Javascript must be enabled to continue!
ROJA HAMA-HAMA? TINJAUAN LINGUISTIK TRADISI TENUN ENDE DAN PALU'E (Roja Hama-hama? A Linguistic Review of The Ende and Palu'e Weaving Traditions)
View through CrossRef
The study of loom technology and textile design structure can reveal connections between weaving traditions similarly to how comparative linguistics reveal connections between linguistic groups, due to the inherent conservatism of weaving. This paper compares the weaving traditions of the Ende and the Palu’e, who are linked in oral traditions, primarily by comparing weaving related terminology against the dictionary, and examines if Palu’e weaving have branched away from Ende weaving. The archaic style of Palu’e weaving may have a source in older forms of Flores design structures that became surpassed by developments, such as patola designs among the Ende. But the comparison of the weaving lexicons show a lower convergence than language generally and does not support a Palu’e weaving origin from the Ende, neither do the designs and basic techniques. The links between the Ende and the Palu’e are more on the proto-level; language group, culture, weaving tools. Studi tentang teknologi alat tenun dan struktur desain tekstil dapat mengungkapkan hubungan antara tradisi menenun serupa linguistik komparatif mengungkapkan hubungan antara kelompok linguistik, karena konservatisme inheren tradisi tenun. Artikel ini membandingkan tradisi tenun Ende dan Palu'e, dua kelompok yang terkait dalam tradisi lisan, terutama dengan membandingkan terminologi tenun dengan kamus, dan menguji apakah tenun Palu’e pernah bercabang dari tenun Ende. Gaya kuno tenun Palu’e mungkin memiliki sumber dalam bentuk struktur desain Flores zaman dahulu yang dilampaui perkembangan seperti desain patola di tradisi Ende. Tetapi perbandingan leksikon tenun menunjukkan konvergensi yang lebih rendah daripada bahasa pada umumnya dan tidak mendukung bahwa tenun Palu’e pernah bercabang dari tenun Ende, begitu pula desain dan teknik dasarnya. Hubungan antara Ende dan Palu lebih pada tingkat proto; kelompok bahasa, budaya, alat tenun.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Title: ROJA HAMA-HAMA? TINJAUAN LINGUISTIK TRADISI TENUN ENDE DAN PALU'E (Roja Hama-hama? A Linguistic Review of The Ende and Palu'e Weaving Traditions)
Description:
The study of loom technology and textile design structure can reveal connections between weaving traditions similarly to how comparative linguistics reveal connections between linguistic groups, due to the inherent conservatism of weaving.
This paper compares the weaving traditions of the Ende and the Palu’e, who are linked in oral traditions, primarily by comparing weaving related terminology against the dictionary, and examines if Palu’e weaving have branched away from Ende weaving.
The archaic style of Palu’e weaving may have a source in older forms of Flores design structures that became surpassed by developments, such as patola designs among the Ende.
But the comparison of the weaving lexicons show a lower convergence than language generally and does not support a Palu’e weaving origin from the Ende, neither do the designs and basic techniques.
The links between the Ende and the Palu’e are more on the proto-level; language group, culture, weaving tools.
Studi tentang teknologi alat tenun dan struktur desain tekstil dapat mengungkapkan hubungan antara tradisi menenun serupa linguistik komparatif mengungkapkan hubungan antara kelompok linguistik, karena konservatisme inheren tradisi tenun.
Artikel ini membandingkan tradisi tenun Ende dan Palu'e, dua kelompok yang terkait dalam tradisi lisan, terutama dengan membandingkan terminologi tenun dengan kamus, dan menguji apakah tenun Palu’e pernah bercabang dari tenun Ende.
Gaya kuno tenun Palu’e mungkin memiliki sumber dalam bentuk struktur desain Flores zaman dahulu yang dilampaui perkembangan seperti desain patola di tradisi Ende.
Tetapi perbandingan leksikon tenun menunjukkan konvergensi yang lebih rendah daripada bahasa pada umumnya dan tidak mendukung bahwa tenun Palu’e pernah bercabang dari tenun Ende, begitu pula desain dan teknik dasarnya.
Hubungan antara Ende dan Palu lebih pada tingkat proto; kelompok bahasa, budaya, alat tenun.
Related Results
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
PPPUD DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN TENUN CORAK INSANG DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA
PPPUD DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN TENUN CORAK INSANG DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA
PPPUD of Product Diversification of Corak Insang Weaving at Kampung Wisata Tenun KhatulistiwaAbstact. Since established on 16th of November 2018 as a woven tourist village area, th...
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
Motif lubeng merupakan salah satu motif tenun troso yang perlu untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan nyata. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan problema...
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data leb...
Reconocimiento de Sociedades Nacionales: Cruz Roja de las Mas Seychelles: Cruz Roja de la Federation de Rusia
Reconocimiento de Sociedades Nacionales: Cruz Roja de las Mas Seychelles: Cruz Roja de la Federation de Rusia
El Comité Intenacional de la Cruz Roja ha acordado reconocer a la Cruz Roja de las I skis Seychelles. Este reconocimiento surte efecto a partir del 3 de junio de 1992.En su reunión...
125.° Aniversario del Movimiento Internacional de la Cruz Roja y de la Media Luna Roja: Día Mundial 1989 de la Cruz Roja y de la Media Luna Roja
125.° Aniversario del Movimiento Internacional de la Cruz Roja y de la Media Luna Roja: Día Mundial 1989 de la Cruz Roja y de la Media Luna Roja
Con motivo del Dia Mundial de la Cruz Roja y de la Media Luna Roja, el 8 de mayo de 1989, las Sociedades Nacionales de la Cruz Roja y de la Media Luna Roja pidieron a los respectiv...
TRADISI NYADRAN PUNDEN DAN UMAT BUDDHA DI DUSUN LAMUK, KABUPATEN TEMANGGUNG
TRADISI NYADRAN PUNDEN DAN UMAT BUDDHA DI DUSUN LAMUK, KABUPATEN TEMANGGUNG
Tradisi Nyadran sebagai sebuah kearifan lokal yang turun temurun dari generasi ke generasi selanjutnya, kegiatan tradisi Nyadran Punden merupakan pembersihan makam leluhur dan mela...
Pelatihan Tenun Tingkat Pemula pada Kelompok Tenun Palas, Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai
Pelatihan Tenun Tingkat Pemula pada Kelompok Tenun Palas, Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai
Kain tenun adalah salah satu kerajinan khas budaya Melayu yang terkenal di Provinsi Riau. Masyarakat Kota Dumai, Provinsi Riau memiliki perhatian pada pelestarian kain tenun Melayu...

