Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UJI EFEK TONIKUM DARI BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)

View through CrossRef
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol buah belimbing wuluh dapat memberikan efek tonikum terhadap mencit putih jantan. Uji tonikum pada mencit menggunakan metoda natatory exhaustion dimana parameter yang dilihat adalah lama waktu mencit bertahan didalam air yang ditandai dengan tidak adanya pergerakan dari empat kaki, posisi badan membungkuk ekor meregang dan bagian kepala tenggelam selama 4-7 detik. Ekstrak buah belimbing wuluh diberikan dalam bentuk oral dengan 5 kelompok perlakuan diantaranya kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, kelompok ekstrak buah belimbing wuluh 5%, 10%, dan 15%. Ekstrak buah belimbing wuluh pada kosentrasi 15% dengan ketiga parameter yang dilihat sudah dapat menunjukan efek tonikum pada mencit, tetapi efek tonikum pada dosis 15% masih lebih kecil dari pada kafein sebagai pembanding. Pada uji One Way ANOVA menghasilkan data yang signifikan pada ketiga parameter yang dilihat dimana P < 0,05 yang berarti pada setiap kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang bermakna.
Title: UJI EFEK TONIKUM DARI BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)
Description:
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol buah belimbing wuluh dapat memberikan efek tonikum terhadap mencit putih jantan.
Uji tonikum pada mencit menggunakan metoda natatory exhaustion dimana parameter yang dilihat adalah lama waktu mencit bertahan didalam air yang ditandai dengan tidak adanya pergerakan dari empat kaki, posisi badan membungkuk ekor meregang dan bagian kepala tenggelam selama 4-7 detik.
Ekstrak buah belimbing wuluh diberikan dalam bentuk oral dengan 5 kelompok perlakuan diantaranya kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, kelompok ekstrak buah belimbing wuluh 5%, 10%, dan 15%.
Ekstrak buah belimbing wuluh pada kosentrasi 15% dengan ketiga parameter yang dilihat sudah dapat menunjukan efek tonikum pada mencit, tetapi efek tonikum pada dosis 15% masih lebih kecil dari pada kafein sebagai pembanding.
Pada uji One Way ANOVA menghasilkan data yang signifikan pada ketiga parameter yang dilihat dimana P < 0,05 yang berarti pada setiap kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang bermakna.

Related Results

Pembuatan Obat Cream Jerawat Alami Berbahan Dasar Buah Belimbing Wuluh (Avverhoa bilimbi L.)
Pembuatan Obat Cream Jerawat Alami Berbahan Dasar Buah Belimbing Wuluh (Avverhoa bilimbi L.)
Pembuatan krim jerawat alami berbahan dasar belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) menarik perhatian karena belimbing wuluh mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan sa...
Uji Organoleptik Minuman Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi.L)
Uji Organoleptik Minuman Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi.L)
 Abstrak. Belimbing wuluh merupakan tanaman yang sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan. Minuman sari buah adalah minuman yang dihasilkan dari pemerasan atau penghancuran buah seg...
Potensi Aktivitas Sitotoksik Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Pada Sel Kanker
Potensi Aktivitas Sitotoksik Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Pada Sel Kanker
Kemoterapi merupakan pengobatan yang efektif digunakan untuk terapi berbagai jenis sel kanker namun memiliki banyak efek samping. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan al...
Pemanfaatan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Sebagai Alternatif Penanganan Toxic Shock Syndrome
Pemanfaatan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Sebagai Alternatif Penanganan Toxic Shock Syndrome
Toxic Shock Syndrome (TSS) merupakan penyakit akut yang mengancam jiwa yang dimediasi oleh racun, biasanya dipicu oleh infeksi Staphylococcus aureus atau grup A Streptococcus (GAS)...

Back to Top