Javascript must be enabled to continue!
Analisa Morfometri Juvenil Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus X Epinephelus lanceolatus) Ukuran 10 Cm Hingga 12 Cm
View through CrossRef
Morfometri merupakan suatu penandaan ukuran bagian-bagian tertentu dari struktur badan ikan. Karakter yang digunakan dalam kajian morfometrik yaitu berat badan, panjang total, panjang standar, tinggi badan, lebar badan dan panjang operkulum. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran, variasi morfometri luar dan perbedaan signifikansi dalam morfometrik ikan kerapu cantang antar kelompok ukuran 10 hingga 12 cm. Hasil penelitian menunjukkan Terdapat variasi morfometrik juvenil ikan kerapu cantang dari ukuran 10 cm hingga 12 cm. Ukuran 10 cm menunjukkan panjang standar 85,54 mm, berat badan 20,43 g, tinggi badan 30,47 mm dan lebar badan 16,75 mm sedangkan untuk ukuran 11 cm menunjukkan panjang standar 97,73 mm, berat badan 30,03 g, tinggi badan 32,08 mm dan Lebar Badan 19,09 mm. Selanjutnya ukuran 12 cm menunjukkan panjang standar 104,90 mm, berat badan 35,99 g, tinggi badan 32,40 mm dan lebar badan 18,25 mm. Berdasarkan uji varian yang telah dilakukan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok ukuran yang telah di bandingkan.
Universitas Bangka Belitung
Title: Analisa Morfometri Juvenil Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus X Epinephelus lanceolatus) Ukuran 10 Cm Hingga 12 Cm
Description:
Morfometri merupakan suatu penandaan ukuran bagian-bagian tertentu dari struktur badan ikan.
Karakter yang digunakan dalam kajian morfometrik yaitu berat badan, panjang total, panjang standar, tinggi badan, lebar badan dan panjang operkulum.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran, variasi morfometri luar dan perbedaan signifikansi dalam morfometrik ikan kerapu cantang antar kelompok ukuran 10 hingga 12 cm.
Hasil penelitian menunjukkan Terdapat variasi morfometrik juvenil ikan kerapu cantang dari ukuran 10 cm hingga 12 cm.
Ukuran 10 cm menunjukkan panjang standar 85,54 mm, berat badan 20,43 g, tinggi badan 30,47 mm dan lebar badan 16,75 mm sedangkan untuk ukuran 11 cm menunjukkan panjang standar 97,73 mm, berat badan 30,03 g, tinggi badan 32,08 mm dan Lebar Badan 19,09 mm.
Selanjutnya ukuran 12 cm menunjukkan panjang standar 104,90 mm, berat badan 35,99 g, tinggi badan 32,40 mm dan lebar badan 18,25 mm.
Berdasarkan uji varian yang telah dilakukan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok ukuran yang telah di bandingkan.
Related Results
Teknik Pembesaran Ikan Kerapu Hibrida Cantang (Epinephelus fuscoguttatus × Epinephelus lanceolatus) pada Karamba Jaring Apung
Teknik Pembesaran Ikan Kerapu Hibrida Cantang (Epinephelus fuscoguttatus × Epinephelus lanceolatus) pada Karamba Jaring Apung
AbstrakIkan kerapu hibrida cantang merupakan komoditas perikanan yang memiliki peluang baik di pasaran karena nilai gizi dan ekonomisnya yang tinggi. Ikan kerapu hibrida ini banyak...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
Efisiensi Pakan dan Pertumbuhan Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) dengan Pemberian Dosis Enzim Papain Berbeda
Efisiensi Pakan dan Pertumbuhan Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) dengan Pemberian Dosis Enzim Papain Berbeda
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis pemberian enzim papain dalam meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan ikan kerapu cantang Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelu...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
Pemanfaatan Tulang Ikan Patin sebagai Tepung Tinggi Kalsium di Kampung Patin, Kabupaten Kampar
Pemanfaatan Tulang Ikan Patin sebagai Tepung Tinggi Kalsium di Kampung Patin, Kabupaten Kampar
Ikan patin merupakan salah satu ikan yang banyak dikembangkan karena tingginya permintaan baik dari pasar domestik maupun internasional. Kabupaten Kampar Provinsi Riau merupakan sa...
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstrak (Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan spesies ikan yang memiliki genus ikan yang dapat hidup dalam kondisi lingkungan yang memiliki toleransi tinggi terhad...
PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP KUALITAS IKAN KERING DENGAN METODE EFEK RUMAH KACA DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TEGALSARI
PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP KUALITAS IKAN KERING DENGAN METODE EFEK RUMAH KACA DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TEGALSARI
Produksi ikan yang melimpah di daerah laut utara jawa membutuhkan penanganan pasca yang ekstensif untuk menjaga kualitas ikan. Oleh sebab itu, hasil tangkapan di Tempat Pelelangan ...
Pengaruh Berat Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Terhadap Rendemen Abon Ikan Lele Dumbo Serta Pendugaan Masa Simpan dan Masa Kedaluwarsa Abon Ikan Lele Dumbo
Pengaruh Berat Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Terhadap Rendemen Abon Ikan Lele Dumbo Serta Pendugaan Masa Simpan dan Masa Kedaluwarsa Abon Ikan Lele Dumbo
Produksi ikan lele di Indonesia dari tahun ke tahun meningkat tinggi. Kenaikan produksi ikan lele sangat tinggi dengan jumlah rata-rata pada tahun 2007-2011 sebesar 39,82 persen, p...

