Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS INTEGRASI PASAR KOPI DI KABUPATEN GARUT
View through CrossRef
Dalam perdagangan komoditas pertanian yang efisien maka harga yang terjadi di kota kabupaten maupun antar kota kecamatan bahkan sampai desa akan terintegrasi, dan pergerakan harga akan bersifat simetri. Pada kenyataannya dalam dunia agribisnis ada kekuatan pasar oligopoli (pedagang besar propinsi) yang mengendalikan harga. Kekuatan pasar dapat pula ditentukan oleh kekuatan monopsoni ataupun oligopsoni (para pedagang besar kabupaten) karena memiliki pangsa pasar yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perubahan harga di tingkat eceran di kota kabupaten terintegrasi dengan perubahan harga di tingkat petani di desa. Metoda penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu analisis integrasi pasar dan transmisi harga. Elastisitas transmisi menghitung apakah laju perubahan harga di tingkat eceran akan ditransmisikan ke tingkat petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan elastisitas transmisi, laju perubahan harga di tingkat petani lebih kecil daripada laju perubahan harga di tingkat pengecer, baik untuk pasar local kecamatan maupun pasar pusat kabupaten. Berdasarkan nilai IMC (index of market conection), nilainya lebih besar dari satu artinya pasar di tingkat petani pada kecamatan contoh kurang terintegrasi dengan pasar lokal kecamatan dan pasar pusat di kabupaten. Kata kunci : Integrasi harga, transmisi harga, kopi
Title: ANALISIS INTEGRASI PASAR KOPI DI KABUPATEN GARUT
Description:
Dalam perdagangan komoditas pertanian yang efisien maka harga yang terjadi di kota kabupaten maupun antar kota kecamatan bahkan sampai desa akan terintegrasi, dan pergerakan harga akan bersifat simetri.
Pada kenyataannya dalam dunia agribisnis ada kekuatan pasar oligopoli (pedagang besar propinsi) yang mengendalikan harga.
Kekuatan pasar dapat pula ditentukan oleh kekuatan monopsoni ataupun oligopsoni (para pedagang besar kabupaten) karena memiliki pangsa pasar yang sangat besar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perubahan harga di tingkat eceran di kota kabupaten terintegrasi dengan perubahan harga di tingkat petani di desa.
Metoda penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu analisis integrasi pasar dan transmisi harga.
Elastisitas transmisi menghitung apakah laju perubahan harga di tingkat eceran akan ditransmisikan ke tingkat petani.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan elastisitas transmisi, laju perubahan harga di tingkat petani lebih kecil daripada laju perubahan harga di tingkat pengecer, baik untuk pasar local kecamatan maupun pasar pusat kabupaten.
Berdasarkan nilai IMC (index of market conection), nilainya lebih besar dari satu artinya pasar di tingkat petani pada kecamatan contoh kurang terintegrasi dengan pasar lokal kecamatan dan pasar pusat di kabupaten.
Kata kunci : Integrasi harga, transmisi harga, kopi.
Related Results
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
Kebayoran Lama Market is a market that build in the year 1987, managed by PD. Pasar Jaya and the rights usage life of Pasar Kebayoran Lama will be exhausted in March 2022. During 3...
GARUT ERA KEPEMIMPINAN BUPATI R.A.A. SOERIA KERTALEGAWA (1915-1929)
GARUT ERA KEPEMIMPINAN BUPATI R.A.A. SOERIA KERTALEGAWA (1915-1929)
Garut merupkan nama pengganti dari Kabupaten Limbangan, dan berdiri pada masa pemerintahan Hindia Belanda atas usul bupati Aria Wira Tanu Datar VIII. R.A.A. Soeria Kertalegawa meru...
STRATEGI MENINGKATKAN EKSPOR KOPI INDONESIA KE PASAR UNI EROPA / Strategy for Developing Indonesian Coffee Export to the European Union Market
STRATEGI MENINGKATKAN EKSPOR KOPI INDONESIA KE PASAR UNI EROPA / Strategy for Developing Indonesian Coffee Export to the European Union Market
<p align="center">ABSTRAK</p><p align="center"><strong> </strong></p><p>Uni Eropa merupakan importir kopi terbesar di dunia yang menyerap ...
Sales Promotion Produk Kopi Melalui Media Sosial Instagram
Sales Promotion Produk Kopi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Sales promotion is one aspect of the marketing mix that is dedicated to introducing new products to increase sales volume. Marlina Kopi is one of the business people in t...
Variasi Harga dan Integrasi Pasar Vertikal Bawang Merah di Kabupaten Brebes
Variasi Harga dan Integrasi Pasar Vertikal Bawang Merah di Kabupaten Brebes
<p>Kabupaten Brebes merupakan salah satu kabupaten sentra produksi bawang merah di Jawa Tengah bahkan nasional. Bawang merah sering mengalami ketidakpastian harga yang disebu...
Analysis Of Consumer Level Of Affection For Indonesia Popular Coffee Products In The Era Of Generation Z
Analysis Of Consumer Level Of Affection For Indonesia Popular Coffee Products In The Era Of Generation Z
Produksi kopi Indonesia mencapai 794,8 ribu ton pada tahun 2022, meningkat sekitar 1,1% dari tahun sebelumnya, dan angka ini dapat terus meningkat setiap tahunnya. Namun, Negara I...

