Javascript must be enabled to continue!
MODEL KECEPATAN 1-D GELOMBANG P DAN GELOMBANG S DARI DATA HASIL RELOKASI HIPOSENTER DI WILAYAH GUNUNG SINABUNG
View through CrossRef
Gunung Sinabung merupakan gunung yang aktif kembali setelah tidak beraktifitas (dorman) selama lebih dari 400 tahun. Gunung Sinabung sampai saat ini melakukan aktivitas vulkanik. Hal itu membuat masyarakat di sekitar lereng Gunung Sinabung berwaspada. Salah satu aktivitas vulakanik tersebut adalah gempa vulkanik. Penelitian ini bertujuan merelokasi hiposenter untuk mendapatkan model kecepatan 1-D gelombang P dan gelombang S di Gunung Sinabung yang dapat digunakan sebagai data acuan kondisi bawah permukaan. Penelitian ini menggunakan input data magnitudo, parameter hiposenter, serta waktu jalar gelombang P dan gelombang S. Data ini diperoleh dari BMKG EQ (Earthquakes) Repository. Kejadian gempa bumi yang digunakan pada rentang waktu 1 Januari 2017 sampai 28 Februari 2017 dan pada koordinat 3,0931 LU-3,3543 LU dan 98,2928 BT-98,6202 BT. Pada pengolahan ini juga menggunakan parameter letak stasiun (sensor). Data tersebut direlokasi menggunakan software VELEST 3.3 dengan model kecepatan global IASP91 sebagai model kecepatan awal. Hasil dari relokasi tersebut adalah koreksi letak stasiun (sensor), parameter hiposenter akhir, waktu jalar gelombang seismik, dan model kecepatan 1-D gelombang P dan gelombang S. Hasil yang didapatkan untuk model kecepatan 1-D gelombang P pada kedalaman 0 km sebesar 5.58 km/s dan untuk kedalaman 210 km, lapisan terdalam pada pengolahan data ini, sebesar 8.30 km/s.
Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Title: MODEL KECEPATAN 1-D GELOMBANG P DAN GELOMBANG S DARI DATA HASIL RELOKASI HIPOSENTER DI WILAYAH GUNUNG SINABUNG
Description:
Gunung Sinabung merupakan gunung yang aktif kembali setelah tidak beraktifitas (dorman) selama lebih dari 400 tahun.
Gunung Sinabung sampai saat ini melakukan aktivitas vulkanik.
Hal itu membuat masyarakat di sekitar lereng Gunung Sinabung berwaspada.
Salah satu aktivitas vulakanik tersebut adalah gempa vulkanik.
Penelitian ini bertujuan merelokasi hiposenter untuk mendapatkan model kecepatan 1-D gelombang P dan gelombang S di Gunung Sinabung yang dapat digunakan sebagai data acuan kondisi bawah permukaan.
Penelitian ini menggunakan input data magnitudo, parameter hiposenter, serta waktu jalar gelombang P dan gelombang S.
Data ini diperoleh dari BMKG EQ (Earthquakes) Repository.
Kejadian gempa bumi yang digunakan pada rentang waktu 1 Januari 2017 sampai 28 Februari 2017 dan pada koordinat 3,0931 LU-3,3543 LU dan 98,2928 BT-98,6202 BT.
Pada pengolahan ini juga menggunakan parameter letak stasiun (sensor).
Data tersebut direlokasi menggunakan software VELEST 3.
3 dengan model kecepatan global IASP91 sebagai model kecepatan awal.
Hasil dari relokasi tersebut adalah koreksi letak stasiun (sensor), parameter hiposenter akhir, waktu jalar gelombang seismik, dan model kecepatan 1-D gelombang P dan gelombang S.
Hasil yang didapatkan untuk model kecepatan 1-D gelombang P pada kedalaman 0 km sebesar 5.
58 km/s dan untuk kedalaman 210 km, lapisan terdalam pada pengolahan data ini, sebesar 8.
30 km/s.
Related Results
ANALISIS DEFORMASI GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS PERIODE 2017-2018
ANALISIS DEFORMASI GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS PERIODE 2017-2018
Gunung Sinabung merupakan salah satu gunung api aktif yang ada di Indonesia yang terletak di provinsi Sumatera Utara. Gunung Sinabung tercatat tidak pernah meletus sejak tahun 1600...
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi adalah tentang seberapa lambat atau seberapa cepat suatu benda bergerak. Kita telah mendengar tentang kecepatan tetapi tahukah kita apa yang sedang kita bicarakan ...
Pengaruh Kemiringan Struktur Plat Segitiga Terhadap Kecepatan Gesek Dasar pada Saluran Terbuka
Pengaruh Kemiringan Struktur Plat Segitiga Terhadap Kecepatan Gesek Dasar pada Saluran Terbuka
Pada aliran saluran terbuka, distribusi kecepatan seringkali dibedakan sebagai distribusi kecepatan di daerah inner region, yang berada di dekat dasar dimana distribusi kecepatan l...
VISUALISASI KONSEP PERLAYANGAN GELOMBANG DENGAN MEMANFAATKAN SPREADSHEET EXCEL
VISUALISASI KONSEP PERLAYANGAN GELOMBANG DENGAN MEMANFAATKAN SPREADSHEET EXCEL
<p>Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju telah menghasilkan berbagai macam peralatan canggih yang dapat menunjang terpenuhinya kebutuhan hidup. Oleh s...
Analisis Jurnal_ Jessica Natasha_802020039
Analisis Jurnal_ Jessica Natasha_802020039
Keunikan sebuah kearifan lokal biasanya berlaku hanya sebatas lingkungan kelahirannya. Keunikan tersebut merupakan pengaruh dari lingkungan dan cara adaptasi manusia dari sekedar b...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
POTENSI ENERGI GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN MENTAWAI
POTENSI ENERGI GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN MENTAWAI
Berdasarkan data sekunder kejadian gelombang signifikan tahunan dan dari hasil pemodelan distribusi gelombang.di perairan Mentawai, tercatat tinggi gelombang di daerah tersebut ada...
Coulomb Stress Analysis And Monte Carlo Simulation In Predicting Sinabung Pyroclastic Flow
Coulomb Stress Analysis And Monte Carlo Simulation In Predicting Sinabung Pyroclastic Flow
Sinabung is a small stratovolcano located in northern Sumatra about 50 km northwest of the Toba caldera. On August 27, 2010, it was confirmed that Sinabung experienced a phreatic e...


