Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penelusuran Pustaka Potensi Akitivitas Faramakologi dari Rambut Jagung (Corn Silk)

View through CrossRef
Abstract. Corn silk is a waste from corn plants. This part of the plant is widely used empirically for medication. This study aims to determine the pharmacological activity of corn silk extract. The research method used is a systematic literature review with literature searches on pharmacological activities that have been carried out in the laboratory. The results of a literature search show that it has pharmacological activities such as gout, hypertension, diabetic, and photoaging. Polysaccharides in corn silk can inhibit xanthine oxidase. Flavonoids in corn silk can reduce uric acid production by inhibiting xanthine oxidase activity, stimulating insulin activation so that it can reduce blood sugar levels and inhibit Angiotensin Converting Enzym (ACE) activity. Phyto Peptides in corn silk can lower systolic blood pressure by inhibiting Angiotensin Converting Enzym (ACE). Polyphenols in corn silk are able to inhibit the occurrence of oxidation in cells thereby reducing the occurrence of cell damage so that it can slow down the premature aging process which is characterized by a reduction in the formation of wrinkles. Abstrak. Rambut jagung merupakan limbah dari tanaman jagung. Bagian tanaman ini banyak digunakan secara empiris untuk pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas farmakologi ekstrak rambut jagung. Metode penelitian yang digunakan yaitu Systematic literature review dengan penelusuran pustaka terhadap aktivitas farmakologi yang telah dilakukan di laboratorium. Hasil penelusuran pustaka menunjukan memiliki aktivitas farmakologi sebagai asam urat, hipertensi, diabetes, dan photoaging. Polisakarida dalam rambut jagung mampu menghambat xantin oksidase. Flavonoid dalam rambut jagung mampu menurunkan produksi asam urat dengan menghambat aktivitas xantin oksidase, merangrangsang pengaktifan insulin sehingga dapat menurunkan kadar gula darah dan menghambat aktivitas Angiotensin Converting Enzym (ACE). Phytopeptida pada rambut jagung mampu menurunkan tekanan darah sistolik dengan menghambat Angiotensin Converting Enzym (ACE). Polifenol pada rambut jagung mampumenghambat terjadinya oksidasi pada sel sehingga mengurangi terjadinya kerusakan sel sehingga dapat memperlambat proses penuaan dini yang ditandai dengan adanya pengurangan pembentukan kerutan.
Title: Penelusuran Pustaka Potensi Akitivitas Faramakologi dari Rambut Jagung (Corn Silk)
Description:
Abstract.
Corn silk is a waste from corn plants.
This part of the plant is widely used empirically for medication.
This study aims to determine the pharmacological activity of corn silk extract.
The research method used is a systematic literature review with literature searches on pharmacological activities that have been carried out in the laboratory.
The results of a literature search show that it has pharmacological activities such as gout, hypertension, diabetic, and photoaging.
Polysaccharides in corn silk can inhibit xanthine oxidase.
Flavonoids in corn silk can reduce uric acid production by inhibiting xanthine oxidase activity, stimulating insulin activation so that it can reduce blood sugar levels and inhibit Angiotensin Converting Enzym (ACE) activity.
Phyto Peptides in corn silk can lower systolic blood pressure by inhibiting Angiotensin Converting Enzym (ACE).
Polyphenols in corn silk are able to inhibit the occurrence of oxidation in cells thereby reducing the occurrence of cell damage so that it can slow down the premature aging process which is characterized by a reduction in the formation of wrinkles.
Abstrak.
Rambut jagung merupakan limbah dari tanaman jagung.
Bagian tanaman ini banyak digunakan secara empiris untuk pengobatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas farmakologi ekstrak rambut jagung.
Metode penelitian yang digunakan yaitu Systematic literature review dengan penelusuran pustaka terhadap aktivitas farmakologi yang telah dilakukan di laboratorium.
Hasil penelusuran pustaka menunjukan memiliki aktivitas farmakologi sebagai asam urat, hipertensi, diabetes, dan photoaging.
Polisakarida dalam rambut jagung mampu menghambat xantin oksidase.
Flavonoid dalam rambut jagung mampu menurunkan produksi asam urat dengan menghambat aktivitas xantin oksidase, merangrangsang pengaktifan insulin sehingga dapat menurunkan kadar gula darah dan menghambat aktivitas Angiotensin Converting Enzym (ACE).
Phytopeptida pada rambut jagung mampu menurunkan tekanan darah sistolik dengan menghambat Angiotensin Converting Enzym (ACE).
Polifenol pada rambut jagung mampumenghambat terjadinya oksidasi pada sel sehingga mengurangi terjadinya kerusakan sel sehingga dapat memperlambat proses penuaan dini yang ditandai dengan adanya pengurangan pembentukan kerutan.

Related Results

Characteristics Of Corn Drying Using Small Scale Dome Type Dryer
Characteristics Of Corn Drying Using Small Scale Dome Type Dryer
This study aims to measure drying temperature, relative humidity (RH), moisture content, and drying rate versus time in small-scale dome-type dryers. The results of research on dry...
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
Development and improvement of artificial diets for larvae of Diabrotica species using multidimensional design space techniques
Development and improvement of artificial diets for larvae of Diabrotica species using multidimensional design space techniques
The western corn rootworm (Coleoptera: Chrysomelidae; Diabrotica virgifera virgifera LeConte) and the northern corn rootworm (Coleoptera: Chrysomelidae; Diabrotica barberi Smith an...
Hibah Desain Rumah Bonggol Jagung bagi Masyarakat Pamekaran, Rancakalong, Sumedang
Hibah Desain Rumah Bonggol Jagung bagi Masyarakat Pamekaran, Rancakalong, Sumedang
Desa Pamekaran, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, dengan bentang alam yang berbukit-bukit dan ladang jagung yang luas mempunyai potensi untuk dapat dikembangkan menjadi tu...
Pengaruh Penggunaan Hijab dan Frekuensi Keramas terhadap Kondisi Kesehatan Rambut
Pengaruh Penggunaan Hijab dan Frekuensi Keramas terhadap Kondisi Kesehatan Rambut
Penggunaan hijab yang tidak diikuti dengan perawatan rambut yang rutin dan tepat dapat memicu terjadinya permasalahan rambut. Peningkatan frekuensi keramas berpengaruh terhadap ber...
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Belum ditemukan informasi dan data yang akurat jenis tanaman penutup tanah yang sesuai dan efektif menekan pertumbuhan gulma, namun tidak menimbulkan saingan terhadap tanaman jagun...
Kandungan Asam Laktat Dan Total Bakteri Asam Laktat Silase Jerami Jagung (Zea mays. L) Dengan Penambahan Aditif Yang Berbeda
Kandungan Asam Laktat Dan Total Bakteri Asam Laktat Silase Jerami Jagung (Zea mays. L) Dengan Penambahan Aditif Yang Berbeda
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandungan asam laktat dan total bakteri asam laktat silase jerami jagung (Zea mays. L) dengan penambahan aditif yan...
Aktivitas Anti Inflamasi Ekstrak Etanol Rambut Jagung (Zea mays) Pada Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Karagenan 1%
Aktivitas Anti Inflamasi Ekstrak Etanol Rambut Jagung (Zea mays) Pada Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Karagenan 1%
ABSTRAK   Inflamasi adalah mekanisme pertahanan tubuh terhadap patogen, senyawa beracun, bakteri maupun rangsangan berbahaya lainnya. Rambut jagung memiliki aktivitas antiinflama...

Back to Top