Javascript must be enabled to continue!
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
View through CrossRef
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung selesai dan tidak terawat. Bahkan, sejak taman tersebut direvitalisasi dan dilimpahkan pengelolaannya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Pemkot Cirebon, kondisi taman tersebut kembali tidak terurus. Bahkan, pilar-pilar taman dipenuhi dengan coretan vandalisme. Taman dengan luas sekitar 500 meter persegi ini, memiliki sejumlah sarana dan prasarana penunjang untuk aktifitas serta rekreasi warga Kota Cirebon. Pada hari-hari taman ini sangat sepi pengunjung padahal taman ini sangat strategis yang berada dekat dengan pusat kota Cirebon. Atas dasar itu saya sebagai penulis yang akan meneliti dari segi unsur atau elemen atau fasilitas yang ada di dalam taman tersebut, tidak hanya taman krucuk yang ada di Cirebon saya juga meneliti taman yang ada di kabupaten majalengka yaitu Taman Bunderan Munjul. Taman Dirgantara Majalengka merupakan sebuah taman yang bertemakan kedirgantaraan yang berada di pintu masuk Kota Majalengka dari arah Sumedang atau Bandung, taman Kota ini memiliki sebuah ikon khusus, yaitu sebuah pesawat tempur berjenis A4 Skyhawk. Pesawat ini bukan reflika, tapi memang benar-benar pesawat tempur asli yang pernah dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara Republik Indonesia. Monumen pesawat ini sebagai simbol kejayaan Lapangan Udara milik TNI AU yaitu Lanud S.Sukani yang berada di Jatiwangi, selain itu sebagai ikon Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang ada di Majalengka Taman yang diresmikan pada tanggal 24 April 2012. Dalam pembuatan taman kota atau ruang luar terdiri dari dua bagian yaitu elemen yang bersifat lunak ( soft material ), dan elemen yang bersifat keras ( hard material ). Dengan adanya unsur – unsur atau elemen pendukung taman akan menarik pengunjung dan bisa berlama – lama ditaman tersebut.
Prodi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon
Title: ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Description:
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung selesai dan tidak terawat.
Bahkan, sejak taman tersebut direvitalisasi dan dilimpahkan pengelolaannya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Pemkot Cirebon, kondisi taman tersebut kembali tidak terurus.
Bahkan, pilar-pilar taman dipenuhi dengan coretan vandalisme.
Taman dengan luas sekitar 500 meter persegi ini, memiliki sejumlah sarana dan prasarana penunjang untuk aktifitas serta rekreasi warga Kota Cirebon.
Pada hari-hari taman ini sangat sepi pengunjung padahal taman ini sangat strategis yang berada dekat dengan pusat kota Cirebon.
Atas dasar itu saya sebagai penulis yang akan meneliti dari segi unsur atau elemen atau fasilitas yang ada di dalam taman tersebut, tidak hanya taman krucuk yang ada di Cirebon saya juga meneliti taman yang ada di kabupaten majalengka yaitu Taman Bunderan Munjul.
Taman Dirgantara Majalengka merupakan sebuah taman yang bertemakan kedirgantaraan yang berada di pintu masuk Kota Majalengka dari arah Sumedang atau Bandung, taman Kota ini memiliki sebuah ikon khusus, yaitu sebuah pesawat tempur berjenis A4 Skyhawk.
Pesawat ini bukan reflika, tapi memang benar-benar pesawat tempur asli yang pernah dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara Republik Indonesia.
Monumen pesawat ini sebagai simbol kejayaan Lapangan Udara milik TNI AU yaitu Lanud S.
Sukani yang berada di Jatiwangi, selain itu sebagai ikon Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang ada di Majalengka Taman yang diresmikan pada tanggal 24 April 2012.
Dalam pembuatan taman kota atau ruang luar terdiri dari dua bagian yaitu elemen yang bersifat lunak ( soft material ), dan elemen yang bersifat keras ( hard material ).
Dengan adanya unsur – unsur atau elemen pendukung taman akan menarik pengunjung dan bisa berlama – lama ditaman tersebut.
.
Related Results
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Penerapan Konsep Green City pada Taman Kota (Studi Kasus: Taman Kota Blang Padang, Kota Banda Aceh)
Penerapan Konsep Green City pada Taman Kota (Studi Kasus: Taman Kota Blang Padang, Kota Banda Aceh)
<p><span lang="IN">Konsep </span><em><span lang="IN">green city</span></em><span lang="IN"> menerapkan konsep ramah lingkungan yang ...
Elemen-elemen Pembentuk Kota yang Berpengaruh terhadap Citra Kota (Studi Kasus: Kota Lama Semarang)
Elemen-elemen Pembentuk Kota yang Berpengaruh terhadap Citra Kota (Studi Kasus: Kota Lama Semarang)
Kota Lama Semarang merupakan kawasan kolonial Belanda dimana mana terdapat gedung-gedungyang dibangun sejak zaman Belanda. Kota lama sering disebut sebagai Little Netherland, denga...
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG CITRA KOTA CIMAHI SEBAGAI KAWASAN MILITER
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG CITRA KOTA CIMAHI SEBAGAI KAWASAN MILITER
Citra Kota Cimahi Sebagai Kawasan Militer telah dicanangkan pada bulan Februari tahun 2010 yang lalu, pencanangan ini dilakukan oleh pihak pemerintah Kota Cimahi beserta jajaran in...
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
<p><em><span lang="IN">Kawasan Pekansikawan sebagai kawasan metropolitan terdiri dari </span><span lang="EN-US">Kota </span><span lang="IN"&g...
Arti Penting Ruang Hijau Kota bagi Masyarakat dan Pemerintah Kota (Ruang Hijau Kota di Lyon, Prancis)
Arti Penting Ruang Hijau Kota bagi Masyarakat dan Pemerintah Kota (Ruang Hijau Kota di Lyon, Prancis)
Adanya fenomena yang berbeda di negara berkembang dan negara maju menyangkut ruang hijau kotamenjadi daya tarik utama penelitian ini. Ruang hijau kota belum menjadi suatu elemen pe...
ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR NEO-GOTIK PADA GEREJA POUK LAHAI ROI JAKARTA
ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR NEO-GOTIK PADA GEREJA POUK LAHAI ROI JAKARTA
Abstrak - Gereja POUK Lahai Roi merupakan Gereja Oikumene yang terletak di Jakarta. Sekilas dapat terlihat elemen-elemen Arsitektur neo-Gotik pada gereja ini, seperti adanya menara...
Telaah Sarana dan Prasarana Pendukung Taman Wilhelmina Kota Pangkalpinang
Telaah Sarana dan Prasarana Pendukung Taman Wilhelmina Kota Pangkalpinang
Taman Kota Wilhelmina, sebagai salah satu Cagar Budaya dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Pangkalpinang, memiliki nilai historis dan fungsi penting bagi masyarakat. Penelitian i...


