Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS GC-MS EKSTRAK METANOL DAN N-HEKSAN DARI BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.)
View through CrossRef
ABSTRACT The butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) is a flower can grow as an ornamental plant or a wild plant with a single purple petal. This study aims to analyze the phytochemical compounds from butterfly pea flower. The method used is the extraction of dried powder of butterfly pea flowers using methanol and n-hexane solvent then analyzed using GC-MS. The analysis showed that there were 48 possible compounds detected in the methanol extract and 18 possible compounds detected in the n-hexane extract of butterfly pea flower. The compound from the methanol extract which had the highest peak were d-Mannose, d-Glycero-d ido-heptose, and Galacto-heptulose. While the compounds from the n-hexane extract that had the highest peak were Longipinocarvone, Acetic acid, 3-hydroxy-6-isopropenyl-4,8a-dimethyl-1,2,3,5,6,7,8,8a-octahydronaphthalen-2 -yl ester, and 10-12-Pentacosadiynoic acid. Keywords : Clitoria ternatea L, butterfly pea flower, GC-MS ABSTRAK Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) merupakan bunga yang dapat tumbuh sebagai tanaman hias maupun tanaman liar dengan kelopak tunggal berwarna ungu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa fitokimia dari bunga Telang. Metode yang digunakan yaitu ekstraksi serbuk kering bunga Telang menggunakan pelarut metanol dan n-heksan kemudian dianalisis menggunakan GC-MS. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 48 kemungkinan senyawa yang terdeteksi dalam ekstrak metanol dan 18 kemungkinan senyawa yang terdeteksi dalam ekstrak n-heksan bunga Telang. Senyawa dari ekstrak metanol yang memiliki puncak tertinggi yaitu d-Mannose, d-Glycero-d ido- heptose, dan Galacto-heptulose. Sedangkan senyawa dari ekstrak n-heksan yang memiliki puncak tertinggi yaitu Longipinocarvone, Acetic acid, 3-hydroxy-6-isopropenyl-4,8a-dimethyl-1,2,3,5,6,7,8,8a-octahydronaphthalen-2-yl ester, dan 10-12-Pentacosadiynoic acid.Kata kunci : Clitoria ternatea L, kembang Telang, GC-MS
Universitas Sam Ratulangi
Title: ANALISIS GC-MS EKSTRAK METANOL DAN N-HEKSAN DARI BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.)
Description:
ABSTRACT The butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.
) is a flower can grow as an ornamental plant or a wild plant with a single purple petal.
This study aims to analyze the phytochemical compounds from butterfly pea flower.
The method used is the extraction of dried powder of butterfly pea flowers using methanol and n-hexane solvent then analyzed using GC-MS.
The analysis showed that there were 48 possible compounds detected in the methanol extract and 18 possible compounds detected in the n-hexane extract of butterfly pea flower.
The compound from the methanol extract which had the highest peak were d-Mannose, d-Glycero-d ido-heptose, and Galacto-heptulose.
While the compounds from the n-hexane extract that had the highest peak were Longipinocarvone, Acetic acid, 3-hydroxy-6-isopropenyl-4,8a-dimethyl-1,2,3,5,6,7,8,8a-octahydronaphthalen-2 -yl ester, and 10-12-Pentacosadiynoic acid.
Keywords : Clitoria ternatea L, butterfly pea flower, GC-MS ABSTRAK Bunga Telang (Clitoria ternatea L.
) merupakan bunga yang dapat tumbuh sebagai tanaman hias maupun tanaman liar dengan kelopak tunggal berwarna ungu.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa fitokimia dari bunga Telang.
Metode yang digunakan yaitu ekstraksi serbuk kering bunga Telang menggunakan pelarut metanol dan n-heksan kemudian dianalisis menggunakan GC-MS.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 48 kemungkinan senyawa yang terdeteksi dalam ekstrak metanol dan 18 kemungkinan senyawa yang terdeteksi dalam ekstrak n-heksan bunga Telang.
Senyawa dari ekstrak metanol yang memiliki puncak tertinggi yaitu d-Mannose, d-Glycero-d ido- heptose, dan Galacto-heptulose.
Sedangkan senyawa dari ekstrak n-heksan yang memiliki puncak tertinggi yaitu Longipinocarvone, Acetic acid, 3-hydroxy-6-isopropenyl-4,8a-dimethyl-1,2,3,5,6,7,8,8a-octahydronaphthalen-2-yl ester, dan 10-12-Pentacosadiynoic acid.
Kata kunci : Clitoria ternatea L, kembang Telang, GC-MS.
Related Results
Potensi Antioksidan dan Neuroprotektif Bunga Telang (Clitoria ternatea L.): Literature Review
Potensi Antioksidan dan Neuroprotektif Bunga Telang (Clitoria ternatea L.): Literature Review
Tanaman telang (Clitoria ternatea L.) telah dikenal dalam pengobatan tradisional karena khasiatnya yang luas, dan semakin banyak penelitian modern yang mengeksplorasi manfaat farma...
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
This study aims to determine the potential antimicrobial activity of extracts soluble, insoluble n-hexane and fractions of n-hexane extract of leaves of B. virgata, some microbial ...
Aktivitas Antimikroba Ekstrak dan Fraksi Ekstrak Daun Rami (Boehmeria virgata (Forst.) Guill Terhadap Beberapa Mikroba Organisme
Aktivitas Antimikroba Ekstrak dan Fraksi Ekstrak Daun Rami (Boehmeria virgata (Forst.) Guill Terhadap Beberapa Mikroba Organisme
ABSTRACT
This study aims to the antimicrobial activity test of leaf extract of B. virgata, and the Minimum Inhibitory Concentration values determine to​​ against some micr...
Formulasi Sediaan Clay Stick Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)
Formulasi Sediaan Clay Stick Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)
Kerusakan oksidatif dapat menyebabkan hilangnya kelembapan yang menyebabkan kulit kering dan kusam. Salah satu kosmetik yang dapat mengatasi kulit kering adalah clay stick dari bah...
IMPLEMENTASI TEH BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SEPANJANG JAYA KECAMATAN RAWALUMBU
IMPLEMENTASI TEH BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SEPANJANG JAYA KECAMATAN RAWALUMBU
Bunga Telang dalam pengobatan tradisional yang merupakan salah satu tanaman herbal, memiliki khasiat untuk memperbaiki fungsi organ. Menurunkan tekanana darah di kecamatan Rawalumb...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
ANTIBAKTERI GRAM POSITIF DAN NEGATIF DARI SEDIAAN SABUN CUCI PIRING FERMENTASI KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) SEBAGAI PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI
ANTIBAKTERI GRAM POSITIF DAN NEGATIF DARI SEDIAAN SABUN CUCI PIRING FERMENTASI KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) SEBAGAI PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI
Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan sabun cuci piring yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang (Clitoria ternatea L) dari konsentrasi gula 20%, 30%, ...
Efek Ekstrak Metanol dan Partisi dari Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea coromandelica Houtt. Merr.) terhadap Pertumbuhan Sel HeLa dan MCF-7
Efek Ekstrak Metanol dan Partisi dari Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea coromandelica Houtt. Merr.) terhadap Pertumbuhan Sel HeLa dan MCF-7
Tujuan penelitian ini adalah menentukan efek ekstrak metanol dan partisi kulit batang kayu jawa dalam menghambat pertumbuhan sel kanker HeLa dan sel kanker MCF-7. Simplisia kulit k...

