peningkatan morbiditas dan mortalitas pada ibu hamil baik di Negara maju maupun Negara berkembang. Sala...
Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Anemia Di SMP Swasta Nahdatul Ulama Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2024
Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Anemia Di SMP Swasta Nahdatul Ulama Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2024
ABSTRAK   Edukasi dan pengenalan tentang Anemia sangat penting untuk menurunkan kasus baru  melalui  penyuluhan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) peningkatan pengetahuan tentang...
Gambaran Karakteristik Calon Pengantin Tentang Tanda Bahaya Anemia Di Puskesmas Makasar Jakarta Timur
Gambaran Karakteristik Calon Pengantin Tentang Tanda Bahaya Anemia Di Puskesmas Makasar Jakarta Timur
Kelompok wanita usia subur rentan terhadap anemia gizi besi karena beberapa permasalahan yang dialami wanita usia subur seperti mengalami menstruasi tiap bulan, mengalami kehamilan...

Back to Top