Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Angkatan 2021

View through CrossRef
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merujuk pada kondisi refluks isi lambung ke esofagus, yang dapat menimbulkan gejala khas seperti heartburn (sensasi terbakar di daerah epigastrium), regurgitasi asam (rasa pahit di mulut), mual, dan disfagia. Stres diketahui sebagai faktor risiko GERD karena dapat mengakibatkan gangguan pada saluran pencernaan. Mahasiswa kedokteran, khususnya yang tergabung dalam angkatan 2021 di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI), menghadapi tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat umum. Hal ini disebabkan oleh tuntutan beban akademik seperti jadwal perkuliahan yang padat, seringnya ujian dan tugas kuliah, serta kurangnya waktu istirahat yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan konsentrasi belajar pada mahasiswa tahap akademik FK UMI Angkatan 2021. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil analisis bivariat antara GERD dan konsentrasi belajar menunjukkan nilai p = 0,029 (P < 0,05), menunjukkan adanya hubungan antara Gastroesophageal Reflux Disease dengan tingkat konsentrasi belajar pada mahasiswa FK UMI Angkatan 2021.
Title: Hubungan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Angkatan 2021
Description:
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merujuk pada kondisi refluks isi lambung ke esofagus, yang dapat menimbulkan gejala khas seperti heartburn (sensasi terbakar di daerah epigastrium), regurgitasi asam (rasa pahit di mulut), mual, dan disfagia.
Stres diketahui sebagai faktor risiko GERD karena dapat mengakibatkan gangguan pada saluran pencernaan.
Mahasiswa kedokteran, khususnya yang tergabung dalam angkatan 2021 di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI), menghadapi tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat umum.
Hal ini disebabkan oleh tuntutan beban akademik seperti jadwal perkuliahan yang padat, seringnya ujian dan tugas kuliah, serta kurangnya waktu istirahat yang memadai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan konsentrasi belajar pada mahasiswa tahap akademik FK UMI Angkatan 2021.
Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling.
Hasil analisis bivariat antara GERD dan konsentrasi belajar menunjukkan nilai p = 0,029 (P < 0,05), menunjukkan adanya hubungan antara Gastroesophageal Reflux Disease dengan tingkat konsentrasi belajar pada mahasiswa FK UMI Angkatan 2021.

Related Results

HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR ANGKATAN 2020
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR ANGKATAN 2020
Gaya belajar adalah kombinasi dari bagaimana seseorang menyerap, dan kemudian mengatur, serta mengolah informasi. Pentingnya memahami gaya belajar seseorang terletak pada fakta bah...
Gastroesophageal Reflux Caused Pharyngitis in Local Population A Comparative Clinical Study
Gastroesophageal Reflux Caused Pharyngitis in Local Population A Comparative Clinical Study
Objective: In gastroesophageal reflux disease gastric contents caused erosive action in esophagus as well as in upper respiratory chamber which is a very common and painful medical...
Epidemiological study of symptomatic gastroesophageal reflux disease in China: Beijing and Shanghai
Epidemiological study of symptomatic gastroesophageal reflux disease in China: Beijing and Shanghai
OBJECTIVE: To explore the 1‐year point prevalences (July–September 1996) of symptomatic gastroesophageal reflux (GER), gastroesophageal reflux disease (GERD) and reflux esophagitis...
The Impact of Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) on Pharyngeal Mucosal Changes: A Case-Control Study in Indonesia
The Impact of Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) on Pharyngeal Mucosal Changes: A Case-Control Study in Indonesia
Introduction: Gastroesophageal reflux disease (GERD) is a prevalent digestive disorder with potential extra-esophageal manifestations, including laryngopharyngeal reflux (LPR). LPR...
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNP ANGKATAN 2016
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNP ANGKATAN 2016
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar mahasiswa berdasarkan jalur masuk dan urutan pilihan masuk pada program studi Pendidikan Geografi angkatan 2016. Jenis peneliti...
Gastroesophageal reflux disease after laparoscopic sleeve gastrectomy
Gastroesophageal reflux disease after laparoscopic sleeve gastrectomy
Background. GastroEsophageal Reflux Disease (GERD) is a common problem among obese and overweight people, including as a complication of bariatric surgery, Laparoscopic Sleeve Gast...

Back to Top