Javascript must be enabled to continue!
Determinan Kesehatan dalam Perspektif Islam: Studi Pendahuluan
View through CrossRef
Ajaran Islam meyakini bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan anugerah kedua terbesar dari Allah setelah keimanan. Dalam upaya menjaga kesehatan, dibutuhkan keseimbangan antara berbagai determinan kesehatan yang merupakan perpaduan faktor-faktor yang dapat memengaruhi kesehatan baik individu maupun masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan determinan kesehatan dalam perspektif Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif etnografis yang dilakukan di Kota Bandung. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni-Juli 2019. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam kepada 6 orang ulama yang memiliki pendidikan minimal strata dua dalam bidang agama Islam. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi. Transkripsi, koding dan tema. Validitas data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan kesehatan dalam perspektif Islam terdiri dari: (i)iman dan ibadah (ii)perilaku, (iii)lingkungan, (iv)sosial, (v)genetik, dan (vi)pelayanan kesehatan. Simpulan dari penelitian adalah bahwa determinan kesehatan dalam Islam yang paling utama adalah keimanan dan ibadah, ditunjang pula oleh determinan lainnya yaitu perilaku, lingkungan, sosial, genetika dan pelayanan kesehatan. Keseimbangan seluruh determinan kesehatan akan menciptakan kesehatan spiritual yang akan memengaruhi pencapaian kesehatan jiwa, fisik dan sosial.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Determinan Kesehatan dalam Perspektif Islam: Studi Pendahuluan
Description:
Ajaran Islam meyakini bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan anugerah kedua terbesar dari Allah setelah keimanan.
Dalam upaya menjaga kesehatan, dibutuhkan keseimbangan antara berbagai determinan kesehatan yang merupakan perpaduan faktor-faktor yang dapat memengaruhi kesehatan baik individu maupun masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan determinan kesehatan dalam perspektif Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif etnografis yang dilakukan di Kota Bandung.
Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni-Juli 2019.
Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam kepada 6 orang ulama yang memiliki pendidikan minimal strata dua dalam bidang agama Islam.
Analisis data dilakukan dengan cara reduksi.
Transkripsi, koding dan tema.
Validitas data dilakukan dengan cara triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan kesehatan dalam perspektif Islam terdiri dari: (i)iman dan ibadah (ii)perilaku, (iii)lingkungan, (iv)sosial, (v)genetik, dan (vi)pelayanan kesehatan.
Simpulan dari penelitian adalah bahwa determinan kesehatan dalam Islam yang paling utama adalah keimanan dan ibadah, ditunjang pula oleh determinan lainnya yaitu perilaku, lingkungan, sosial, genetika dan pelayanan kesehatan.
Keseimbangan seluruh determinan kesehatan akan menciptakan kesehatan spiritual yang akan memengaruhi pencapaian kesehatan jiwa, fisik dan sosial.
.
Related Results
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Formulasi Konsep Moderasi Islam M Mucharom Syifa
Abstract:
The religious phenomenon of Islam in post-reform Indonesia is thought to have experienced extremism and radicalism. The explosion of terrorism in the name of Islam ...
Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Terhadap Pekerja Perspektif Maslahat
Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Terhadap Pekerja Perspektif Maslahat
Pokok masalah dalam dalam penelitian ini adalah Jaminan keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan sebagai motifasi bagi pengusaha dan tenaga kerja akan pentingnya perlindungan diri...
Policy brief: penelusuran ancaman kasus TB pada petugas kesehatan di Indonesia
Policy brief: penelusuran ancaman kasus TB pada petugas kesehatan di Indonesia
Pendahuluan: Jarak kontak yang cukup dekat petugas kesehatan dengan pasien memudahkan terjadi penularan penyakit TB. Resiko terkena TB pada petugas kesehatan tiga kali lebih tinggi...
Analisis faktor yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental pada petugas kesehatan
Analisis faktor yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental pada petugas kesehatan
Background: Mental health is an important public health problem in Indonesia due to its high prevalence and the economic and social impacts it causes. The magnitude of suffering an...
Penguatan Karakter Anak melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Perspektif Islam: Kajian Literatur
Penguatan Karakter Anak melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Perspektif Islam: Kajian Literatur
Karakter dalam Islam bukan hanya sebatas mengajarkan pengetahuan, tetapi juga pembentukan akhlak mulia yang menjadi dasar bagi kehidupan yang sukses dan bahagia. Tujuan utama pendi...
Best Practice Sehat Paripurna Berbasis Al-Qur’an
Best Practice Sehat Paripurna Berbasis Al-Qur’an
Penelitian ini membuktikan bahwa Al-Qur’an memiliki Protokol Kesehatan sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan Republik Indonesia No. 36 tahun 2009 yang telah diperbaharui menjadi Un...
Menghitung Determinan Matriks Blok Menggunakan Ekspansi Laplace
Menghitung Determinan Matriks Blok Menggunakan Ekspansi Laplace
Matriks adalah susunan bilangan, simbol, atau ekspresi yang disusun dalam baris dan kolom sehingga membentuk suatu bangun persegi. Matriks pertama kali digagaskan oleh Arthur Caley...

