Javascript must be enabled to continue!
Jejak hilang yang pulang: menyingkap konseptualisasi makna
View through CrossRef
ABSTRAK Pengarang merupakan seorang arkitek yang membina struktur atau kerangka teks dan mengisinya dengan siratan makna. Siratan makna ini sewajarnya dizahirkan menerusi konseptualisasi yang signifikan dengan pemikiran dalam teks. Konseptualisasi merujuk pada proses pembentukan atau pengembangan konsep dalam pemikiran yang melibatkan pengorganisasian gagasan, idea, atau maklumat sehingga menjadi konsep yang lebih jelas dan berstruktur. Dalam karya sastera, konseptualisasi amat signifikan untuk memprojeksikan makna, aspirasi dan mesej yang disampaikan oleh pengarang. Sesebuah karya sastera bertindak sebagai saluran untuk mengekspresi intelek, menzahirkan emosi, menyalurkan mesej dan menyuguhkan amanat melalui pemilihan dan penggunaan diksi dalam bentuk kata kunci atau konsep dan simbol yang membentuk konseptualisasi. Oleh itu, kajian ini bertujuan untuk mengenal pasti dan menganalisis konseptualisasi Abang Median dalam novel Jejak Hilang Yang Pulang karya Abang Median Abang Said . Teori Konseptual Kata Kunci yang dirintis oleh Mohamad Mokhtar Abu Hassan digunakan sebagai kerangka teoretis dalam kajian ini. Kajian ini mengaplikasikan kaedah kualitatif sepenuhnya dengan memfokuskan pada analisis teks novel tersebut. Hasil analisis mendapati enam kata kunci, iaitu “pencarian”, “perpindahan”, “kunang-kunang”, “pembangunan”, “anai-anai” dan “ombak” mengkomunikasikan medan makna yang signifikan dalam novel ini. Konseptualisasi tersebut mencerminkan makna tersurat dan tersirat menerusi simbol yang dipilih oleh pengarang dalam menyampaikan pemikiran, isu-isu dan mesej kehidupan. Kesimpulannya, Konseptual Kata Kunci berupaya merungkai medan makna dalam novel kajian dalam merincikan kisah kehidupan masyarakat yang dapat dijadikan pengajaran dalam perjuangan meneguhkan keimanan demi kesejahteraan hidup. Kajian lanjut novel ini boleh dilakukan dengan menggunakan Teori Sosiologi agar isu-isu kemasyarakatan mampu dikupas dengan rinci. Kata kunci: simbol; konseptualisasi; kunang-kunang; Jejak Hilang yang Pulang; makna. ABSTRACT The author is like an architect who constructs the structure or framework of the text and fills it with layers of meaning. These layers of meaning should be conveyed through significant conceptualization within the text. Conceptualisation refers to the formation process or development of concept in thinking which involves the organizing of concepts, ideas or information to achieve a clearer and structured concept. In literary works, conceptualization is essential in projecting meanings, aspirations and messages conveyed by the author. A literary work acts as a channel to express intellect and emotions, conveying messages and presenting mandate through the selection and the use of diction in the form of keywords or concepts and symbols that form conceptualisation. Therefore, the purpose of this study is to identify and analyse the conceptualisation of Abang Median in the novel “Jejak Hilang Yang Pulang” by Abang Median Abang Said. The Conceptual Keyword Theory pioneered by Mohamad Mokhtar Abu Hassan is used as the theoretical framework in this study. This study fully applies qualitative methods, focusing on the analysis of the novel's text. The results’ of the study identified six keywords: pencarian, perpindahan, kunang-kunang, pembangunan, anai-anai dan ombak which communicate the fields of meaning that are significant in this novel. The conceptualization reflects the explicit and implicit meaning through symbols selected by the author in conveying the thoughts, issues and life messages. In conclusion, the Keyword Conceptual framework is able to to unravel the field of meaning in literary work, in elaborating the story of community life that can serve as a lesson in the effort of strengthening one’s faith to achieve the well-being of life. Further study of this novel can be conducted using Sociological Theory so that societal issues can be thoroughly dissected. Keyword: symbol; conceptualization; fireflies; Jejak Hilang Yang Pulang; meaning.
Title: Jejak hilang yang pulang: menyingkap konseptualisasi makna
Description:
ABSTRAK Pengarang merupakan seorang arkitek yang membina struktur atau kerangka teks dan mengisinya dengan siratan makna.
Siratan makna ini sewajarnya dizahirkan menerusi konseptualisasi yang signifikan dengan pemikiran dalam teks.
Konseptualisasi merujuk pada proses pembentukan atau pengembangan konsep dalam pemikiran yang melibatkan pengorganisasian gagasan, idea, atau maklumat sehingga menjadi konsep yang lebih jelas dan berstruktur.
Dalam karya sastera, konseptualisasi amat signifikan untuk memprojeksikan makna, aspirasi dan mesej yang disampaikan oleh pengarang.
Sesebuah karya sastera bertindak sebagai saluran untuk mengekspresi intelek, menzahirkan emosi, menyalurkan mesej dan menyuguhkan amanat melalui pemilihan dan penggunaan diksi dalam bentuk kata kunci atau konsep dan simbol yang membentuk konseptualisasi.
Oleh itu, kajian ini bertujuan untuk mengenal pasti dan menganalisis konseptualisasi Abang Median dalam novel Jejak Hilang Yang Pulang karya Abang Median Abang Said .
Teori Konseptual Kata Kunci yang dirintis oleh Mohamad Mokhtar Abu Hassan digunakan sebagai kerangka teoretis dalam kajian ini.
Kajian ini mengaplikasikan kaedah kualitatif sepenuhnya dengan memfokuskan pada analisis teks novel tersebut.
Hasil analisis mendapati enam kata kunci, iaitu “pencarian”, “perpindahan”, “kunang-kunang”, “pembangunan”, “anai-anai” dan “ombak” mengkomunikasikan medan makna yang signifikan dalam novel ini.
Konseptualisasi tersebut mencerminkan makna tersurat dan tersirat menerusi simbol yang dipilih oleh pengarang dalam menyampaikan pemikiran, isu-isu dan mesej kehidupan.
Kesimpulannya, Konseptual Kata Kunci berupaya merungkai medan makna dalam novel kajian dalam merincikan kisah kehidupan masyarakat yang dapat dijadikan pengajaran dalam perjuangan meneguhkan keimanan demi kesejahteraan hidup.
Kajian lanjut novel ini boleh dilakukan dengan menggunakan Teori Sosiologi agar isu-isu kemasyarakatan mampu dikupas dengan rinci.
Kata kunci: simbol; konseptualisasi; kunang-kunang; Jejak Hilang yang Pulang; makna.
ABSTRACT The author is like an architect who constructs the structure or framework of the text and fills it with layers of meaning.
These layers of meaning should be conveyed through significant conceptualization within the text.
Conceptualisation refers to the formation process or development of concept in thinking which involves the organizing of concepts, ideas or information to achieve a clearer and structured concept.
In literary works, conceptualization is essential in projecting meanings, aspirations and messages conveyed by the author.
A literary work acts as a channel to express intellect and emotions, conveying messages and presenting mandate through the selection and the use of diction in the form of keywords or concepts and symbols that form conceptualisation.
Therefore, the purpose of this study is to identify and analyse the conceptualisation of Abang Median in the novel “Jejak Hilang Yang Pulang” by Abang Median Abang Said.
The Conceptual Keyword Theory pioneered by Mohamad Mokhtar Abu Hassan is used as the theoretical framework in this study.
This study fully applies qualitative methods, focusing on the analysis of the novel's text.
The results’ of the study identified six keywords: pencarian, perpindahan, kunang-kunang, pembangunan, anai-anai dan ombak which communicate the fields of meaning that are significant in this novel.
The conceptualization reflects the explicit and implicit meaning through symbols selected by the author in conveying the thoughts, issues and life messages.
In conclusion, the Keyword Conceptual framework is able to to unravel the field of meaning in literary work, in elaborating the story of community life that can serve as a lesson in the effort of strengthening one’s faith to achieve the well-being of life.
Further study of this novel can be conducted using Sociological Theory so that societal issues can be thoroughly dissected.
Keyword: symbol; conceptualization; fireflies; Jejak Hilang Yang Pulang; meaning.
Related Results
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARAT
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARAT
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARATABSTRAK Analisis jejak ekologis adalah salah satu alat perencanaan dalam pembangunan berkelanjutan. Konsep...
ANALISIS DESAIN FORMULIR REKAM MEDIS RINGKASAN PULANG RAWAT INAP BERDASARKAN STANDAR MANAJEMEN INFORMASI REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT SETIA MITRA JAKARTA
ANALISIS DESAIN FORMULIR REKAM MEDIS RINGKASAN PULANG RAWAT INAP BERDASARKAN STANDAR MANAJEMEN INFORMASI REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT SETIA MITRA JAKARTA
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Standar Prosedur Operasional yang mengatur desain formulir, mengetahui komponen yang di tinjau dari aspek anatomi, isi, dan fisik yang ter...
Pesan Dakwah dalam Novel Pulang Karya Tere Liye
Pesan Dakwah dalam Novel Pulang Karya Tere Liye
Novel merupakan salah satu media yang digunakan sebagai sarana menyampaikan pesan dakwah, berdakwah melalui novel memiliki kelebihan tersendiri yang dapat menghilangkan kejenuhan, ...
ANALISIS STRUKTUR TEKS, KOGNISI SOSIAL, DAN DIMENSI SOSIAL DALAM NOVEL PULANG KARYA TERE LIYE (ANALYSIS OF TEXT STRUCTURE, SOCIAL COGNITION, AND SOCIAL DIMENSIONS IN NOVEL PULANG CREATION TERE LIYE)
ANALISIS STRUKTUR TEKS, KOGNISI SOSIAL, DAN DIMENSI SOSIAL DALAM NOVEL PULANG KARYA TERE LIYE (ANALYSIS OF TEXT STRUCTURE, SOCIAL COGNITION, AND SOCIAL DIMENSIONS IN NOVEL PULANG CREATION TERE LIYE)
AbstractAnalysis of Text Structure, Social Cognition, and Social Dimensions in Novel PulangCreation Tere Liye. The purpose of this study is to describe the structure of the text, s...
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA†KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA†KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
AbstrakPenelitian ini tentang makna denotatif dan konotatif hana (hidung) dalam cerpen “Hana†karya Akutagawa Ryunosukae. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna hidung ya...
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
ABSTRAK
Komunikasi transendental nyenuk merupakan rangkaian dari upacara ngenteg linggih yang dilaksanakan oleh masyarakat setelah pemabngunan atau mepugaran pura...
Analisis Perubahan Makna Kata dalam Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna
Analisis Perubahan Makna Kata dalam Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan makna kata yang terdapat pada novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Pada penelitian ini peneliti mengguna...

