Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Multimedia IPAS Berbasis Pendekatan Open-Ended untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar

View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media dan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam proses pembelajaran IPAS, yang berdampak pada minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan rancang bangun multimedia IPAS berbasis pendekatan open-ended pada materi melihat karena cahaya mendengar karena bunyi untuk kelas V sekolah dasar, (2) menilai kualitas multimedia ini dari aspek rancang bangun, isi, desain instruksional, media pembelajaran, serta hasil uji coba perorangan dan kelompok kecil, dan (3) menguji efektivitas multimedia tersebut. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui angket dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan statistik inferensial. Hasil review ahli menunjukkan skor rata-rata 90% dengan kualifikasi sangat baik pada aspek rancang bangun, isi materi, desain instruksional, dan media pembelajaran. Uji coba perorangan dan kelompok kecil memperoleh skor rata-rata masing-masing 92,71% dan 97,92%, keduanya dengan kualifikasi sangat baik. Uji efektivitas menunjukkan nilai Thitung sebesar 53,367, yang lebih besar dari Ttabel (2,064) pada taraf signifikansi 5% dengan df = 24, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, multimedia IPAS berbasis pendekatan open-ended terbukti efektif meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi melihat karena cahaya mendengar karena bunyi di kelas V sekolah dasar.
Title: Multimedia IPAS Berbasis Pendekatan Open-Ended untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media dan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam proses pembelajaran IPAS, yang berdampak pada minat dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan rancang bangun multimedia IPAS berbasis pendekatan open-ended pada materi melihat karena cahaya mendengar karena bunyi untuk kelas V sekolah dasar, (2) menilai kualitas multimedia ini dari aspek rancang bangun, isi, desain instruksional, media pembelajaran, serta hasil uji coba perorangan dan kelompok kecil, dan (3) menguji efektivitas multimedia tersebut.
Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.
Data dikumpulkan melalui angket dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan statistik inferensial.
Hasil review ahli menunjukkan skor rata-rata 90% dengan kualifikasi sangat baik pada aspek rancang bangun, isi materi, desain instruksional, dan media pembelajaran.
Uji coba perorangan dan kelompok kecil memperoleh skor rata-rata masing-masing 92,71% dan 97,92%, keduanya dengan kualifikasi sangat baik.
Uji efektivitas menunjukkan nilai Thitung sebesar 53,367, yang lebih besar dari Ttabel (2,064) pada taraf signifikansi 5% dengan df = 24, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.
Dengan demikian, multimedia IPAS berbasis pendekatan open-ended terbukti efektif meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi melihat karena cahaya mendengar karena bunyi di kelas V sekolah dasar.

Related Results

Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Treffinger Berbasis Penilaian Kinerja Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD
Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Treffinger Berbasis Penilaian Kinerja Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS antara kelas siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran tipe treffinger berbasis peni...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
Model Pembelajaran Group Investigation Pada Pembelajaran IPAS Terhadap Efikasi Diri Dan Minat Belajar Siswa Kelas IV
Model Pembelajaran Group Investigation Pada Pembelajaran IPAS Terhadap Efikasi Diri Dan Minat Belajar Siswa Kelas IV
Rendahnya efikasi diri dan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPAS menyebabkan kurang berhasilnya proses pembelajaran di kelas. Kegiatan pembelajaran menjadi pasif dan monoton....
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI DI SMK PEMBANGUNAN NASIONAL
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI DI SMK PEMBANGUNAN NASIONAL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Kewirausahaan siswa kelas XI OTKP di SMK Pembangunan Nasional. D...
Model Pembelajaran Role playing Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Model Pembelajaran Role playing Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Masih banyak siswa yang mendapatkan hasil belajar yang rendah sehingga perlu ditingkatkan. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu menganalis keefektifan model pe...
PENGARUH PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
PENGARUH PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
The aims of this study were (1) to determine the effect of limited face-to-face learning on social science learning outcomes for VII grade students at MTs Ar Rofiqy Bogor, (2) to d...
Model Pembelajaran Collaborative Creativity (CC) Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV
Model Pembelajaran Collaborative Creativity (CC) Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV
Rendahnya hasil belajar IPAS disebakan karena pembelajaran masih berpusat pada guru dan kurangnya kolaborasi siswa. Kurangnya kolaborasi siswa sehingga pembelajaran menjadi pasif d...

Back to Top