Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kualifikasi Pustakawan di Era Digital

View through CrossRef
Kehadiran internet telah memunculkan optimisme yang sangat tinggi terhadap kemudahan dan kecepatan akses terhadap informasi. Di sisi lain, euporia terhadap kekuatan internet memunculkan pesimisme yang juga tinggi terhadap keberadaan Perpustakaan sehingga memunculkan keraguan, masih perlukah perpustakaan apabila kita bisa mendapatkan semua informasi melalui internet tanpa pergi ke perpustakaan? Ini menjadi tantangan bagi pustakawan. Era digital memerlukan kualifikasi khusus dari para pustakawan agar dapat beradaptasi dengan era dan generasi digital (generasi Y). Berdasarkan analisis wacana dari berbagai sumber terkait dengan era digital oleh penulis, kualifikasi pustakwan di era digital adalah mencakup kemampuan profesional dan komampuan personal. Kemampuan profesional adalah kemampuan profesi yang harus dimiliki setiap pustakawan dan profesional informasi lainnya dalam menjalankan perannya di era digital. Kemampuan profesional dapat dibagi ke dalam kemampuan umum dan khusus. Kemampuan umum bagi profesional informasi mencakup kemampuan dibidang manajemen dan organisasi informasi serta penggunaan teknologi informasi. Kemampuan khusus akan sangat beragam karena berkaitan dengan tempat pustakawan bekerja. Kemampuan personal mencakup kemapuan yang seharusnya melekat pada diri pustakawan atau sering disebut sebagai soft skills seseorang.
Center for Open Science
Title: Kualifikasi Pustakawan di Era Digital
Description:
Kehadiran internet telah memunculkan optimisme yang sangat tinggi terhadap kemudahan dan kecepatan akses terhadap informasi.
Di sisi lain, euporia terhadap kekuatan internet memunculkan pesimisme yang juga tinggi terhadap keberadaan Perpustakaan sehingga memunculkan keraguan, masih perlukah perpustakaan apabila kita bisa mendapatkan semua informasi melalui internet tanpa pergi ke perpustakaan? Ini menjadi tantangan bagi pustakawan.
Era digital memerlukan kualifikasi khusus dari para pustakawan agar dapat beradaptasi dengan era dan generasi digital (generasi Y).
Berdasarkan analisis wacana dari berbagai sumber terkait dengan era digital oleh penulis, kualifikasi pustakwan di era digital adalah mencakup kemampuan profesional dan komampuan personal.
Kemampuan profesional adalah kemampuan profesi yang harus dimiliki setiap pustakawan dan profesional informasi lainnya dalam menjalankan perannya di era digital.
Kemampuan profesional dapat dibagi ke dalam kemampuan umum dan khusus.
Kemampuan umum bagi profesional informasi mencakup kemampuan dibidang manajemen dan organisasi informasi serta penggunaan teknologi informasi.
Kemampuan khusus akan sangat beragam karena berkaitan dengan tempat pustakawan bekerja.
Kemampuan personal mencakup kemapuan yang seharusnya melekat pada diri pustakawan atau sering disebut sebagai soft skills seseorang.

Related Results

PUSTAKAWAN, TUNJUKKAN GREGETMU!
PUSTAKAWAN, TUNJUKKAN GREGETMU!
AbstrakEra lama Pustakawan akan segera berakhir. Pustakawan berparadigma baru sudah saatnya menghidup-cerahkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpusta...
Kualifikasi Pustakawan di Era Digital
Kualifikasi Pustakawan di Era Digital
Kehadiran internet telah memunculkan optimisme yang sangat tinggi terhadap kemudahan dan kecepatan akses terhadap informasi. Di sisi lain, euporia terhadap kekuatan internet memun...
Pembiasaan Perilaku Senyum, Salam, Sapa dan Ucapan Terimakasih Pustakawan Terhadap Pemustaka
Pembiasaan Perilaku Senyum, Salam, Sapa dan Ucapan Terimakasih Pustakawan Terhadap Pemustaka
ABSTRAK:Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan perilaku senyum pustakawan terhadap pemustaka, pembiasaan perilaku salam dan sapa pustakawan terhadap pemustaka, dan ...
PERAN PUSTAKAWAN MENYUDAHI PLAGIARISME
PERAN PUSTAKAWAN MENYUDAHI PLAGIARISME
AbstrakPlagiarisme secara “tak sengaja” bisa  terjadi hanya karena “lupa” menyitat. Isi sebuah paragraf bisa tampil sama sekali berbeda dalam hal penggunaan kata tetapi masih berma...
Pembiasaan Perilaku Senyum, Salam, Sapa Dan Ucapan Terimakasih Pustakawan Terhadap Pemustaka
Pembiasaan Perilaku Senyum, Salam, Sapa Dan Ucapan Terimakasih Pustakawan Terhadap Pemustaka
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan perilaku senyum pustakawan terhadap pemustaka, pembiasaan perilaku salam dan sapa pustakawan terhadap pemustaka, dan pembiasa...
Obstacles and Opportunities Of Implementing Asta Ethics Librarians In Library Information Services In Indonesia
Obstacles and Opportunities Of Implementing Asta Ethics Librarians In Library Information Services In Indonesia
ABSTRACT Ethics itself is very closely related to human existence as individuals in society. In society, harmonious coexistence of individuals cannot be separated from ethics t...
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Abstract The era of disruption has presented a new phenomenon in wedding procedures, namely digital weddings.  The emergence of digital marriage raises questions about its validity...

Back to Top