Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERKEMBANGAN ANTROPOLOGI

View through CrossRef
Fase pertama (sebelum abad ke-18)Bahan tulisan, yang kemudian menjadi cikal bakal prosa Etnografi, kebanyakan dihasilkan oleh para pengelana, pelaut, pendeta, pejabat Kolonial, pejabat agama atau misionaris dari Eropa. Elemen- Alat tulis ini sudah ada sejak akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16. Selama kurang lebih 4 abad, mereka telah berhasil menulis cerita Perjalanan dan kisah hidup orang-orang yang mereka temui. sebaran Mereka mengikuti kedatangan orang Eropa di benua saat ini Afrika, Asia dan Amerika Selatan, bahkan sampai Oseania. Namun Tulisan-tulisan ini jauh dari risalah etnografi karena Masih subjektif, jadi belum komprehensif dan holistik Mendeskripsikan kehidupan suatu masyarakat. Umumnya, mereka hanya Tuliskan apa yang menurut mereka lucu (aneh). Setelah karya etnografi tersebut diterbitkan dan dibaca secara luas, Buku itu mempengaruhi sikap orang Eropa, khususnya Orang-orang terpelajar yang kemudian menganggap negara-negara di luar Eropa sebagai negara primitif (barbar), sangat di belakang. Kelompok masyarakat ini juga dianggap murni, jujur dan Tidak tahu kejahatan. Keunikan negara-negara di luar Eropa ini, seperti barang-barang adat dan budaya, diyakini menyebar ke khalayak luas di Eropa, yaitu Misalnya dengan mendirikan museum secara khusus Kumpulkan budaya orang di luar Eropa. Selain itu, pada awalnya Pada abad ke-19, para ilmuwan Eropa juga berpikir Integrasikan prosa yang masih longgar Menjadi esai etnografi yang terpisah. tidak diketahui pada tahap ini Kehadiran para antropolog.
Center for Open Science
Title: PERKEMBANGAN ANTROPOLOGI
Description:
Fase pertama (sebelum abad ke-18)Bahan tulisan, yang kemudian menjadi cikal bakal prosa Etnografi, kebanyakan dihasilkan oleh para pengelana, pelaut, pendeta, pejabat Kolonial, pejabat agama atau misionaris dari Eropa.
Elemen- Alat tulis ini sudah ada sejak akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16.
Selama kurang lebih 4 abad, mereka telah berhasil menulis cerita Perjalanan dan kisah hidup orang-orang yang mereka temui.
sebaran Mereka mengikuti kedatangan orang Eropa di benua saat ini Afrika, Asia dan Amerika Selatan, bahkan sampai Oseania.
Namun Tulisan-tulisan ini jauh dari risalah etnografi karena Masih subjektif, jadi belum komprehensif dan holistik Mendeskripsikan kehidupan suatu masyarakat.
Umumnya, mereka hanya Tuliskan apa yang menurut mereka lucu (aneh).
Setelah karya etnografi tersebut diterbitkan dan dibaca secara luas, Buku itu mempengaruhi sikap orang Eropa, khususnya Orang-orang terpelajar yang kemudian menganggap negara-negara di luar Eropa sebagai negara primitif (barbar), sangat di belakang.
Kelompok masyarakat ini juga dianggap murni, jujur dan Tidak tahu kejahatan.
Keunikan negara-negara di luar Eropa ini, seperti barang-barang adat dan budaya, diyakini menyebar ke khalayak luas di Eropa, yaitu Misalnya dengan mendirikan museum secara khusus Kumpulkan budaya orang di luar Eropa.
Selain itu, pada awalnya Pada abad ke-19, para ilmuwan Eropa juga berpikir Integrasikan prosa yang masih longgar Menjadi esai etnografi yang terpisah.
tidak diketahui pada tahap ini Kehadiran para antropolog.

Related Results

ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
Abstrak: Antropologi dakwah adalah terminologi yang terdiri dari dua kata, yaitu antropologi dan dakwah. Seperti juga antropologi, dakwah merupakan salah satu disiplin ilmu. Bedany...
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
 Perkembangan Bayi/Balita seharusnya sesuai dengan tahapan perkembangan. Stimulasi perkembangan hendaknya dilakukan secara rutin sehingga bayi/balita tidak mengalami keterlambatan....
Perkembangan Antropologi Hukum di Indonesia
Perkembangan Antropologi Hukum di Indonesia
Antropologi adalah sebuah ilmu yang mempelajari makhluk manusia (anthropos). Secara etimologi, antropologi berasal dari kata anthropos berarti manusia dan logos ber...
ANTROPOLOGI HUKUM SEBAGAI LANDASAN MANUSIA BERFIKIR SECARA DASAR
ANTROPOLOGI HUKUM SEBAGAI LANDASAN MANUSIA BERFIKIR SECARA DASAR
Antropologi secara garis besar dipecah menjadi 2 bagian yaitu antropologi fisik/biologi dan antropologi budaya. Tetapi dalam pecahan antropologi budaya, terpecah – pecah lagi menja...
Hubungan Pola Asuh Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini
Hubungan Pola Asuh Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk  mengetahui  apakah pola asuh otoriter, demokratis dan permisif secara bersama-sama menunjukkan adanya hubungan dengan perkembangan nilai mo...
Perkembangan dan Pengembangan Fisik Motorik Anak
Perkembangan dan Pengembangan Fisik Motorik Anak
Perkembangan fisik dan motorik anak memiliki tingkatan yang berbeda pada setiap individu. Standar perkembangan fisik motorik telah dijelaskan dalam materi aspek perkembangan fisik ...
PENGETAHUAN TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN OLEH ORANG TUA MENINGKATKAN STATUS PERKEMBANGAN ANAK
PENGETAHUAN TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN OLEH ORANG TUA MENINGKATKAN STATUS PERKEMBANGAN ANAK
Pengetahuan dan peranan orang tua sangat bermanfaat bagi perkembangan anak secara keseluruhan karena orang tua dapat segera mengenali kelebihan proses perkembangan anaknya secara d...
PENTINGNYA PEMAHAMAN ANTROPOLOGI HUKUM DALAM PENEGAKAN HUKUM
PENTINGNYA PEMAHAMAN ANTROPOLOGI HUKUM DALAM PENEGAKAN HUKUM
Pentingnya pemahaman antropologi hukum dalam penegakan hukum menandakan bahwa hukum tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial, budaya, dan keberagaman manusia. Antropologi hukum m...

Back to Top