Javascript must be enabled to continue!
CITRA PEREMPUAN ASMAT DALAM ROMAN NAMAKU TEWERAUT KARYA ANI SEKARNINGSIH: KAJIAN SASTRA FEMINIS
View through CrossRef
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana citra perempuan suku Asmat dalam Roman Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan sastra feminis, sehingga jenis data yang diambil pun bersifat kualitatif yaitu berupa ujaran, pernyataan, dan dialog yang mendeskripsikan citra perempuan dalam Roman Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih. Prosedur penelitian meliputi mengumpulkan, mereduksi, menyajikan, menafsirkan, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Bentuk ketidakadilan gender yang muncul dalam cerita adalah marginalisasi kaum perempuan akibat kungkungan adat dan budaya, stereotip, dan subordinasi terhadap kaum perempuan; (2) citra perempuan suku Asmat dalam Novel Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih digambarkan sebagai perempuan yang dijadikan objek seksual dan alat pemuas bagi laki-laki; perempuan penggoda; perempuan tertinggal; perempuan sebagai warga kelas dua; perempuan tidak bebas memeroleh pendidikan; perempuan penurut dan mudah ditakhlukkan; perempuan pengurus domestik semata; dan perempuan tersubordinasi. Pengungkapan citra perempuan suku Asmat dalam roman Namaku Teweraut akan memberikan informasi dan pencerahan bagi pembaca untuk lebih memperhatikan saudara kita di suku Asmat – Papua sana yang jauh dari peradaban, sehingga muncul ide dan gagasan untuk menyejahterakan mereka.
Kata kunci: Sastra Feminis, Citra perempuan Asmat, Namaku Teweraut
Universitas Negeri Jakarta
Title: CITRA PEREMPUAN ASMAT DALAM ROMAN NAMAKU TEWERAUT KARYA ANI SEKARNINGSIH: KAJIAN SASTRA FEMINIS
Description:
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana citra perempuan suku Asmat dalam Roman Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan sastra feminis, sehingga jenis data yang diambil pun bersifat kualitatif yaitu berupa ujaran, pernyataan, dan dialog yang mendeskripsikan citra perempuan dalam Roman Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih.
Prosedur penelitian meliputi mengumpulkan, mereduksi, menyajikan, menafsirkan, dan menyimpulkan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Bentuk ketidakadilan gender yang muncul dalam cerita adalah marginalisasi kaum perempuan akibat kungkungan adat dan budaya, stereotip, dan subordinasi terhadap kaum perempuan; (2) citra perempuan suku Asmat dalam Novel Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih digambarkan sebagai perempuan yang dijadikan objek seksual dan alat pemuas bagi laki-laki; perempuan penggoda; perempuan tertinggal; perempuan sebagai warga kelas dua; perempuan tidak bebas memeroleh pendidikan; perempuan penurut dan mudah ditakhlukkan; perempuan pengurus domestik semata; dan perempuan tersubordinasi.
Pengungkapan citra perempuan suku Asmat dalam roman Namaku Teweraut akan memberikan informasi dan pencerahan bagi pembaca untuk lebih memperhatikan saudara kita di suku Asmat – Papua sana yang jauh dari peradaban, sehingga muncul ide dan gagasan untuk menyejahterakan mereka.
Kata kunci: Sastra Feminis, Citra perempuan Asmat, Namaku Teweraut.
Related Results
Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
<p><em><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-langua...
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL LA BARKA KARYA NH. DINI DAN KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 KARYA CHO NAM JOO (KAJIAN SASTRA BANDINGAN)
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL LA BARKA KARYA NH. DINI DAN KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 KARYA CHO NAM JOO (KAJIAN SASTRA BANDINGAN)
Problematika mengenai stereotip perempuan tidak sedikit dimanfaatkan oleh pengarang dalam membangun struktur cerita. Citra perempuan dalam kajian sastra bandingan dalam novel La Ba...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
KRITIK SASTRA FEMINIS DALAM KARYA SASTRA KAHLIL GIBRAN
KRITIK SASTRA FEMINIS DALAM KARYA SASTRA KAHLIL GIBRAN
Sejarah panjang tentang perempuan dipanggung peradaban telah ditulis dalam berbagai karya. Termasuk karya sastra juga telah banyak melukiskan gambaran kedudukan perempuan, bahkan t...
REPRESENTASI KETIDAKADILAN GENDER DALAM PRAKTIK PERDAGANGAN PEREMPUAN PADA NOVEL MIMI LAN MINTUNA [Representation of Gender Injustice in Women's Trafficking Practices in the Mimi lan Mintuna Novel]
REPRESENTASI KETIDAKADILAN GENDER DALAM PRAKTIK PERDAGANGAN PEREMPUAN PADA NOVEL MIMI LAN MINTUNA [Representation of Gender Injustice in Women's Trafficking Practices in the Mimi lan Mintuna Novel]
The practice of trafficking in women is still a phenomenon in various countries, including Indonesia. In fact, this problem has been raised into the literary work, Remi Silado's Mi...
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
Steganografi dengan metode fraktal (fractal steganography) adalah teknik menyembunyikan informasi atau pesan, yang dapat berupa citra rahasia, dalam suatu citra sampul (cover image...
CITRA TOKOH PEREMPUAN LAKON “SINTA BOYONG” SEBAGAI REPRESENTASI PEREMPUAN JAWA MASA KINI (WAYANG ORANG SRIWEDARI SURAKARTA)
CITRA TOKOH PEREMPUAN LAKON “SINTA BOYONG” SEBAGAI REPRESENTASI PEREMPUAN JAWA MASA KINI (WAYANG ORANG SRIWEDARI SURAKARTA)
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengungkapan citra tokoh perempuan pewayangan karakter Dewi Sinta dan representasi karakter Dewi Sinta dengen perempuan Jawa mas...


