Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PHONOLOGY OF NAMBLA LANGUAGE IN KEEROM PAPUA

View through CrossRef
AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem fonologi bahasa Nambla yang terdapat di dusun Nambla, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, khususnya (1) sistem vokal, (2) sistem konsonan, (3) diftong, (4) distribusi vokal dan konsonan, dan (5) bentuk sukukatanya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik sadap, teknik simak libat cakap, dan teknik cakap semuka. Hasil penelitian menunjukkan bahasa Nambla memiliki 27 fonem yang terdiri atas 6 vokal, 17 konsonan, dan 4 diftong. Di samping itu, bahasa Nambla juga memiliki 11 kelompok deret vokal dan 10 kelompok gugus konsonan.AbstractThe research aims at describing phonological system of Nambla language in Dusun Nambla, specially: (1) the vowel system, (2) consonant system, (3) diphthong, (4) distribution of vowels and consonants, (5) form of syllables. The method applied in this research is decriptive method. The data was collected by using basic techniques such as ‘recording, participate, anda face to face” technique. From the analysis it is found that  Nambla language has 27 phonemes. They are  6 vowels, 17 consonants, 4  diphtongs. Beside, it has 11 vowel sequences and 10 consonant cluster. 
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Title: PHONOLOGY OF NAMBLA LANGUAGE IN KEEROM PAPUA
Description:
AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem fonologi bahasa Nambla yang terdapat di dusun Nambla, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, khususnya (1) sistem vokal, (2) sistem konsonan, (3) diftong, (4) distribusi vokal dan konsonan, dan (5) bentuk sukukatanya.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data menggunakan teknik sadap, teknik simak libat cakap, dan teknik cakap semuka.
Hasil penelitian menunjukkan bahasa Nambla memiliki 27 fonem yang terdiri atas 6 vokal, 17 konsonan, dan 4 diftong.
Di samping itu, bahasa Nambla juga memiliki 11 kelompok deret vokal dan 10 kelompok gugus konsonan.
AbstractThe research aims at describing phonological system of Nambla language in Dusun Nambla, specially: (1) the vowel system, (2) consonant system, (3) diphthong, (4) distribution of vowels and consonants, (5) form of syllables.
The method applied in this research is decriptive method.
The data was collected by using basic techniques such as ‘recording, participate, anda face to face” technique.
From the analysis it is found that  Nambla language has 27 phonemes.
They are  6 vowels, 17 consonants, 4  diphtongs.
Beside, it has 11 vowel sequences and 10 consonant cluster.
 .

Related Results

Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
<p><em><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-langua...
Juncture and Boundary
Juncture and Boundary
This article is about the question of how morpho-syntactic information impacts phonology. Its broad subject matter is thus the morpho-syntax-phonology interface. Note that inquiry ...
Implementasi Kebijakan Bangga Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten Asmat Provinsi Papua
Implementasi Kebijakan Bangga Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten Asmat Provinsi Papua
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan tentang implementasi kebijakan BANGGA Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten ...
BABI DALAM BUDAYA PAPUA (Pig in The Papua Culture)
BABI DALAM BUDAYA PAPUA (Pig in The Papua Culture)
The pig is an integral part of the culture in the highlands of Papua. Nevertheless, to this day still happening cross of opinion among experts about when the first swine entered in...
KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KEEROM DALAM MENYUSUN KARYA ILMIAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS
KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KEEROM DALAM MENYUSUN KARYA ILMIAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Abstrak Sejak ditetapkannya Undang-Undang Guru dan Dosen pada 2005 menyebabkan guru semakin dituntut untuk meningkatkan budaya akademik mereka. Salah satu budaya akademik yan...
Bisnis dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Papua
Bisnis dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Papua
Tulisan ini menarik karena menggambarkan secara jelas benang merah  Bisnis dan Pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.  Permasalahan Bisnis dan Pelanggaran HAM di Papua dibahas oleh...
Non-derivational Phonology Meets Lexical Phonology
Non-derivational Phonology Meets Lexical Phonology
Abstract A proper theory of phonology has to provide at least the three subtheories listed in (1): (1) (i) a theory of the nature of phonological repr...
FONOLOGI BAHASA ARAB (Tinjauan Deskriptif Fonem Bahasa Arab)
FONOLOGI BAHASA ARAB (Tinjauan Deskriptif Fonem Bahasa Arab)
Language as an object of linguistics studies has an important role in human life. Language and life is a phenomenon that can’t be released like two sides of a coin. Language is a s...

Back to Top