Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Dukungan Sosial Masyarakat Terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa

View through CrossRef
Abstract Introduction : The process of recovering people with mental disorders cannot be separated from the role and support of the community. Community social support is very influential for people with mental disorders in undergoing the healing process and restoring the quality of their lives. Purpose: This study is to identify the description of social support for people with mental disorders. Method : Quantitative with descriptive research design. This research was conducted in the South Selatpanjang village area with a sample of 99 respondents. The measuring instrument used is a questionnaire with 17 questions consisting of 4 main components, namely, emotional support, instrumental support, informational support, and award support which have been tested for validity and reliability. The analysis used is univariate analysis to describe community social support for people with mental disorders. Results: most of the respondents are late adulthood (34.3%), most of the sexes are 61 people (61.6%), most of them work 84 people (84.8%), Most are married 79 people (79 ,8%). Seta obtained good social support, namely 53 people (53.5%). Conclusion: the results of this study can be used as a reference for the community to continue to provide support for people with mental disorders Abstrak Pendahuluan : Proses pemulihan orang dengan gangguan jiwa tidak terlepas dari peran dan dukungan dari masyarakat. Dukungan sosial masyarkat sangat berpengaruh bagi orang dengan gangguan jiwa daalam menjalani proses penyembuhan dan pengembalian kualitis hidupnya. Tujuan : penelitian ini untuk mengindetifikasikan gambaran dukungan sosial masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa. Metode : Kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan diwilayah kelurahan selatpanjang selatan dengan jumlah sampel 99 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner sebanyak 17 pertanyaan yang terdiri dari 4 komponen utama yaitu, dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dan dukungan penghargaan yang telah di uji validitas dan reabilitasnya. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat untuk menggambarkan dukungan sosial masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa. Hasil : sebagian besar umur responden  dewasa akhir (34,3%), sebagian besar jenis kelamin laki-laki 61 orang (61,6%), sebagian besar bekerja 84 orang (84,8%), Sebagian besar menikah  79 orang (79,8%). Serta didapatkan dukungan sosial masyarakat yang baik yaitu  53 orang (53,5%). Kesimpulan : Hasil ini disimpulkan bahwa terdapat dukungan sosial baik terhadap orang dengan gangguan jiwa. Hasil penelitian ini menjadi salah satu sumber informasi dalam meningkatkan dukungan sosial masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa
Title: Gambaran Dukungan Sosial Masyarakat Terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa
Description:
Abstract Introduction : The process of recovering people with mental disorders cannot be separated from the role and support of the community.
Community social support is very influential for people with mental disorders in undergoing the healing process and restoring the quality of their lives.
Purpose: This study is to identify the description of social support for people with mental disorders.
Method : Quantitative with descriptive research design.
This research was conducted in the South Selatpanjang village area with a sample of 99 respondents.
The measuring instrument used is a questionnaire with 17 questions consisting of 4 main components, namely, emotional support, instrumental support, informational support, and award support which have been tested for validity and reliability.
The analysis used is univariate analysis to describe community social support for people with mental disorders.
Results: most of the respondents are late adulthood (34.
3%), most of the sexes are 61 people (61.
6%), most of them work 84 people (84.
8%), Most are married 79 people (79 ,8%).
Seta obtained good social support, namely 53 people (53.
5%).
Conclusion: the results of this study can be used as a reference for the community to continue to provide support for people with mental disorders Abstrak Pendahuluan : Proses pemulihan orang dengan gangguan jiwa tidak terlepas dari peran dan dukungan dari masyarakat.
Dukungan sosial masyarkat sangat berpengaruh bagi orang dengan gangguan jiwa daalam menjalani proses penyembuhan dan pengembalian kualitis hidupnya.
Tujuan : penelitian ini untuk mengindetifikasikan gambaran dukungan sosial masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa.
Metode : Kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif.
Penelitian ini dilakukan diwilayah kelurahan selatpanjang selatan dengan jumlah sampel 99 responden.
Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner sebanyak 17 pertanyaan yang terdiri dari 4 komponen utama yaitu, dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dan dukungan penghargaan yang telah di uji validitas dan reabilitasnya.
Analisa yang digunakan adalah analisa univariat untuk menggambarkan dukungan sosial masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa.
Hasil : sebagian besar umur responden  dewasa akhir (34,3%), sebagian besar jenis kelamin laki-laki 61 orang (61,6%), sebagian besar bekerja 84 orang (84,8%), Sebagian besar menikah  79 orang (79,8%).
Serta didapatkan dukungan sosial masyarakat yang baik yaitu  53 orang (53,5%).
Kesimpulan : Hasil ini disimpulkan bahwa terdapat dukungan sosial baik terhadap orang dengan gangguan jiwa.
Hasil penelitian ini menjadi salah satu sumber informasi dalam meningkatkan dukungan sosial masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa.

Related Results

FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI GANGGUAN JIWA
FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI GANGGUAN JIWA
Pendahuluan: Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain beberapa penyakit generatif karena jumlahnya yang terus mengalami peningk...
Daftar Isi Lobo 7(s6)
Daftar Isi Lobo 7(s6)
1. Kematian adalah sesuatu yang tidak wajar. 2. Tanda-tanda Kematian. Penampakan seekor burung. 3. Penampakan tikus. 4. Kodok sebagai penampakan. 5. Berbagai tanda yang meramalkan ...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN
Gangguan jiwa merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya kekacauan pikiran, persepsi dan tingkah laku di mana individu tidak mampu menyesuaikan diri dengan diri sendiri...
Komunikasi dan dukungan sosial di lingkungan masyarakat terdampak pembangunan Waduk Jatigede Sumedang
Komunikasi dan dukungan sosial di lingkungan masyarakat terdampak pembangunan Waduk Jatigede Sumedang
Bagi masyarakat yang menjadi terdampak dari pembangunan bendungan Jatigede, persoalan yang dihadapi pasca penggenangan tidak terhenti hanya sampai pada penerimaan uang ganti rugi d...
Gambaran Penyebab Terjadinya Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Binangun
Gambaran Penyebab Terjadinya Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Binangun
Gangguan pada kejiwaan menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar karena jumlahnya yang terus mengalami peningkatan dan membutuhkan proses penyembuhan yang lama....
DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB MUHAMMADIYAH KERTOSONO
DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB MUHAMMADIYAH KERTOSONO
Setiap anak membutuhkan dukungan orang tua untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Namun, tidak semua orang tua bisa menerima kekurangan anak dan tetap memberikan dukungan...
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...

Back to Top