Javascript must be enabled to continue!
Menghadapi Tantangan Dan Solusi Cybercrime Di Era Digital
View through CrossRef
Cybercrime merupakan ancaman terbesar di era digital yang terus berkembang seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, memberikan dampak signifikan dan kompleks terhadap berbagai aspek kehidupan dari individu hingga infrastruktur nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam menghadapi cybercrime, dengan fokus pada dinamika yang terus berubah dalam lanskap keamanan siber global. Kajian mendalam dilakukan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan cybercrime, termasuk cepatnya transformasi teknologi digital, rendahnya kesadaran masyarakat akan risiko keamanan siber, keterbatasan regulasi hukum, dan defisit tenaga ahli keamanan informasi. Kompleksitas ancaman siber modern membutuhkan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan aspek teknologi, hukum, pendidikan, dan kerja sama internasional, dengan mengandalkan studi literatur dari sumber akademis, laporan resmi lembaga keamanan siber, dan publikasi ilmiah terkini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penanganan cybercrime memerlukan sinergi berkelanjutan antara pemangku kepentingan dari berbagai sektor, dengan solusi strategis yang mencakup penguatan infrastruktur keamanan digital, akselerasi program edukasi publik, pengembangan kerangka kerja sama internasional, investasi sistematis dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk deteksi dan pencegahan ancaman siber secara proaktif.
CV Rizania Media Pratama
Title: Menghadapi Tantangan Dan Solusi Cybercrime Di Era Digital
Description:
Cybercrime merupakan ancaman terbesar di era digital yang terus berkembang seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, memberikan dampak signifikan dan kompleks terhadap berbagai aspek kehidupan dari individu hingga infrastruktur nasional.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam menghadapi cybercrime, dengan fokus pada dinamika yang terus berubah dalam lanskap keamanan siber global.
Kajian mendalam dilakukan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan cybercrime, termasuk cepatnya transformasi teknologi digital, rendahnya kesadaran masyarakat akan risiko keamanan siber, keterbatasan regulasi hukum, dan defisit tenaga ahli keamanan informasi.
Kompleksitas ancaman siber modern membutuhkan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan aspek teknologi, hukum, pendidikan, dan kerja sama internasional, dengan mengandalkan studi literatur dari sumber akademis, laporan resmi lembaga keamanan siber, dan publikasi ilmiah terkini.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penanganan cybercrime memerlukan sinergi berkelanjutan antara pemangku kepentingan dari berbagai sektor, dengan solusi strategis yang mencakup penguatan infrastruktur keamanan digital, akselerasi program edukasi publik, pengembangan kerangka kerja sama internasional, investasi sistematis dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk deteksi dan pencegahan ancaman siber secara proaktif.
Related Results
A systematic literature review on cybercrime legislation
A systematic literature review on cybercrime legislation
Background
: Cybercrime is a fast-growing digital crime and legislation falling behind with the fast-moving advancement of technology. One important factor proj...
Gender Bias and Cybercrime Investigation: A Comparative Study of Female Involvement in Cybercrime among Undergraduate Students in Selected Universities in Ekiti State, Nigeria
Gender Bias and Cybercrime Investigation: A Comparative Study of Female Involvement in Cybercrime among Undergraduate Students in Selected Universities in Ekiti State, Nigeria
Background to the Study: The study investigates the gender bias on female involvement in cybercrime among
undergraduate students in selected universities in Ekiti State, Nigeria. O...
UPAYA NOTARIS DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PERLINDUNGAN TERHADAP DATA PENGHADAP DI ERA DIGITAL
UPAYA NOTARIS DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PERLINDUNGAN TERHADAP DATA PENGHADAP DI ERA DIGITAL
AbstractThe development of the digital era has brought various changes, both positive impacts that can be used as well as possible. But at the same time, the digital era also bring...
Access Denied
Access Denied
Introduction
As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...
International legal regulation of transnational cybercrime in cyberspace
International legal regulation of transnational cybercrime in cyberspace
The article considers the international legal regulation of combating cybercrime, which is considered as a transnational phenomenon. In the group of transnational crimes, along wit...
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY
Andhes Tiani Putri, Meylaty F
12Faculty Of Economic
E...
Pengaruh Cyber Crime terhadap Risiko Reputasi pada Bank Syariah Indonesia
Pengaruh Cyber Crime terhadap Risiko Reputasi pada Bank Syariah Indonesia
Abstract. The rapid development of information technology demands a fast, efficient, and transparent public service system, including in the management of government administration...

