Javascript must be enabled to continue!
Tafsir Al-Muzammil (Kajian Metodologis atas Tafsir Kiai Ahmad Marzuki Hasan)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap metodologi penafsiran Kiyai Ahmad Marzuki Hasan terkait metode, sumber dan corak penafsirannya didalam Tafsir Surah Al-Muzzammil. Rumusan masalahnya ada tiga yaitu apa hakikat Metode penafsiran Kiayi Ahmad Marzuki Hasan dalam Tafsir Surah al-Muzzammil?, bagaimana Bentuk Penafsirannya?, dan bagaimana Corak Penafsirannya?. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan sumber data premiernya adalah Kitab Tafsir Surah al-Muzzammil Karya Kiayi Ahmad Marzuki Hasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, Metode penafsiran yang digunakan oleh Kiayai Ahmad Marzuki Hasan adalah metode Ijmali, hal tersebut dapat dilihat dari penjelasan terhadap ayat secara garis besar, menggunakan sub bahasan dalam rangkaian ayat-ayat, penjelasan singkat, dan tidak berpanjang lebar menjelaskan kata demi kata dari berbagai aspek keilmuan seperti kata dari aspek Bahasa, balaghah, nahwu serta perbandingan tafsir-tafsir sebagaimana metode muqaran, hal ini dikarenakan focus penafsirnnya adalah nilai dakwah dan implikasinya dalam kehidupan pendengarnya, mengingat tafsir ini adalah kitab yang ditransformasikan dari rekaman ceramah dalam bentuk kaset. Kedua, bentuk penafsirannya berbentuk Tafsir bi al-Ma’sur, hal tersebut tergambar dan sesuai dengan metodologi tafsir bi al-Ma’sur yang terlah disepakati, sebagai contoh dalam menafsirkan QS al-Muzzammil: 5-8 diawali dengan menafsirkan dengan ayat lain dalam QS al-Isra’ 79. Selain itu, penafsiran Surah al-Muzzammil ini dikaithubungkan dengan hadis-hadis nabi saw. Ketiga, dengan menganalisis tafsir surah al-Muzzammil karya Kiayai Ahmad Marzuki Hasan, peneliti menyimpulkan bahwa dominasi corak yang mewarnai tafsir ini adalah corak al-Adab al-ijtima’i oleh karena penafsirannya yang selalu dikait hubungkan dengan isu factual dan terkini dalam masyarakat dimasa beliau menafsirkan surah ini. Hal ini tentu tidak lepas dari pengaruh orang tua dan gurunya Darwis Zakaria yang menekankan Pendidikannya pada hukum dan dakwah.
Title: Tafsir Al-Muzammil (Kajian Metodologis atas Tafsir Kiai Ahmad Marzuki Hasan)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap metodologi penafsiran Kiyai Ahmad Marzuki Hasan terkait metode, sumber dan corak penafsirannya didalam Tafsir Surah Al-Muzzammil.
Rumusan masalahnya ada tiga yaitu apa hakikat Metode penafsiran Kiayi Ahmad Marzuki Hasan dalam Tafsir Surah al-Muzzammil?, bagaimana Bentuk Penafsirannya?, dan bagaimana Corak Penafsirannya?.
Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan sumber data premiernya adalah Kitab Tafsir Surah al-Muzzammil Karya Kiayi Ahmad Marzuki Hasan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, Metode penafsiran yang digunakan oleh Kiayai Ahmad Marzuki Hasan adalah metode Ijmali, hal tersebut dapat dilihat dari penjelasan terhadap ayat secara garis besar, menggunakan sub bahasan dalam rangkaian ayat-ayat, penjelasan singkat, dan tidak berpanjang lebar menjelaskan kata demi kata dari berbagai aspek keilmuan seperti kata dari aspek Bahasa, balaghah, nahwu serta perbandingan tafsir-tafsir sebagaimana metode muqaran, hal ini dikarenakan focus penafsirnnya adalah nilai dakwah dan implikasinya dalam kehidupan pendengarnya, mengingat tafsir ini adalah kitab yang ditransformasikan dari rekaman ceramah dalam bentuk kaset.
Kedua, bentuk penafsirannya berbentuk Tafsir bi al-Ma’sur, hal tersebut tergambar dan sesuai dengan metodologi tafsir bi al-Ma’sur yang terlah disepakati, sebagai contoh dalam menafsirkan QS al-Muzzammil: 5-8 diawali dengan menafsirkan dengan ayat lain dalam QS al-Isra’ 79.
Selain itu, penafsiran Surah al-Muzzammil ini dikaithubungkan dengan hadis-hadis nabi saw.
Ketiga, dengan menganalisis tafsir surah al-Muzzammil karya Kiayai Ahmad Marzuki Hasan, peneliti menyimpulkan bahwa dominasi corak yang mewarnai tafsir ini adalah corak al-Adab al-ijtima’i oleh karena penafsirannya yang selalu dikait hubungkan dengan isu factual dan terkini dalam masyarakat dimasa beliau menafsirkan surah ini.
Hal ini tentu tidak lepas dari pengaruh orang tua dan gurunya Darwis Zakaria yang menekankan Pendidikannya pada hukum dan dakwah.
Related Results
Figur Kiai di Madura Perspektif Teori Pemikiran Kekuasaan (Politik) Al-Ghazali
Figur Kiai di Madura Perspektif Teori Pemikiran Kekuasaan (Politik) Al-Ghazali
The kiai figure is very important in the daily life of the Madurese people. So far, the kiai has been a figure who has contributed greatly in various fields, thus making the kiai a...
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
Abdul Halim Hasan and His Methodological Approach in Tafsir al-Quran al-Karim (Abdul Halim Hasan dan Metodologinya dalam Tafsir al-Quran al-Karim)
Abdul Halim Hasan and His Methodological Approach in Tafsir al-Quran al-Karim (Abdul Halim Hasan dan Metodologinya dalam Tafsir al-Quran al-Karim)
Abstract
Abdul Halim Hasan was a Malay exegetical writer of Indonesian origin. His work on Qur’anic exegesis or tafsir, transcended geographical boundaries and reached audien...
Tradisi Ijazah Hadis Musalsal bil Muṣāfaḥah di Pesantren Jami’atul Qur’an Grogol Kediri
Tradisi Ijazah Hadis Musalsal bil Muṣāfaḥah di Pesantren Jami’atul Qur’an Grogol Kediri
This research aims to uncover the tradition of granting Ijazah (certificates of authorization) for musalsal bil musafahah Hadith practiced at Jami’atul Qur’an Islamic Boarding Scho...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
Tasawuf Dan Perempuan Pemikiran Sufi-Feminisme Kh. Husein Muhammad
Tasawuf Dan Perempuan Pemikiran Sufi-Feminisme Kh. Husein Muhammad
Abstract
Husein Muhammad is often classified as a liberal feminist because of his involvement in the thoughts and movements of feminism in Indonesia. Some researchers emphaticall...
Transformational Leadership in Pesantren on as Sa'idah, Al Matuq, and Sunanul Huda Boarding School
Transformational Leadership in Pesantren on as Sa'idah, Al Matuq, and Sunanul Huda Boarding School
A leadership of Kiai plays an essential act in the Institution structure of Pesantren. The important enrolled of Kiai is a good man on life purpose, a change agent, a negotiator wi...
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Dayah Ummul Ayman is one of the largest dayah in Aceh. The teaching of tafsir in this dayah is carried out through dayah curriculum and adapted to the abilities of students. Standa...

